Bagi sebagian orang, mungkin Anda salah satunya, jerawat dan bekasnya terasa sangat mengganggu. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara menghilangkan jerawat dan bekasnya yang bisa Anda coba terapkan.

Jerawat muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan kotoran-kotoran seperti sel-sel kulit mati. Meskipun lebih sering dialami oleh remaja, namun jerawat masih mungkin dialami oleh setiap orang pada segala usia.

5 Cara Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya - Alodokter

Setelah jerawat sembuh, bekasnya mungkin dapat menjadi masalah baru bagi Anda. Jerawat dan bekasnya yang parah tentu memerlukan penanganan khusus. Namun jangan khawatir, karena jerawat yang ringan dapat Anda selesaikan sendiri di rumah.

Cara Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan jerawat dan bekasnya:

1. Menggunakan bahan alami

Ada beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk menghilngkan jerawat dan bekasnya, seperti:

Beberapa bahan alami di atas diketahui memiliki kandungan antibakteri, anti radang, asam suksinat, serta asam sitrat yang dapat menekan pertumbuhan dan membunuh bakteri, menekan peradangan, dan juga membantu menghilangkan jerawat dan bekasnya.

Meski demikian, tentu ada risiko efek samping yang mungkin saja ditimbulkan. Untuk itu, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan bahan-bahan tersebut sebagai cara menghilangkan jerawat dan bekasnya.

2. Mengurangi konsumsi susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya diketahui mengandung hormon yang kerap dikaitkan dengan munculnya jerawat.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, beberapa penelitian mengungkap bahwa mengurangi konsumsi susu dan produk olahannya diketahui dapat membantu menyeimbangkan perubahan hormon yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.

3. Rutin melakukan eksfoliasi kulit

Eksfoliasi kulit dilakukan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, eksfoliasi juga bisa membantu produk-produk perawatan kulit lebih cepat menyerap ke dalam kulit.

Eksfoliasi kulit bisa dilakukan dengan menggunakan produk kimia khusus atau secara manual dengan menggunakan scrub. Namun, proses berisiko mengiritasi kulit. Untuk itu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan saran eksfoliasi yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

4. Mengelola stres dengan baik

Gangguan kejiwaan seperti stres nyatanya juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Saat stress, hormon di dalam tubuh menjadi tidak seimbang sehingga dapat memicu peradangan dan produksi minyak berlebih pada wajah.

Selain itu, stres juga dapat memperlambat proses penyembuhan jerawat, sehingga bekasnya pun menjadi sulit hilang. Untuk itu, penting bagi Anda untuk bisa mengelola stres dengan baik.

Anda bisa mencoba beberapa teknik relaksasi untuk mengurangi stres, termasuk yoga dan meditasi. Selain itu, pastikan juga Anda memiliki waktu tidur yang cukup.

Anda juga disarankan rutin berolahraga untuk meningkatkan aliran darah, menyeimbangkan hormon, mengurangi stres, dan mempercepat penyembuhan jerawat dan bekasnya.

5. Mengonsumsi suplemen

Mengonsumsi suplemen tertentu, seperti suplemen zinc dan omega-3 pada minyak ikan, diketahui bisa membantu menghilangkan jerawat dan bekasnya. Suplemen-suplemen tersebut dapat mengurangi peradangan, termasuk pada kulit berjerawat.

Selain dari suplemen, Anda juga bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari beberapa bahan makanan, seperti ikan salmon, sarden, teri, atau biji chia.

Perlu diketahui bahwa jerawat adalah kondisi yang umum terjadi. Meski jerawat kerap mengganggu penampilan, Anda dapat mencoba menghilangkan jerawat dan bekasnya dengan beberapa cara di atas.

Jika cara menghilangkan jerawat dan bekasnya tidak cukup ampuh untuk mengatasi keluhan yang Anda alami, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.