Coparcetin Kid Cough adalah obat untuk meredakan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk berdahak. Coparcetin Kid Cough tersedia dalam bentuk sirop dan merupakan obat bebas terbatas yang bisa didapatkan di apotek tanpa resep dokter.
Coparcetin Kid Cough merupakan obat flu dan batuk yang mengandung 3 bahan aktif. Tiap 5 ml sirop Coparcetin Kid Cough terdiri dari 120 mg paracetamol, 50 mg guaifenesin, dan 1 mg chlorpheniramine maleate.

Masing-masing kandungan dalam Coparcetin Kid Cough memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda untuk meredakan berbagai keluhan flu dan batuk. Berikut ini adalah penjelasannya:
- Paracetamol, bekerja pada pusat pengatur suhu dan nyeri di otak sehingga dapat menurunkan demam serta meredakan sakit kepala saat flu
- Chlorpheniramine maleate, berperan dalam menghambat kerja histamin sehingga keluhan bersin-bersin dan hidung meler dapat berkurang
- Guaifenesin, berfungsi untuk mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan saat batuk
Ketiga bahan aktif tersebut membuat Coparcetin Kid Cough efektif meredakan berbagai gejala flu, seperti batuk, pilek, dan bersin-bersin. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala alergi atau common cold.
Beli Coparcetin Kid Cough di Aloshop
Apa Itu Coparcetin Kid Cough
| Bahan aktif | Paracetamol, guaifenesin, dan chlorpheniramine maleate |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Obat flu dan batuk kombinasi analgetik-antipiretik (paracetamol), antihistamin (chlorpheniramine), dan ekspektoran (guaifenesin) |
| Manfaat | Meringankan gejala flu yang disertai batuk |
| Digunakan oleh | Anak-anak |
| Coparcetin Kid Cough untuk ibu hamil dan menyusui | Coparcetin Kid Cough hanya disarankan untuk anak-anak |
| Bentuk obat | Sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Coparcetin Kid Cough
Meski merupakan obat bebas terbatas, Coparcetin Kid Cough tidak boleh digunakan sembarangan. Sebelum memberikan obat ini kepada anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Beri tahu dokter riwayat alergi yang anak Anda miliki. Obat ini tidak boleh digunakan jika anak Anda memiliki alergi terhadap paracetamol, guaifenesin, dan chlorpheniramine.
- Informasikan kepada dokter jika anak Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gagal jantung, epilepsi, glaukoma, asma, emfisema, bronkitis kronis, sakit maag, tukak lambung, varises esofagus, obstruksi usus, riwayat kolostomi atau ileostomi.
- Sampaikan kepada dokter bahwa anak Anda sedang mengonsumsi Coparcetin Kid Cough sebelum menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Coparcetin Kid Cough jika anak Anda sedang menjalani pengobatan dengan obat tertentu, termasuk suplemen, dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi antarobat.
- Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius pada anak Anda setelah diberikan Coparcetin Kid Cough.
Dosis dan Aturan Pakai Coparcetin Kid Cough
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Coparcetin Kid Cough untuk mengatasi flu dan batuk pada anak-anak:
- Anak 2–6 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.
- Anak 6–12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
Untuk anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun, dosis penggunaan harus berdasarkan resep dari dokter.
Cara Menggunakan Coparcetin Kid Cough dengan Benar
Gunakanlah Coparcetin Kid Cough sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau berdasarkan anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Coparcetin Kid Cough dengan benar di bawah ini agar mendapat hasil pengobatan maksimal:
- Coparcetin Kid Cough bisa diberikan kepada anak sebelum atau sesudah makan.
- Kocoklah botol kemasan sebelum obat diberikan kepada anak. Gunakan alat takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Jika lupa menggunakan Coparcetin Kid Cough, berikanlah obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis berikutnya.
- Hentikan penggunaan Coparcetin Kid Cough jika keluhan flu dan batuk anak sudah membaik.
- Tingkatkan daya tahan tubuh anak dengan memberikan makanan bergizi, minum air sesering mungkin, dan memastikan anak untuk istirahat yang cukup. Dengan begitu, tubuh anak dapat melawan virus secara lebih baik dan gejala flu pun dapat mereda lebih cepat.
- Simpan Coparcetin Kid Cough di tempat yang kering dan sejuk. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Hubungi dokter jika gejala flu pada anak belum membaik sama sekali dalam waktu 3 hari setelah menggunakan Coparcetin Kid Cough. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung maupun melalui chat online.
- Jangan menggunakan Coparcetin Kid Cough yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Coparcetin Kid Cough tidak boleh digunakan jika sudah lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Interaksi Coparcetin Kid Cough dengan Obat Lain
Berdasarkan kandungannya, efek interaksi yang bisa terjadi jika Coparcetin Kid Cough digunakan bersama dengan obat lain adalah:
- Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pada liver jika digunakan dengan isoniazid atau phenobarbital
- Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping chloramphenicol atau busulfan
- Peningkatan efek kantuk dan risiko terjadinya efek samping yang berbahaya jika digunakan dengan obat antinyeri golongan opioid, obat tidur, obat penenang, atau obat antipsikotik
- Peningkatan kadar phenytoin di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya overdosis phenytoin
Agar aman, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan Coparcetin Kid Cough bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Coparcetin Kid Cough
Sama seperti obat lainnya, Coparcetin Kid Cough bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa efek samping ringan dan umum yang dapat terjadi pada anak adalah:
- Kantuk
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Sembelit atau malah diare
- Sakit perut
- Mulut kering
Konsultasikan ke dokter melalui Chat Bersama Dokter jika anak Anda mengalami efek samping tersebut. Segera temui dokter jika timbul efek samping yang berat pada anak, seperti
- Tidak bisa berkemih
- Perubahan mental, seperti linglung
- Gangguan irama jantung, yang ditandai dengan denyut jantung terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan
- Memar yang terus membesar atau perdarahan yang tidak kunjung berhenti
Carilah pertolongan medis ke IGD rumah sakit terdekat jika penggunaan Coparcetin Kid Cough menimbulkan reaksi alergi obat. Gejala alergi obat antara lain biduran, bengkak di kelopak mata atau bibir, mengi, atau sesak napas.