Gejala malaria umumnya muncul sekitar 10–15 hari setelah seseorang tergigit nyamuk Anopheles yang membawa parasit Plasmodium. Pada sebagian kasus, terutama pada infeksi Plasmodium vivax dan Plasmodium ovale, gejala dapat muncul kembali setelah beberapa bulan karena parasit dapat bertahan dalam fase tidak aktif di hati sebelum kembali aktif.

Pada tahap awal, gejala malaria sering kali menyerupai flu sehingga kerap tidak disadari. Namun, tanpa penanganan yang tepat, keluhan dapat berkembang menjadi lebih berat.

Berbagai Gejala Malaria

Beberapa gejala malaria yang umum dialami, antara lain:

  • Demam, yang dapat muncul secara berkala
  • Menggigil hebat
  • Berkeringat banyak setelah demam mereda
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan pegal linu
  • Tubuh terasa lemas atau mudah lelah
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut
  • Diare

Pada sebagian penderita, malaria juga dapat menyebabkan anemia akibat rusaknya sel darah merah. Kondisi ini dapat ditandai dengan wajah pucat, jantung berdebar, atau mudah lelah.

Serangan demam pada malaria sering digambarkan terjadi dalam tiga fase, yaitu:

  1. Fase menggigil, ditandai dengan rasa dingin dan gemetar.
  2. Fase demam tinggi, yang dapat mencapai lebih dari 39°C, disertai sakit kepala dan rasa tidak nyaman di seluruh tubuh.
  3. Fase berkeringat, ketika suhu tubuh turun dan penderita merasa sangat lemas.

Satu siklus serangan dapat berlangsung selama 6–12 jam dan dapat berulang secara periodik. Pada infeksi tertentu, pola demam bisa muncul setiap 48 jam (tertiana) atau 72 jam (kuartana), meskipun pada praktiknya pola ini tidak selalu khas.

Gejala Malaria Berat

Malaria dapat berkembang menjadi kondisi yang berbahaya, terutama bila disebabkan oleh Plasmodium falciparum atau tidak segera ditangani. Tanda dan gejala malaria berat, meliputi:

  • Penurunan kesadaran atau kejang
  • Sesak napas
  • Anemia berat
  • Kulit dan mata menguning (ikterus)
  • Perdarahan abnormal
  • Penurunan jumlah urine

Malaria berat merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera di rumah sakit.

Kapan Harus ke Dokter

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami demam setelah tinggal atau bepergian ke daerah endemis malaria, terutama bila demam disertai menggigil dan muncul secara berulang. Konsultasi juga dianjurkan sebelum bepergian ke wilayah dengan risiko malaria untuk mendapatkan obat pencegahan yang sesuai.

Pemeriksaan dan pengobatan sejak dini sangat penting untuk memastikan malaria tertangani dengan tepat dan mencegah terjadinya komplikasi serius. Anda dapat berkonsultasi secara online melalui Chat Bersama Dokter atau sehera buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.