Apakah kamu kesulitan mengaitkan kancing celana yang semakin sempit? Jangan sampai perut buncit mengganggu penampilan, lho!

Selain membuat penampilan tidak maksimal, perut buncit juga bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan yang bernama sindrom metabolik. Kondisi ini dapat mendatangkan penyakit diabetes, penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Tahan Diri dari 6 Hal yang Membuat Perut Buncit - Alodokter

Berbagai Hal yang Meningkatkan Risiko Perut Buncit

Beberapa kebiasaan berikut ini bisa meningkatkan risiko perut menjadi buncit, berikut penjelasannya:

  • Mengonsumsi makanan olahan
    Biskuit, kerupuk, keripik, dan berbagai makanan siap saji termasuk ke dalam jenis makanan yang tinggi kalori dan lemak. Jenis makanan ini dapat memicu peradangan dalam tubuh, sementara lemak membandel pada perut erat kaitannya dengan peradangan.
    Mayoritas bukti ilmiah menyatakan bahwa sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, akan membantu mengurangi ukuran perutmu. Karena itu, berusahalah untuk mengurangi konsumsi makanan yang tinggi kalori dan berlemak, jika tak ingin memiliki perut buncit.
  • Makan terlalu malam
    Makan pada malam hari dapat mengganggu jam biologis yang mengatur siklus tidur tubuh manusia (ritme sirkadian) dan mengubah hormon yang mengendalikan nafsu makan. Makan sebelum waktu tidur juga dapat membebani proses pencernaan, sekaligus memicu rasa kembung, bahkan nyeri ulu hati. Hindari makan terlalu malam, apalagi saat tubuh merasa lelah, karena proses pencernaan makanan akan melambat.
  • Perhatikan asupan kalori
    Untuk menurunkan berat badan sekaligus lingkar pinggang, perhatikan asupan kalori per hari. Memangkas 500-1000 kalori per hari, serta meningkatkan aktivitas fisik, dapat mengurangi 0,5 hingga 1 kg per minggu. Meski demikian, pengurangan kalori ini disarankan melalui konsultasi dengan dokter gizi. Hal ini bertujuan agar tubuh tidak mengalami kekurangan nutrisi.
  • Stres yang berlarut
    Tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, atau tagihan yang menumpuk, bisa menimbulkan stres. Hati-hati, stres bisa membuat perutmu menjadi buncit, lho. Pada saat stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh meningkat. Tingginya kadar hormon kortisol dapat menyebabkan penumpukan lemak perut dan membuat ukuran sel-sel lemak menjadi lebih besar.
  • Kurang tidur
    Tidak hanya rasa kantuk yang diperoleh saat kurang tidur. Tidur malam yang kurang dari 6 jam juga dapat menambah ukuran lingkar pinggang. Penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 70 ribu wanita menyebutkan, tidur 5 jam atau kurang setiap malam, mempertinggi risiko kenaikan berat badan. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk tidur sekitar 7-8 jam setiap malam.
  • Berlebihan mengonsumsi minuman beralkohol
    Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol secara berlebihan, erat kaitannya dengan peningkatan ukuran lingkar pinggang dan perut buncit. Selain itu, banyak jenis alkohol yang tinggi kalori, misalnya bir yang mengandung sekitar 150 kalori dalam satu gelasnya. Minuman beralkohol tersebut sangat mudah diminum secara berlebihan, sehingga tubuh mengalami kelebihan asupan kalori.

Yuk, ubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan tingkatkan aktivitas fisik mulai dari sekarang, agar segera terbebas dari perut buncit. Nikmati tampilan perut ramping yang kamu idam-idamkan.