Sebagian besar kutil dapat hilang dengan sendirinya tanpa harus diobati, walaupun membutuhkan waktu lama hingga beberapa minggu atau beberapa bulan. Cepat atau lambatnya seseorang sembuh dari kutil tergantung pada kemampuan sistem kekebalan tubuhnya.

Untuk mempercepat proses penyembuhan kutil, Anda bisa menggunakan obat dengan bentuk sediaan salep atau plester yang mengandung asam salisilat. Zat ini mampu menghancurkan keratin di permukaan kulit sehingga kutil akan terkikis. Salep atau plester yang mengandung asam salisilat bisa dibeli bebas di apotek tanpa menggunakan resep dokter.

Jika kutil tidak kunjung sembuh meski sudah diobati dengan obat tersebut, atau kutil malah menyebar ke bagian tubuh lain, temui dokter untuk mendapatkan penanganan. Selain itu, Anda juga perlu menemui dokter bila:

  • Kutil muncul lagi setelah sembuh
  • Kutil terasa nyeri
  • Kutil berdarah
  • Kutil tumbuh di wajah
  • Kutil menyebabkan malu, stres, atau gangguan pada aktivitas sehari-hari
  • Bentuk dan warna kutil berubah
  • Tidak yakin apakah daging yang tumbuh tersebut adalah kutil
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena menderita HIV/AIDS atau pernah menjalani transplantasi organ

Jika obat-obatan tidak mampu menyembuhkan kutil, cara lain untuk menghilangkan kutil yang bisa dilakukan oleh dokter adalah:

  • Krioterapi
    Prosedur ini disebut juga sebagai terapi pembekuan. Kutil akan disemprotkan cairan nitrogen agar beku guna mematikan jaringannya. Setelah beku, lepuhan akan terbentuk di sekitar kutil. Biasanya, dalam waktu seminggu atau lebih, jaringan kutil yang telah mati akan mengelupas dengan sendirinya. Krioterapi juga dapat merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus penyebab kutil.
  • Kuret
    Pada prosedur ini, kutil akan dipotong dengan pisau bedah, kemudian bagian dasarnya dikerok atau dikikis sampai bersih. Kuret dapat menimbulkan nyeri selama beberapa waktu setelahnya dan mungkin akan meninggalkan bekas luka. Namun, cara ini sangat efektif untuk menghilangkan kutil.
  • Sinar laser
    Melalui terapi ini, jaringan kutil akan dibakar dengan sinar laser sehingga jaringan tersebut mati dan kemudian terlepas dengan sendirinya. Sama seperti kuret, pengobatan dengan laser dapat menimbulkan jaringan parut.
  • Kauterisasi (electrosurgery)
    Metode ini hampir sama dengan sinar laser. Namun, dalam kauterisasi, jaringan kutil akan dibakar menggunakan aliran listrik yang disalurkan melalui ujung jarum alat kauter.