Ezelin adalah obat untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2. Dengan menggunakan obat ini, Anda dapat terhindar dari risiko terjadinya komplikasi diabetes, seperti serangan jantung dan gagal ginjal.
Kandungan insulin glargine pada Ezelin bekerja dengan cara meniru fungsi insulin alami tubuh, membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel sebagai sumber energi.
Berbeda dengan insulin biasa, insulin glargine memiliki efek kerja lebih panjang dan stabil, sehingga umumnya cukup disuntikkan satu kali sehari pada waktu yang sama. Obat ini berbentuk cairan injeksi dalam pen (prefilled pen) yang hanya boleh digunakan atas resep dokter.
Penting untuk diketahui, pada pasien diabetes tipe 1, Ezelin harus digunakan bersama insulin kerja cepat. Sementara pada penderita diabetes tipe 2, Ezelin bisa juga dikombinasikan dengan jenis insulin lain atau obat antidiabetes minum (oral).
Apa Itu Ezelin
| Bahan aktif | 100 U/ml insulin glargine |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Obat antidiabetes |
| Manfaat | Mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak-anak usia ≥ 6 tahun: |
| Ezelin untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Jika Anda sedang hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini. | |
| Ezelin untuk ibu menyusui | Ezelin boleh digunakan oleh ibu menyusui. Namun, diskusikan dengan dokter mengenai dosis yang aman digunakan selama menyusui. |
| Bentuk obat | Injeksi (suntik) |
Peringatan sebelum Menggunakan Ezelin
Ezelin tidak boleh digunakan untuk mengatasi ketoasidosis diabetik. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat yang Anda miliki. Ezelin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap insulin.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Ezelin jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit jantung, gagal jantung, hipokalemia, hipoglikemia, atau penyakit mata akibat diabetes, seperti retinopati diabetik, katarak, atau glaukoma.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Ezelin. Minuman beralkohol bisa menambah berat efek hipoglikemia dari obat ini.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang atau baru mengonsumsi Ezelin jika direncanakan untuk menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah menggunakan Ezelin. Obat ini dapat menyebabkan pusing dan kantuk.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Ezelin.
Dosis dan Aturan Pakai Ezelin
Dosis dan aturan pakai Ezelin akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien. Ezelin diberikan dengan cara disuntikkan di bawah kulit (subkutan). Secara umum, berikut adalah dosis penggunaan Ezelin untuk mengatasi diabetes tipe 1 dan tipe 2:
- Dewasa dan anak-anak usia ≥ 6 tahun: 1 kali sehari. Dosis obat akan disesuaikan dengan kondisi pasien.
Cara Menggunakan Ezelin dengan Benar
Perlu diingat untuk mengikuti anjuran dokter dan membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan obat sebelum menggunakan Ezelin. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Berikut ini adalah panduan penggunaan Ezelin yang tepat agar manfaatnya maksimal:
- Ezelin sebaiknya digunakan sebelum makan. Obat ini disuntikkan ke bawah kulit area perut, paha, atau lengan bagian atas.
- Gunakan Ezelin untuk pemakaian pribadi. Jangan berbagi atau meminjamkan pen dan jarum obat dengan orang lain. Hal ini untuk mencegah terjadinya kontaminasi atau infeksi.
- Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menggunakan Ezelin.
- Lepaskan penutup pen, lalu pasang jarum di bagian ujung pen. Setelah itu, atur dosis obat yang dianjurkan dokter dengan memutar bagian bawah pen.
- Gunakan alcohol swab untuk membersihkan area kulit yang akan disuntikkan obat dan tunggu hingga kering.
- Tekan tombol di ujung pen untuk memasukkan obat sampai dosis menunjukkan angka nol (0). Tahan sekitar 6 detik guna memastikan seluruh obat sudah masuk.
- Pastikan untuk tidak menyuntikkan obat di lokasi yang sama berturut-turut dengan jarum baru setiap harinya.
- Setelah Ezelin disuntikkan, pasang penutup jarum berwarna bening, lalu putar untuk melepaskan seluruh bagian jarum. Selanjutnya, buang jarum ke tempat sampah khusus.
- Penggunaan Ezelin juga harus disertai dengan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur dan pola makan bergizi seimbang agar kadar gula darah lebih terkontrol.
- Jalani kontrol sesuai jadwal dokter agar respons terhadap terapi dapat dipantau. Anda biasanya juga akan diminta memeriksa kadar gula darah secara rutin.
- Simpan Ezelin di dalam kulkas. Setelah digunakan, letakkan pen di tempat bersuhu ruangan selama 28 hari. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Ezelin dengan Obat Lain
Berikut ini adalah efek interaksi obat yang bisa terjadi jika Ezelin digunakan bersama obat lain:
- Peningkatkan risiko terjadinya retensi cairan yang dapat menyebabkan atau memperbutuk gagat jantung jika digunakan bersama pioglitazone
- Peningkatan efek penurunan gula darah yang berisiko menyebabkan hipoglikemia jika digunakan dengan obat diabetes, ACE inhibitor, MAOI, disopyramide, fibrat, fluoxetine, pentoxifylline, atau antibiotik sulfonamida
- Penurunan efek insulin suntik dalam menurunkan gula darah jika digunakan dengan glukagon, danazol, isoniazid, kortikosteroid, hormon tiroid, pil KB, atau antipsikotik atipikal, seperti olanzapine
- Peningkatan risiko tersamarnya gejala hipoglikemia jika digunakan dengan obat golongan penghambat beta
Untuk menghindari risiko terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter lewat fitur Chat Bersama Dokter jika hendak menggunakan Ezelin bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Ezelin
Beberapa efek samping yang dapat timbul setelah menggunakan Ezelin adalah:
- Nyeri, kemerahan, gatal, atau bengkak pada area yang disuntik obat
- Perubahan pada tekstur kulit, penebalan kulit (penumpukan lemak), atau sedikit cekungan pada kulit (pemecahan lemak).
- Munculnya tanda-tanda infeksi, seperti demam, batuk, dan sakit tenggorokan
- Nyeri sendi
- Sakit punggung
- Diare
Konsultasikan dengan dokter melalui chat jika muncul keluhan di atas, apalagi bila makin parah. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi efek samping tersebut.
Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius berikut:
- Berat badan bertambah secara cepat
- Pembengkakan pada kaki atau tungkai kaki
- Sesak napas
- Gejala hipoglikemia, seperti lapar berat, keringat berlebih, sakit kepala, pusing, mual, denyut jantung cepat, gemetar, cemas, atau mudah marah
- Gejala hipokalemia, seperti sembelit, kesemutan, kram otot, jantung berdebar, hilang nafsu makan, atau lemas
