Tak hanya melezatkan masakan, manfaat bawang bombai untuk kesehatan juga tidaklah sedikit. Beragam kandungan nutrisi di dalamnya dikenal baik untuk mencegah osteoporosis dan kanker, juga menjaga kesehatan jantung.

Bawang bombai adalah salah satu jenis bawang yang mudah ditemukan di Indonesia. Sama seperti bawang merah dan bawang putih, bawang bombai juga kerap digunakan sebagai bumbu untuk menambah cita rasa pada masakan.

Berbagai Nutrisi di Balik Manfaat Bawang Bombai - Alodokter

Kandungan Nutrisi dalam Bawang Bombai

Manfaat yang dapat diberikan bawang bombai tentu tak lepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang terkandung di dalam bawang bombai:

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Serat
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Zat besi
  • Zinc
  • Vitamin C
  • Vitamin B6

Tak hanya itu, bawang bombai juga mengandung senyawa sulfur organik dan berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid, asam fenolik, antosianin, dan quercetin.

Manfaat Bawang Bombai untuk Kesehatan

Karena kandungan nutrisinya yang beragam, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi bawang bombai, di antaranya:

1. Menyehatkan pencernaan

Bawang bombai merupakan salah satu tanaman yang kaya akan serat. Berkat kandungan ini, bawang bombai baik dikonsumsi untuk melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi.

Kandungan serat dalam bawang bombai juga memiliki sifat prebiotik yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan menyehatkan saluran cerna.

2. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa studi menunjukkan bahwa kandungan nutrisi di dalam bawang bombai mampu mencegah penggumpalan darah dan mengurangi penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.

Tak hanya itu, bawang bombai juga kaya akan kandungan quercetin, salah satu jenis antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Kombinasi manfaat tersebut menjadikan bawang bombai baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung serta mencegah berbagai jenis penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

3. Mengontrol kadar gula darah

Tak hanya menurukan risiko terkena penyakit jantung, bawang bombai juga diyakini dapat mengontrol kadar gula darah sekaligus meningkatkan kadar hormon insulin dalam tubuh. Manfaat ini membuat bawang bombai baik dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2.

4. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat bawang bombai selanjutnya adalah menjaga kesehatan tulang. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi bawang bombai secara rutin dapat meningkatkan kepadatan tulang.

Bahkan, ada pula penelitian yang menunjukkan bawang bombai dapat mengurangi risiko terjadinya patah tulang pinggul pada wanita yang telah memasuki masa menopause.

Dengan demikian, bawang bombai dapat dikonsumsi untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis.

5. Menangkal efek radikal bebas

Beragam jenis kandungan antioksidan di dalam bawang bombai diketahui mampu melindung sel-sel tubuh dari efek paparan radikal bebas pemicu terjadinya berbagai macam penyakit, seperti kanker.

Selain itu, beberapa riset juga menyebutkan bahwa bawang bombai berpotensi untuk menghambat perkembangan penyakit degeneratif, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Namun, efektivitas dan keamanan bawang bombai untuk menghambat perkembangan penyakit degeneratif masih perlu diteliti lebih lanjut.

6. Melawan infeksi bakteri dalam tubuh

Tak hanya menangkal efek radikal bebas, kandungan antioksidan di dalam bawang bombai juga diyakini berpotensi untuk melawan berbagai macam bakteri penyebab penyakit, seperti bakteri E.coli, S. aureus, dan B. aureus.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan tingkat keamanan dalam mengonsumsi bawang bombai untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri tersebut.

Selain menawarkan berbagai manfaat di atas, bawang bombai juga dipercaya bermanfaat untuk meredakan demam, mengobati gejala flu dan batuk, mengobati sariawan, dan mengatasi asma.

Untuk memperoleh manfaat bawang bombai secara maksimal, Anda dapat mengonsumsinya dengan cara diolah menjadi berbagai jenis masakan, atau ditambahkan ke dalam sup dan salad.

Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi bawang bombai dengan cara digoreng, karena cara ini dapat menghilangkan kandungan nutrisi bawang bombai yang bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, Anda juga perlu mencukupi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan sehat lainnya, seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan yang mengandung protein dan serat.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar manfaat bawang bombai atau ingin mengetahui pola makan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.