Makanan untuk patah tulang memegang peranan penting dalam mempercepat pemulihan dan memperkuat struktur tulang yang sedang dalam masa penyembuhan. Dengan memilih asupan yang tepat, proses perbaikan jaringan tulang akan berjalan optimal sekaligus menekan risiko komplikasi yang mungkin terjadi.

Patah tulang terjadi ketika salah satu atau beberapa tulang retak atau pecah menjadi beberapa bagian. Hal ini bisa terjadi akibat cedera olahraga, terjatuh, kecelakaan lalu lintas, atau tindak kekerasan.

11 Makanan untuk Patah Tulang yang Baik Dikonsumsi - Alodokter

Selain menjalani pengobatan medis, seperti pemasangan gips atau pen, maupun operasi, terapi nutrisi melalui makanan untuk patah tulang juga sangat dianjurkan oleh dokter dan ahli gizi. Pasalnya, nutrisi yang ada dalam makanan untuk patah tulang dapat mendukung proses pemulihan patah tulang. Dengan begitu, Anda pun bisa kembali beraktivitas dengan normal. 

Beragam Makanan untuk Patah Tulang

Memastikan asupan makanan bergizi sangat penting selama masa pemulihan patah tulang. Berikut ini adalah beberapa pilihan makanan yang dapat membantu proses penyembuhan patah tulang yang bisa Anda konsumsi:

1. Keju

Keju merupakan salah satu makanan untuk patah tulang yang baik untuk Anda konsumsi. Hal ini karena keju merupakan sumber kalsium tinggi yang sangat penting untuk pembentukan jaringan tulang baru dan memperkuat tulang yang sedang masa pemulihan pascapatah.

Selain itu, keju juga mengandung vitamin D yang dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium ke tulang. Nah, dengan proses penyerapan kalsium yang optimal, hal itu bisa membangun dan meningkatkan kekuatan tulang. 

Guna mendapatkan manfaat keju sebagai makanan untuk patah tulang, Anda bisa mengonsumsi keju secara langsung atau sebagai bahan tambahan dalam makanan lain, misalnya salad.

2. Ikan teri

Ikan teri adalah sumber kalsium alami yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa produk olahan susu. Kalsium sangat dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan jaringan tulang yang baru, sehingga dapat mempercepat proses pemulihan patah tulang. 

Tak hanya itu, ikan teri juga mengandung vitamin D, protein, dan fosfor yang membantu pembentukan tulang baru dan mineralisasi tulang. Untuk memperoleh manfaat ikan teri ini, Anda bisa menikmati ikan teri yang sudah digoreng kering tanpa minyak berlebihan, dipanggang, atau ditumis bersama sayuran.

3. Daging ayam tanpa lemak

Makanan untuk patah tulang selanjutnya adalah daging ayam tanpa lemak. Ini karena daging ayam tanpa lemak kaya akan protein yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan yang rusak, termasuk tulang yang patah. 

Selain itu, daging ayam tanpa lemak juga mengandung zat besi dan zinc yang mendukung produksi dan mempercepat regenerasi sel-sel tulang. Untuk memaksimalkan nilai gizi di dalam daging ayam tanpa lemak, olahlah daging dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.

4. Telur

Telur juga mengandung protein dan vitamin D yang baik untuk mendukung perbaikan tulang dan pembentukan tulang baru, sehingga termasuk dalam makanan untuk patah tulang. Selain itu, telur, terutama bagian kuningnya juga mengandung kolin, vitamin B12, dan selenium yang penting untuk mendukung kepadatan tulang serta mendukung sistem kekebalan tubuh selama masa pemulihan.

5. Buah-buahan

Buah-buahan, seperti jeruk, jambu biji, stroberi, dan kiwi, merupakan sumber vitamin C tinggi. Vitamin ini sangat penting dalam pembentukan kolagen, yaitu protein utama dalam tulang. Kolagen sangat penting untuk memperkuat dan mempercepat penyatuan tulang yang patah. 

Selain vitamin C, buah-buahan juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tulang dari kerusakan akibat radikal bebas selama proses pemulihan.

6. Daging sapi

Daging sapi juga termasuk makanan untuk patah tulang. Pasalnya, daging sapi tidak hanya kaya akan protein yang baik untuk tulang, tetapi juga kaya akan zinc yang berperan penting dalam proses pembentukan kolagen. 

Selain itu, daging sapi juga mengandung zat besi yang diperlukan untuk mengangkut oksigen ke jaringan yang sedang dalam proses penyembuhan, sehingga mempercepat regenerasi tulang yang patah.

7. Ikan

Ikan, terutama jenis ikan berlemak, seperti salmon, sarden, dan makarel, juga termasuk dalam makanan untuk patah tulang. Ini karena ikan-ikan tersebut mengandung protein dan vitamin D tinggi yang baik untuk tulang. 

Tidak hanya itu, ikan berlemak juga mengandung asam lemak omega-3, selenium dan vitamin B kompleks. Omega-3 berperan dalam mengurangi peradangan yang sering terjadi setelah cedera dan mempercepat proses penyembuhan jaringan. Sementara, selenium dan vitamin B kompleks dalam ikan berlemak dapat mendukung pembentukan sel dan jaringan tulang baru.

8. Kacang-kacangan

Aneka jenis kacang, seperti kacang almond, kacang mete, kedelai, maupun kacang tanah, mengandung protein sehingga baik dikonsumsi oleh penderita patah tulang. 

Selain itu, kacang-kacangan juga kaya akan magnesium dan zinc. Magnesium mendukung pembentukan struktur tulang baru dan mengaktifkan enzim-enzim yang penting untuk membantu penyembuhan, sedangkan zinc dapat membantu mempercepat regenerasi sel-sel tulang. 

Untuk mendapatkan manfaat ini, pastikan kacang-kacangan yang dikonsumsi tidak diolah dengan campuran garam, sehingga kadar yodium di dalamnya rendah.

9. Sayuran berdaun hijau

Bayam, brokoli, dan sawi adalah contoh sayuran berdaun hijau yang sangat baik untuk kesehatan tulang. Pasalnya, sayuran ini mengandung kalsium, vitamin K, dan magnesium dalam jumlah tinggi. 

Vitamin K penting untuk proses mineralisasi tulang dan mencegah tulang menjadi rapuh, sedangkan magnesium membantu penyerapan kalsium dan menjaga kepadatan tulang. Oleh karena itu, menyantap sayuran hijau setiap hari, baik sebagai lalapan, tumisan, maupun sup, dapat mempercepat penyembuhan patah tulang serta menjaga tulang tetap kuat.

10. Tahu tempe

Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat populer di Indonesia. Selain tinggi protein, kedua makanan ini juga mengandung kalsium, fosfor, dan isoflavon, yaitu senyawa yang berperan seperti hormon estrogen dan membantu menjaga kepadatan serta kekuatan tulang. 

Makanan untuk patah tulang satu ini mudah diolah menjadi beragam menu, mulai dari tumisan, sup, hingga gorengan tanpa minyak berlebihan, sehingga memudahkan Anda untuk mengonsumsinya setiap hari selama pemulihan patah tulang.

11. Yoghurt

Yoghurt adalah produk olahan susu yang kaya akan kalsium dan vitamin D, yang keduanya sangat penting untuk penyembuhan dan memperkuat tulang. Selain itu, yoghurt juga mengandung probiotik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi penting, termasuk kalsium, dari makanan dapat berjalan dengan lebih baik. 

Anda bisa menikmati yogurt sebagai camilan sehat atau campuran dalam smoothie dan salad. Namun, agar manfaat makanan untuk patah tulang satu ini diperoleh dengan maksimal, pilihlah yoghurt rendah gula dan tanpa tambahan pemanis.

Itulah beberapa pilihan makanan untuk patah tulang. Semua makanan tersebut tidak hanya bernutrisi, tetapi juga enak dan mudah diolah menjadi aneka menu yang Anda sukai. Namun, untuk mengolah dan menyajikan aneka menu dari bahan makanan untuk patah tulang di atas, pastikan semua bahan sudah dicuci bersih dan dimasak sampai benar-benar matang.

Selain itu, hindari mengolah makanan untuk patah tulang dengan cara digoreng karena mengandung lemak jenuh yang bisa memicu peradangan dalam tubuh yang bisa menghambat proses penyembuhan patah tulang.

Selain mengonsumsi makanan untuk patah tulang, pastikan Anda juga banyak beristirahat, rutin mengonsumsi obat sesuai resep dokter, melakukan fisioterapi, dan tidak memijat area tubuh yang terkena patah tulang karena dapat membuat tulang makin bergeser. Apabila Anda masih memiliki pertanyaan seputar makanan untuk patah tulang, jangan ragu bertanya melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER ya!