Diagnosis tetanus umumnya ditegakkan melalui wawancara medis mengenai keluhan yang Anda alami serta riwayat kesehatan, termasuk adanya luka atau cedera sebelumnya. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menemukan tanda khas tetanus, seperti kekakuan otot rahang dan kejang otot lainnya.
Jika diperlukan, dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan gejala yang muncul tidak disebabkan oleh kondisi lain, yang memiliki gejala serupa. Beberapa penyakit yang perlu dibedakan dari tetanus, meliputi:
- Difteri
- Rabies
- Kejang umum
- Kelebihan kalsium dalam darah (hiperkalsemia)
- Perdarahan otak (perdarahan intrakranial)
- Radang selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis dan mielitis)
Penegakan diagnosis yang tepat sangat penting agar Anda mendapatkan penanganan yang sesuai dan mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.