Komedo Putih Cuma Mengganggu Penampilan Saja

Komedo putih adalah sejenis jerawat yang muncul dalam bentuk bulatan putih kecil pada kulit. Komedo putih ini terbentuk akibat sel kulit mati dan minyak tercampur dan terperangkap di dalam pori-pori.

Komedo putih disebut juga sebagai komedo tertutup karena ujungnya tertutup oleh kulit. Keberadaan komedo putih terbukti bisa mengganggu penampilan dan berisiko berkembang lebih buruk.Tapi jangan khawatir karena banyak cara yang dapat Anda coba untuk membantu menghilangkannya.

komedo putih - alodokter

Coba Atasi Sendiri di Rumah

Tidak dapat dipungkiri, melakukan perawatan wajah di rumah memiliki peran penting dalam melenyapkan komedo putih di wajah. Apa yang Anda bisa lakukan di rumah?

Mencuci atau membersihkan wajah

Perawatan di rumah memiliki peranan besar dalam upaya menghilangkan komedo putih. Bersihkan wajah secara teratur sebanyak dua kali sehari. Pilih sabun yang lembut dan perhatikan gerakan Anda saat membersihkan wajah. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena justru dapat membuat jerawat menjadi makin parah.

Menggunakan obat jerawat

Pilih obat jerawat yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida. Asam salisilat berfungsi membersihkan sel kulit yang mati sehingga dapat membantu membuka penyumbatan pada pori-pori. Kelebihan minyak yang dapat menyebabkan komedo putih pun dapat dikurangi berkat zat ini. Sementara itu, fungsi benzoil peroksida adalah untuk membantu membasmi bakteri di pori-pori pada jerawat.

Agar kedua zat ini dapat bekerja secara maksimal, perhatikan cara pemakaiannya. Bersihkan wajah Anda terlebih dahulu sebelum diobati dan jangan langsung mengoleskan obat jerawat. Tunggu 5-15 menit agar tidak memicu iritasi pada kulit.

Hindari menggunakan obat jerawat secara berlebihan agar tidak overdosis dan menyebabkan kulit justru meradang serta bisa tumbuh lebih banyak komedo putih. Selain itu, segeralah memeriksakan diri ke dokter apabila terjadi hal-hal di luar dugaan, seperti terjadi ruam kulit, bengkak, gatal, atau lecet.

Oleskan minyak pohon teh

Minyak pohon teh adalah obat alami yang mungkin efektif untuk melawan komedo putih. Penggunaan minyak pohon teh dalam menyembuhkan komedo putih memang lebih lama dibandingkan memakai benzoil peroksida, namun kemungkinan terkena efek samping, seperti peradangan kulit, dianggap lebih rendah.

Cara pemakaiannya pun mudah, Anda cukup gunakan produk yang mengandung lima persen minyak pohon teh satu kali sehari dengan cara mengoleskannya menggunakan kapas. Agar proses penyembuhannya lebih cepat, Anda bisa gunakan dua kali sehari. Diamkan minyak pohon teh yang sudah dioles ke permukaan komedo putih selama 20 menit. Setelah itu, bilas dengan air sampai bersih. Lakukan hal ini selama 45 hari.

Yang perlu diingat adalah minyak pohon teh ini hanya untuk pemakaian luar. Anda tidak boleh meminumnya karena sifatnya yang beracun bagi sistem pencernaan. Selain itu, jangan digunakan pada kulit yang sedang terluka atau bermasalah karena dapat mengiritasi.

Periksakan ke Ahli Medis

Selain melakukan perawatan di rumah, tidak ada salahnya untukmemeriksakan komedo putih di wajah Anda ke seorang tenaga medis, terutama jika komedo putih tidak sembuh juga dalam waktu 1-2 bulan.

Bila setelah diberikan perawatan di rumah, ternyata komedo putih malah berkembang menjadi jerawat berbentuk benjolan keras atau berwarna merah yang sakit bila disentuh? Jika demikian, Anda harus mendapatkan pengobatan dari seorang dermatolog. Komedo putih berisiko berkembang menjadi nodul atau kista yang berisiko meninggalkan jaringan parut apabila ditangani sendiri.

Obat retinoid topikal juga dapat diberikan untuk mengatasi komedo putih, sekaligus mencegahnya datang lagi di kemudian hari. Vitamin A yang terkandung di dalam zat retinoid inilah yang memungkinkan pilihan pengobatan ini berhasil. Jangan terkejut ketika terjadi iritasi pada kulit wajah sebab iritasi ringan adalah risiko yang mungkin terjadi ketika Anda menggunakan retinoid.

Komedo putih memang tampak kecil dan menyebalkan, namun hindari mencungkil-cungkilnya dengan kuku Anda karena justru memungkinkan komedo menjadi lebih sulit disembuhkan, mengiritasi kulit, memperburuk kondisi komedo, bahkan bisa menyebabkan infeksi.