Upaya pencegahan sangat penting, terutama bagi orang yang tinggal atau bepergian ke daerah endemis malaria.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko tertular malaria:

1. Gunakan pakaian tertutup

Kenakan celana panjang dan baju berlengan panjang, terutama saat berada di luar ruangan pada sore hingga malam hari, ketika nyamuk lebih aktif menggigit.

2. Tidur menggunakan kelambu berinsektisida

Gunakan kelambu yang telah diberi insektisida (long-lasting insecticidal nets/LLINs) untuk mencegah gigitan nyamuk saat tidur. Cara ini terbukti efektif menurunkan angka penularan malaria, terutama di daerah endemis.

3. Gunakan losion atau semprot antinyamuk

Oleskan losion antinyamuk yang mengandung DEET, picaridin, IR3535, atau minyak lemon eucalyptus pada area kulit yang terbuka. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

4. Pasang kawat kasa pada ventilasi rumah

Kawat kasa pada jendela dan ventilasi dapat membantu mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.

5. Lakukan pengendalian lingkungan

Bersihkan genangan air di sekitar rumah, seperti pada pot tanaman, talang air, atau wadah terbuka lainnya, untuk mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.

6. Minum obat profilaksis bila bepergian ke daerah endemis

Jika berencana bepergian ke wilayah dengan risiko malaria tinggi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat pencegahan (profilaksis) seperti atovaquone-proguanil, doxycycline, atau mefloquine, sesuai dengan daerah tujuan dan kondisi kesehatan Anda.

Penggunaan chloroquine kini terbatas pada wilayah yang masih sensitif terhadap obat tersebut, karena di banyak daerah telah terjadi resistensi.

Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagian besar kasus malaria di Indonesia masih terkonsentrasi di wilayah Indonesia timur dan beberapa daerah tertentu.

Beberapa provinsi dengan angka kasus relatif tinggi, antara lain:

  • Papua
  • Papua Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Maluku
  • Maluku Utara

Beberapa kabupaten/kota di provinsi lain juga masih melaporkan kasus malaria, meski secara nasional angka kejadian terus menurun seiring program eliminasi malaria.

Jika Anda tinggal atau sering bepergian ke daerah-daerah tersebut, lakukan langkah pencegahan secara konsisten dan waspadai gejala awal malaria.