Manfaat kucai bagi kesehatan sangatlah beragam. Di balik aromanya yang tajam, kucai mengandung beragam nutrisi yang melimpah dan penting bagi kesehatan tubuh, mulai dari menjaga kesehatan dan fungsi otak hingga mengurangi risiko terjadinya kanker.

Kucai sering kali dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai hidangan pelengkap atau campuran berbagai masakan, seperti bubur ayam dan lumpia. Ciri khas sayuran ini adalah daun yang berongga dan rasanya yang unik.

7 Manfaat Kucai yang Belum Banyak Diketahui - Alodokter

Berbagai Kandungan Nutrisi Kucai

Di dalam 100 gram kucai, terkandung sekitar 30 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 3 gram protein
  • 4,5 gram karbohidrat
  • 2,5 gram serat
  • 90 miligram kalsium
  • 40 miligram magnesium
  • 60 miligram fosfor
  • 100 mikrogram folat
  • 300 miligram kalium
  • 5 miligram kolin
  • 2600 mikrogram beta karoten
  • 200 mikrogram vitamin A
  • 60 miligram vitamin C
  • 210 mikrogram vitamin K

Kucai juga mengandung zat besi, selenium, zinc, vitamin B, serta antioksidan flavonoid, lutein, dan zeaxanthin. Tak hanya itu, kucai juga mengandung senyawa yang memiliki sifat antiradang dan antikanker.

Macam-Macam Manfaat Kucai bagi Kesehatan

Kucai merupakan salah satu jenis makanan dengan kandungan nutrisi yang melimpah. Oleh karena itu, ada beragam manfaat kucai yang bisa Anda peroleh, di antaranya:

1. Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

Kucai mengandung kolin, folat, serta antioksidan yang baik untuk memelihara kesehatan dan fungsi otak. Dalam hal ini, beragam kandungan di dalam kucai tersebut dapat meningkatkan daya ingat, fokus, dan konsentrasi Anda.

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa konsumsi makanan bergizi, termasuk kucai, terlihat dapat menurunkan risiko terjadinya pikun karena demensia dan penyakit Alzheimer.

2. Menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular

Tak banyak yang tahu bahwa kucai dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan penyakit jantung. Manfaat kucai ini berasal dari kandungan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dan mencegah terjadinya kerusakan pada pembuluh darah di dalam tubuh.

Selain itu, kucai juga mengandung serat yang baik untuk mengurangi kolesterol, sehingga dapat mencegah terjadinya penumpukan kolesterol di pembuluh darah (aterosklerosis) penyebab penyakit kardiovaskular.

3. Mengontrol tekanan darah

Kandungan kalium dan antioksidan flavonoid pada kucai terbukti efektif untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, kucai baik dikonsumsi oleh orang yang ingin menjaga tekanan darahnya tetap stabil, termasuk para penderita penyakit darah tinggi atau hipertensi.

4. Menjaga kesehatan kulit

Kulit merupakan bagian tubuh yang mudah terkena paparan polusi dan sinar matahari. Jika kesehatan kulit tidak terjaga, organ tubuh ini bisa mudah rusak dan mengalami penuaan dini. Paparan sinar matahari berlebih dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Kucai mengandung vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang diperlukan tubuh untuk melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel tubuh, termasuk sel-sel kulit. Oleh karena itu, kucai baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegahnya dari kerusakan akibat efek paparan sinar UV dari matahari.

5. Mengurangi risiko terjadinya kanker

Kucai mengandung berbagai jenis antioksidan dan zat yang memiliki sifat antikanker. Sebuah riset di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak kucai bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

Oleh karena itu, Anda dapat menambah kucai dalam menu makan sehat sehari-hari guna menurunkan risiko terjadinya kanker.

Namun, perlu diingat juga bahwa cara mencegah kanker tidak hanya dengan mengonsumsi kucai. Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, serta berolahraga secara rutin.

6. Mencegah osteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit yang terjadi ketika kepadatan tulang berkurang. Jika kepadatannya berkurang, tulang akan mudah patah. Salah satu penyebab terjadinya osteoporosis adalah kurangnya asupan kalsium.

Kucai mengandung kalsium dan vitamin K yang baik untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis. Agar manfaat kucai ini lebih optimal, Anda juga perlu mencukupi asupan kalsium dan vitamin K dari berbagai jenis makanan lainnya, seperti susu, keju, ikan, daging, dan sayuran hijau.

7. Melancarkan pencernaan

Kucai merupakan salah satu sumber serat pangan yang baik. Asupan ini berfungsi untuk menjaga kesehatan dan fungsi saluran cerna, serta memadatkan tinja. Oleh karena itu, kucai baik dikonsumsi untuk mencegah dan mengatasi sembelit.

Tak hanya itu, kandungan serat dan antioksidan pada kucai juga bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar.

Selain 7 manfaat kucai di atas, masih ada banyak manfaat kucai lainnya, seperti menjaga fungsi hati dan memperkuat daya tahan tubuh. Namun, berbagai manfaat kucai tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

Meski sering dikonsumsi sebagai hidangan pelengkap, Anda juga dapat berkreasi dengan jenis makanan lain agar tidak bosan menyantap kucai.

Contohnya, Anda bisa menggunakan kucai sebagai taburan pada garlic bread atau campuran salad yang tentunya lezat dan sehat. Anda juga bisa menumis kucai dan menyantapnya sebagai lauk pelengkap nasi.

Secara umum, kucai baik dikonsumsi secara rutin karena bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap bawang, sebaiknya batasi atau kurangi konsumsi kucai karena berisiko menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sakit perut, dan diare.

Agar lebih sehat, Anda juga disarankan untuk melengkapi variasi makanan yang dikonsumsi. Jika masih memiliki pertanyaan seputar kandungan dan manfaat kucai bagi kesehatan tubuh, Anda dapat berkonsultasi ke dokter.