Masih ada sebagian orang yang menganggap kalau dokter kulit dengan dokter kecantikan itu sama, padahal keduanya berbeda. Terutama dalam segi perannya menangani pasien.

Dokter kulit adalah seorang dokter yang berperan dalam menangani dan mengobati berbagai kondisi atau penyakit pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir (lapisan di dalam mulut, hidung, dan kelopak mata), hingga permasalahan pada kelamin, oleh karena itu diberi gelar SpKK (Spesialis Kulit dan Kelamin).

Memahami Peran Dokter Kulit Serta Penyakit yang Ditanganinya - Alodokter

Peran dokter kulit dalam menangani penyakit kulit

Dokter kulit menangani berbagai penyakit pada kulit. Ada begitu banyak jenis penyakit kulit, hingga mencapai lebih dari 3.000 jenis. Sebagian di antaranya dapat juga menyerang rambut, kuku, dan bagian-bagian tubuh lain, seperti lapisan dalam rongga mulut, hidung, dan kelopak mata.

Selain penyakit kulit, dokter kulit juga dapat membantu pasien dalam mengurangi keriput, bintik-bintik penuaan, mengatasi bekas jerawat hingga kanker kulit. Dokter kulit akan membantu Anda dalam mendiagnosis dan memberikan perawatan terhadap penyakit-penyakit tersebut, untuk pasien dari segala usia.

Perlu dibedakan dengan dokter kecantikan, yang umumnya tidak menangani penyakit, melainkan hanya menangani kulit yang sehat agar dapat menjadi lebih cantik. Sebagian besar memerlukan prosedur yang dapat memperlambat proses penuaan, dan memperbaiki penampilan.

Beragam Penyakit yang Dapat Ditangani Dokter Kulit

Sebagai organ terbesar dari tubuh, kulit adalah pelindung pertama tubuh dalam menghadapi bakteri dan cedera. Gangguan pada kulit dapat disebabkan oleh infeksi, faktor keturunan, gangguan autoimun, dan lain-lain.

Berikut beberapa kondisi yang umumnya ditangani oleh dokter kulit:

  • Jerawat
    Jerawat tergolong sebagai penyakit kulit yang paling umum. Penyakit ini disebabkan adanya gangguan pada pori-pori dan kelenjar minyak kulit. Jerawat dapat menyebabkan komplikasi berupa bekas jerawat yang bergelombang, juga dapat menyebabkan gangguan psikologis pada penderitanya.
  • Eksim dan dermatitis
    Kondisi pembengkakan serta ruam akibat peradangan kulit. Eksim dan dermatitis kerap dialami secara berulang, sehingga penanganan dan pencegahan yang tepat perlu dilakukan untuk menghindari timbulnya keluhan pada kulit.
  • Psoriasis
    Psoriasis dikenali dengan gejala kulit yang memerah atau bersisik dan berwarna keperakan akibat gangguan autoimun pada kulit, yang terjadi secara kronis.
  • Kanker kulit
    Jenis kanker kulit yang umum ditemui adalah melanoma, karsinoma sel basal dan karsinoma sel mukuosa.

Selain itu, ada pula beberapa jenis penyakit kulit akibat infeksi seperti:

  • Infeksi jamur
    Infeksi jamur disebabkan oleh sekelompok jamur candida, infeksi ini dapat mengenai kulit, kuku, dan kulit kepala. Umumnya tergolong infeksi ringan, namun pada sebagian orang dengan daya tahan lemah, kondisi ini dapat menjadi lebih
  • Kutil
    Kutil disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang menginfeksi lapisan atas kulit, sehingga menyebabkan pertumbuhan jinak pada kulit yang dapat menular. Dokter kulit dapat membantu menghilangkan kutil dengan berbagai teknik yang sesuai dengan kondisi pasien.
  • Herpes zoster
    Herpes zoster dikenal di Indonesia sebagai cacar api atau cacar ular. Infeksi virus ini dapat menyebabkan ruam yang nyeri, bahkan berisiko mengganggu mata. Perawatan yang dilakukan terutama untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah rasa sakit, gatal dan bahkan mati rasa, di daerah ruam.

Seperti disebutkan di awal, selain penyakit dan kelainan pada kulit, dokter kulit juga menangani penyakit pada alat kelamin, misalnya infeksi menular seksual.

Beragam masalah pada kulit dapat ditangani oleh dokter kulit. Jangan segan konsultasi ke dokter kulit jika mengalami gangguan kulit. Dokter kulit akan membantu Anda mengatasi hal tersebut, dengan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan sesuai kondisi yang dialami.