Jaringan parut atau bekas luka jerawat yang sering disebut bopeng adalah komplikasi jerawat yang umum terjadi. Meski semua jenis jerawat dapat menimbulkan bopeng, tetapi yang paling sering meninggalkan bekas adalah jerawat bentuk nodul dan kista. Selain itu, bopeng juga dapat timbul akibat memecahkan jerawat dengan sengaja.

Ada 3 jenis jaringan parut pada kasus jerawat. Pertama, jaringan parut berupa lubang kecil dan dalam di permukaan kulit, seperti ditusuk dengan jarum (ice pick scars). Kedua, jaringan parut yang terbentuk di bawah permukaan kulit, sehingga membuat kulit tidak rata (rolling scars). Ketiga, jaringan parut yang berbentuk lonjong dan menyerupai kawah (boxcar scars).

Untuk menghilangkan bekas jerawat hanya dapat dilakukan dengan tindakan bedah kosmetik, di antaranya:

Dermabrasi

Dermabrasi dilakukan dengan mengangkat lapisan luar kulit menggunakan laser atau sikat kawat khusus. Biasanya kulit pasien akan kemerahan dan terasa sakit selama beberapa bulan setelah menjalani prosedur ini, sebelum hasilnya terlihat.

Terapi laser

Prosedur ini dapat digunakan untuk mengobati bekas luka jerawat yang ringan dan menengah. Pengobatan laser dibagi menjadi dua, yaitu pengobatan laser ablatif dan nonablatif.

Pada prosedur ablatif, laser digunakan untuk mengangkat bagian kecil kulit di sekitar bekas luka, untuk menghasilkan sel kulit baru. Sedangkan pada prosedur nonablatif, laser digunakan untuk merangsang tumbuhnya protein kulit atau kolagen baru, yang akan membantu memperbaiki penampilan dan kerusakan akibat bekas luka.

Subcision

Dalam prosedur ini, dokter akan memisahkan lapisan luar kulit dari jaringan parut yang ada di bawahnya. Pemisahan ini akan membuat darah menggumpal di area tersebut dan membentuk jaringan ikat. Jaringan ikat inilah yang akan meratakan jaringan parut dengan permukaan kulit. Untuk mendapatkan hasil lebih sempurna, biasanya dokter akan menjalankan terapi laser atau dermabrasi setelah prosedur subcision.

Punch technique

Selanjutnya ada teknik pemulihan jerawat yang disebut punch technique. Biasanya teknik ini digunakan untuk menangani jaringan parut jenis ice pick dan boxcar. Ada tiga jenis punch technique, yaitu:

  • Punch elevation. Dilakukan dengan membuang dasar jaringan parut melalui bedah, dan menyisakan bagian tepi dari bekas luka. Setelah itu, bagian dasar tadi disatukan dengan tepi bekas luka, kemudian ditarik atau diangkat agar sejajar dengan permukaan kulit.
  • Punch excision. Teknik ini digunakan untuk menangani ice pick Caranya adalah dengan mengangkat bekas jerawat, dan menutup luka yang tersisa. Saat bekas luka sembuh, area kulit yang dibedah akan terlihat lebih halus dan rata.
  • Punch grafting.Digunakan untuk mengobati ice pick yang dalam, dengan cara yang sama seperti punch excision. Namun pada teknik ini, bekas luka akan ditambal dengan mengambil kulit dari bagian tubuh lain (dicangkok), misalnya dari kulit belakang telinga.

Selain bekas luka, efek samping juga dapat muncul setelah menggunakan obat jerawat. Segera ke dokter bila muncul efek samping seperti:

  • Pembengkakan pada wajah, mata, bibir, atau lidah.
  • Radang tenggorokan dan sesak napas.
  • Pingsan.