Kuman atau bakteri tetanus dapat masuk ke dalam tubuh seseorang melalui luka akibat:

  • Tertusuk paku atau jarum.
  • Kecelakaan lalu lintas.
  • Terbakar.
  • Digigit hewan.

Tetanus juga dapat terkena pada bayi baru lahir akibat penggunaan alat yang tidak steril (misalnya melahirkan di dukun beranak) dan ibu yang tidak mendapatkan imunisasi tetanus lengkap.

Bakteri tetanus atau Clostridium tetani ini dapat bertahan hidup dalam waktu lama pada tanah, debu, atau kotoran hewan. Saat masuk ke dalam tubuh manusia, kuman akan mengeluarkan racun dan menyerang saraf yang mengendalikan otot. Serangan racun pada saraf ini yang menimbulkan gejala tetanus.

Seseorang lebih berisiko mengalami tetanus bila tidak menjalani imunisasi tetanus secara lengkap.