Fasgo Forte obat penurun demam dan pereda nyeri berbahan aktif paracetamol. Obat dalam sediaan kaplet ini bermanfaat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada berbagai kondisi, mulai dari sakit kepala hingga nyeri haid.
Fasgo Forte mengandung 650 mg paracetamol per kaplet, lebih tinggi dibandingkan varian Fasgo. Perbedaan kandungan ini membuat Fasgo Forte lebih sesuai untuk meredakan nyeri sedang atau demam tinggi pada orang dewasa.

Paracetamol termasuk obat pereda demam dan nyeri yang paling sering digunakan di seluruh dunia. Paracetamol bekerja langsung di bagian otak yang mengatur suhu tubuh dan rasa nyeri sehingga bisa menurunkan demam sekaligus meredakan nyeri.
Fasgo Forte 650 mg Kaplet dapat diperoleh tanpa resep dokter.
Apa Itu Fasgo Forte
| Bahan aktif | Paracetamol |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Analgetik-antipiretik |
| Manfaat | Meredakan nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit gigi dan sakit kepala |
| Menurunkan demam pada berbagai kondisi, seperti saat flu atau setelah vaksinasi | |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Fasgo Forte untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko paracetamol terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini umumnya aman untuk digunakan selama hamil. Namun, sebaiknya tetap konsultasikan kepada dokter mengenai dosis yang tepat untuk ibu hamil. | |
| Fasgo Forte untuk ibu menyusui | Produk paracetamol sediaan kaplet, seperti Fasgo Forte, aman digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai dengan aturan pakai produk maupun anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Kaplet |
Peringatan sebelum Menggunakan Fasgo Forte
Fasgo Forte tidak boleh digunakan secara sembarangan. Penting bagi Anda untuk memperhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakannya:
- Hindari penggunaan Fasgo Forte jika Anda alergi terhadap paracetamol. Apabila ragu, beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki sebelum menggunakan obat ini.
- Jangan menggunakan Fasgo Forte jika Anda sedang menderita gangguan fungsi hati yang berat, termasuk gagal hati. Agar aman, bertanyalah kepada dokter sebelum menggunakan Fasgo Forte jika Anda memiliki penyakit liver.
- Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Fasgo Forte jika sedang menderita penyakit infeksi yang berat, malnutrisi kronis, anemia hemolitik, penyakit ginjal, atau defisiensi G6PD.
- Konsultasikan ke dokter perihal penggunaan Fasgo Forte jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi antarobat.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Fasgo Forte jika direncanakan untuk menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Fasgo Forte jika Anda sering mengonsumsi minuman beralkohol atau sedang mengalami kecanduan alkohol.
- Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Fasgo Forte.
Dosis dan Aturan Pakai Fasgo Forte
Dosis Fasgo Forte sebagai obat demam dan obat pereda nyeri untuk orang dewasa dan anak usia >12 tahun adalah 1 kaplet, 3–4 kali sehari, atau menurut petunjuk dokter.
Cara Menggunakan Fasgo Forte dengan Benar
Gunakanlah Fasgo Forte sesuai petunjuk pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menggunakan Fasgo Forte melebihi dosis yang dianjurkan atau menggunakannya bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol.
Berikut adalah cara menggunakan Fasgo Forte yang benar:
- Fasgo Forte dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
- Telan kaplet Fasgo Forte dengan air putih.
- Jangan menggunakan Fasgo Forte dalam jangka panjang. Penggunaan obat ini bisa segera dihentikan begitu demam atau nyeri mereda.
- Hubungi dokter jika demam belum membaik setelah 3 hari atau nyeri belum mereda setelah 7 hari menggunakan Fasgo Forte. Untuk mendapat penanganan awal yang cepat, berkonsultasilah melalui layanan Chat Bersama Dokter.
- Simpan Fasgo Forte di tempat bersuhu ruangan. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan Fasgo Forte yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Fasgo Forte dengan Obat Lain
Efek interaksi yang mungkin terjadi jika produk paracetamol, seperti Fasgo Forte, digunakan bersama obat lain mencakup:
- Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika digunakan dengan obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika digunakan bersama metoclopramide, domperidone, probenecid, atau isoniazid
- Peningkatan kadar chloramphenicol atau busulfan di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping
- Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
- Penurunan efektivitas obat lamotrigine dalam mencegah kejang
Supaya aman dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berdiskusilah dengan dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama Fasgo Forte.
Efek Samping dan Bahaya Fasgo Forte
Produk paracetamol, seperti Fasgo Forte, umumnya aman bila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan dan jarang menimbulkan efek samping serius. Namun, penggunaan berlebihan dapat merusak hati, sehingga penting untuk selalu mematuhi aturan pakai.
Jangan tunda ke dokter jika timbul gejala gangguan fungsi hati, seperti:
- Sakit di perut bagian kanan atas
- Lemas, tidak berselera makan
- Muntah-muntah
- Kulit dan mata menguning atau penyakit kuning
- Urine berwarna gelap
- Tinja berwarna pucat atau keabu-abuan seperti dempul
Dengan fitur Booking Dokter di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa langsung membuat janji temu berdasarkan lokasi, jadwal, dan ulasan dari pengguna lain.
Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi setelah minum Fasgo Forte. Gejala alergi obat antara lain biduran, gatal-gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, mengi, dan sesak napas.