Manfaat Fitness di Gym

Melakukan fitness di gym dapat menjadi salah satu cara menerapkan gaya hidup sehat. Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, manfaat fitness di gym dapat mendukung kesehatan Anda.

Fitness merupakan aktivitas fisik yang membawa berbagai manfaat untuk kesehatan. Manfaat fitness di gym tak hanya membuat tubuh jadi bugar, tetapi juga turut berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang.

Memaksimalisasi manfaat fitness di gym - alodokter

Berbagai Manfaat Fitness di Gym yang Dapat Diperoleh

Banyak orang yang melakukan fitness dengan tujuan utama untuk menurunkan berat badan. Padahal selain itu, ada berbagai manfaat fitness di gym yang dapat diperoleh jika dilakukan secara rutin. Berikut beberapa manfaat fitness di gym untuk kesehatan:

  • Meningkatkan percaya diri
    Penurunan berat badan, otot yang semakin terbentuk dan lemak tubuh yang semakin terkikis merupakan manfaat fitness di gym yang dapat Anda peroleh. Perubahan bentuk tubuh ini tentu dapat membuat penampilan Anda terlihat lebih menarik sehingga Anda dapat tampil lebih percaya diri.
  • Memelihara kesehatan mental
    Manfaat fitness tidak hanya untuk kesehatan fisik saja, tetapi juga baik untuk kesehatan mental. Sebab, dengan melakukan latihan fisik, hormon serotonin yang terdapat di otak akan mengalami peningkatan, sehingga mampu membuat kinerja otak atau kejernihan mental mengalami peningkatan. Fitness sebagai pilihan olahraga juga dapat membantu mengurangi stres. Hal ini dapat bermanfaat terhadap kinerja seseorang di tempat bekerja. Seseorang yang aktif melakukan aktivitas fisik dan olahraga, cenderung lebih produktif di tempat kerja.
  • Terhindar dari berbagai macam penyakit
    Aktivitas fisik seperti fitness yang dilakukan secara rutin mampu mengurangi risiko terkena berbagai penyakit, seperti penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, kanker usus besar, kanker payudara, depresi, demensia, dan osteoarthritis. Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita berusia 45 tahun ke atas yang kerap melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan cepat, lebih dari dua jam dalam seminggu memiliki risiko 33% lebih kecil untuk terkena stroke dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.
  • Kesehatan kulit terjaga dengan baik
    Manfaat fitness di gym juga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat. Hal ini terkait aktivitas fisik yang mampu membuat aliran oksigen dan darah mengalami peningkatan sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan kulit tercukupi dengan baik. Selain itu, produksi kolagen juga akan mengalami peningkatan. Sehingga kulit akan tampak merona dan terlihat lebih segar setelah olahraga.

Berbagai Pilihan Olahraga Fitness di Gym

Untuk mendapatkan manfaat fitness tersebut, berbagai macam olahraga fitness dapat menjadi pilihan. Untuk Anda yang ingin mencoba olahraga aerobik, berlari di treadmill, bersepeda menggunakan sepeda statis atau berenang bisa menjadi olahraga pilihan.

Bagi yang ingin membentuk otot, olahraga angkat beban di gym sangat direkomendasikan. Pilihan alat dan jenis latihan yang tersedia di gym umumnya sangat beragam. Anda dapat mencoba latihan angkat beban menggunakan barbel, bola stabilitas, kettlebell yang bentuknya menyerupai peluru meriam yang memiliki pegangan, serta berbagai alat lainnya yang dapat melatih otot-otot tertentu secara spesifik.

Sementara untuk yang ingin tubuhnya lebih lentur, kelas yoga dan pilates dapat menjadi pilihan.

Olahraga Fitness Dapat Mendukung Aktivitas Sosial

Melakukan olahraga terutama akan bermanfaat jika dilakukan secara teratur. Lingkungan yang positif dan aktivitas sosial yang baik saat olahraga seperti fitness di gym dapat memotivasi Anda untuk lebih bersemangat dan rutin dalam berolahraga. Fitness di gym memberi peluang bagi Anda mendapatkan teman untuk saling memotivasi dalam berolahraga, terutama dengan adanya kelas-kelas latihan khusus.

Apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasi terlebih dulu kepada dokter mengenai rencana latihan fitness Anda di gym. Kemudian bicarakan hal itu lebih lanjut pada instruktur Anda di gym guna memaksimalkan manfaat fitness di gym, sekaligus menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan risiko, seperti cedera saat fitness.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi