Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat perut buncit, lho. Hal ini penting untuk kamu ketahui, agar perut buncit jangan sampai mengganggu kesehatan. Apa saja kebiasaan yang membuat perut menjadi buncit? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Tidak hanya mengganggu penampilan, perut buncit juga bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan atau penyakit, seperti sindrom metabolik, diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga tekanan darah tinggi.

Tahan Diri dari 6 Hal yang Membuat Perut Buncit - Alodokter

Inilah alasan utama mengapa kamu perlu untuk menghentikan kebiasaan yang bisa membuat perut buncit. Bukan hanya untuk menjaga penampilan, tetapi juga kesehatan tubuhmu.

Hal-Hal yang Meningkatkan Risiko Perut Buncit

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang berisiko membuat perut menjadi buncit:

1. Mengonsumsi makanan tinggi kalori

Salah satu penyebab utama mengapa perut bisa menjadi semakin buncit adalah konsumsi makanan tinggi kalori, gula, dan lemak. Beberapa jenis makanan yang bisa membuat perut membuncit adalah makanan siap saji, daging olahan, gorengan, es krim, dan kue.

Jika tidak dibarengi dengan olahraga yang cukup, kalori berlebih dari makanan tersebut bisa menumpuk menjadi jaringan lemak. Lama kelamaan, hal ini bisa membuat perut membuncit dan menyebabkan obesitas.

Mayoritas bukti ilmiah menyatakan bahwa sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh akan membantu mengurangi ukuran perutmu. Karena itu, berusahalah untuk mengurangi konsumsi makanan yang tinggi kalori dan berlemak jika tak ingin memiliki perut buncit.

Meski demikian, pengurangan kalori ini tetap disarankan melalui konsultasi dengan dokter gizi. Hal ini bertujuan agar tubuh tidak mengalami kekurangan nutrisi.

2. Jarang berolahraga

Kebisaan makan berlebihan dan jarang bergerak atau kurang olahraga juga bisa membuat perut menjadi buncit. Ini karena kalori yang masuk dan digunakan sebagai energi tidak sebanding dengan asupan energi yang digunakan tubuh.

Akibatnya, kalori yang berlebihan menumpuk sebagai jaringan lemak di tubuh. Ketika menumpuk di perut, jaringan lemak ini bisa menyebabkan perut buncit. Untuk mencegah perut buncit, kamu perlu rutin berolahraga 20−30 menit setiap hari atau sekitar 2,5 jam per minggu.

3. Kebiasaan makan terlalu malam

Ada teori yang menyebutkan bahwa kebiasaan makan terlalu malam bisa meningkatkan risiko perut menjadi buncit. Hal ini karena makan pada malam hari dapat mengganggu jam biologis yang mengatur siklus tidur tubuh manusia (ritme sirkadian) dan memengaruhi metabolisme.

Tak hanya itu, orang yang sering makan terlalu malam juga cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak. Seiring waktu, kelebihan kalori dapat menyebabkan penambahan berat badan dan perut buncit.

4. Stres berlebihan

Tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, atau tagihan yang menumpuk bisa menimbulkan stres. Hati-hati, stres bisa membuat perutmu menjadi buncit, lho. Pada saat stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh meningkat. Tingginya kadar hormon kortisol dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut dan membuat ukuran sel-sel lemak menjadi lebih besar.

Pada sebagian orang, stres juga bisa memicu kebiasaan makan atau ngemil berlebihan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa stres bisa membuat perut buncit.

5. Kurang tidur

Orang yang sering begadang atau kurang tidur juga lebih rentan mengalami obesitas atau perut buncit. Beberapa riset menyebutkan bahwa orang-orang sering kurang tidur cenderung lebih mudah mengalami peningkatan berat badan dan sulit mengontrol berat badan tetap ideal.

Oleh karena itu, kamu disarankan untuk tidur sekitar 7–8 jam setiap malam. Jika selama ini kamu sering kurang tidur, cobalah terapkan jadwal tidur yang teratur dan biasakan sleep hygiene.

6. Kebiaaan mengonsumsi minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan erat kaitannya dengan peningkatan ukuran lingkar pinggang dan perut buncit. Hampir setiap jenis minuman beralkohol mengandung banyak kalori, yaitu sekitar 150 kalori dalam 1 gelasnya.

Jadi, semakin berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol, semakin banyak pula kalori yang masuk ke dalam tubuh. Tak hanya itu, hal ini juga bisa membuat perut cepat buncit jika dibarengi dengan pola makan tidak sehat.

Perut buncit memang harus diwaspadai, apalagi kalau sudah menyebabkan obesitas. Kementerian Kesehatan Indonesia menyebutkan bahwa orang dewasa masuk dalam kategori obesitas jika memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 25.

Obesitas merupakan kondisi yang berbahaya karena berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi, seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Dengan mengetahui berbagai hal yang membuat perut buncit, diharapkan kamu bisa menghindarinya dan mulai mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat agar bisa segera terbebas dari perut buncit.

Namun, bila kamu merasa kesulitan untuk mengecilkan perut buncit atau mencapai berat badan ideal, kamu bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui diet dan cara menurunkan berat badan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu.