Perawatan wajah berjerawat bertujuan untuk menghilangkan jerawat dan mencegah terbentuknya jaringan parut. Jika memiliki jerawat dengan kondisi yang tergolong parah, sebaiknya segera diobati. Jika dibiarkan tanpa penanganan, jerawat bisa merusak tampilan kulit wajah secara permanen.

Ada beragam alasan mengapa orang ingin menjalani perawatan wajah berjerawat. Selain untuk menghilangkan jerawat sebagai alasan utamanya, penanganan terhadap jerawat juga dapat membantu mengatasi efek emosional dan psikologis. Penelitian menunjukkan, orang berjerawat lebih mudah mengalami depresi dan kehilangan rasa percaya diri.

Perawatan Wajah Berjerawat yang Perlu Diketahui - Alodokter

Jerawat umumnya dialami seseorang yang berusia di antara 12-25 tahun. Bukan hanya di wajah, jerawat juga bisa timbul di dada, punggung, ataupun leher. Pada umumnya dalam mengatasi jerawat kecil, kamu bisa melakukan langkah perawatan sendiri, namun pada kasus jerawat yang relatif parah dibutuhkan penanganan oleh dokter kulit.

Langkah Perawatan Wajah Berjerawat secara Mandiri

Jerawat umumnya dialami seseorang yang berusia di antara 12-25 tahun. Bukan hanya di wajah, jerawat bisa timbul di punggung, dada, atau leher. Dalam mengatasi jerawat kecil, Anda bisa melakukan langkah perawatan sendiri. Berikut adalah beberapa langkah perawatan wajah berjerawat yang bisa dilakukan:

  • Cuci muka dua kali sehari
    Tidak perlu berlebihan, mencuci wajah dua kali sehari menggunakan air hangat dan sabun yang ringan sudah cukup untuk merawat wajah yang berjerawat. Jangan menggosok-gosok kulitmu secara berlebihan, cukup membasuhnya dengan hati-hati menggunakan mild soap atau sabun lembut. Menggosok wajah secara berlebihan justru akan membuat peradangan yang terjadi di wajah menjadi semakin parah.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat
    Terapkan pola makan sehat yang mencakup padi-padian utuh (seperti gandum utuh, oat, quinoa, beras merah), polong-polongan, dan sayuran serta membatasi konsumsi produk susu. Menurut penelitian, kebiasaan mengonsumsi produk olahan susu dan makanan dengan indeks glikemik yang tinggi dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat.
  • Jangan menyentuh atau memecahkan jerawat
    Agar kondisi jerawat tidak bertambah parah, jauhi kebiasaan menyentuh wajah sebelum cuci tangan dan memecahkan jerawat dengan sengaja. Kebiasaan ini berisiko menyebabkan infeksi, penyumbatan dan peradangan parah di wajah. Memecahkan jerawat juga akan menyebabkan munculnya jaringan parut di area wajah yang berjerawat.
  • Lindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari
    Paparan sinar matahari secara berlebihan bisa menyebabkan produksi minyak berlebih dan memperparah kondisi jerawat. Selain itu, sebagian kandungan obat maupun perawatan kulit wajah berjerawat dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari untuk sementara waktu.
  • Bersihkan make up di wajah
    Pastikan wajah selalu berada dalam kondisi bersih, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan atau setelah menggunakan make up. Agar aman, pilihlah produk make up dengan label noncomedogenic atau nonacnegenic. Kedua label itu berarti tidak menyebabkan jerawat. Bacalah keterangan di kemasan produk sebelum membelinya.

Konsultasikan kepada dokter jika jerawat semakin parah atau menyebar ke area yang lebih luas. Umumnya, dokter akan memberikan obat-obatan sejenis retinoid topikal, antibiotik topikal, asam azelaik, tablet antibiotik, atau tablet isotretinoin. Upaya perawatan wajah berjerawat yang diberikan dokter akan disesuaikan dengan kondisi jerawat masing-masing pasien.