Gejala tetanus biasanya mulai timbul dalam waktu 3–21 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh melalui luka. Pada sebagian besar kasus, keluhan muncul sekitar 7–14 hari setelah terinfeksi. Semakin pendek masa inkubasi (jarak waktu dari luka hingga munculnya gejala), biasanya kondisi yang terjadi cenderung lebih berat.

Gejala awal tetanus yang paling khas adalah kaku pada otot rahang (trismus), sehingga mulut sulit dibuka. Kondisi ini sering dikenal sebagai lockjaw. Selain itu, penderita juga dapat mengalami kesulitan menelan dan berbicara.

Seiring perkembangan penyakit, kekakuan dan kejang otot dapat menyebar ke bagian tubuh lain, seperti:

  • Kaku dan tegang pada otot leher
  • Kekakuan pada otot perut yang terasa keras saat disentuh
  • Kejang otot pada punggung yang dapat menyebabkan tubuh melengkung ke belakang (opisthotonus)
  • Kaku pada lengan dan tungkai

Selain gangguan pada otot, tetanus juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Gelisah atau mudah tersentak oleh suara dan sentuhan ringan
  • Berkeringat berlebihan
  • Air liur keluar terus-menerus
  • Sulit bernapas akibat kejang otot pernapasan
  • Tekanan darah meningkat atau menurun
  • Detak jantung cepat (takikardia)
  • Gangguan irama jantung (aritmia)

Pada bayi baru lahir (tetanus neonatorum), gejala biasanya muncul dalam 3–14 hari setelah lahir. Bayi dapat tampak sulit menyusu, menangis terus-menerus, tubuh kaku, atau mengalami kejang. Kondisi ini sering berkaitan dengan perawatan tali pusat yang tidak higienis.

Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, tetanus dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti gangguan pernapasan berat, patah tulang akibat kejang hebat, pneumonia aspirasi, hingga henti jantung.

Kapan Harus ke Dokter

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami luka yang dalam, kotor, atau berisiko terkontaminasi tanah, debu, kotoran hewan, maupun benda berkarat, terutama bila status imunisasi tetanus Anda tidak lengkap atau tidak diketahui dengan pasti.

Anda juga perlu segera mendapatkan pertolongan medis bila muncul gejala tetanus, seperti kaku pada rahang, kesulitan menelan, atau kejang otot setelah mengalami luka. Penanganan sedini mungkin sangat penting untuk mencegah komplikasi yang berbahaya.

Untuk memastikan kondisi luka dan kebutuhan vaksinasi atau suntikan antitetanus, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter, baik melalui melalui fitur Chat Bersama Dokter dan layanan booking di aplikasi ALODOKTER.