Nasonex adalah obat semprot hidung yang mengandung mometason furoate. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala rhinitis alergi, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, dan pilek. Untuk menggunakannya, Nasonex hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

Kandungan mometason furoate dalam Nasonex tergolong sebagai obat kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan di saluran hidung, sehingga gejala alergi bisa mereda. Nasonex juga bisa digunakan untuk mengatasi polip hidung dan rhinosinusitis akut. 

Nasonex

Beli Nasonex di Aloshop

Apa Itu Nasonex

Bahan aktif  Mometason furoate
Golongan Obat resep
Kategori Obat kortikosteroid 
Manfaat Mengobati gejala rhinitis alergi, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, dan pilek
Mengatasi polip hidung dan rhinosinusitis akut
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥2 tahun
Nasonex untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Nasonex untuk ibu menyusui Tidak diketahui apakah kandungan mometasone dalam Nasonex masuk ke dalam ASI atau tidak. Oleh karena itu, jika Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter.
Bentuk obat Semprot hidung 

Peringatan sebelum Menggunakan Nasonex 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Nasonex, yaitu:

  • Informasikan kepada dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Nasonex tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap semprot hidung ini. 
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita cedera hidung, luka di hidung, katarak, atau glaukoma.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menderita penyakit infeksi, seperti cacar air, campak, herpes mata, tuberkulosis, atau infeksi jamur. 
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda baru saja menjalani operasi hidung. 
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat tertentu, termasuk obat oles lain, produk herbal, dan suplemen. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah menggunakan Nasonex. 

Dosis dan Aturan Pakai Nasonex 

Berikut ini adalah dosis umum Nasonex berdasarkan tujuan penggunaan: 

Tujuan: Mengatasi gejala rhinitis alergi 

  • Dewasa dan anak usia ≥ 12 tahun : 2 semprotan di setiap lubang hidung, sekali sehari. Setelah gejala terkontrol, dosis dapat dikurangi menjadi 1 kali semprotan di setiap lubang hidung. Namun, jika belum membaik, dosis dapat ditingkatkan hingga maksimal 4 kali semprotan di setiap lubang hidung, sekali sehari. 
  • Anak-anak usia 3–11 tahun: 1 semprotan di setiap lubang hidung, sekali sehari. 

Tujuan: Mengobati polip hidung 

  • Dewasa: dosis awal 2 semprotan di setiap lubang hidung, sekali sehari. Jika belum membaik, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 semprotan di setiap lubang hidung, 2 kali sehari setelah 5–6 minggu. 

Cara Menggunakan Nasonex dengan Benar 

Ikuti anjuran dokter dan baca aturan pakai yang tertera pada kemasan sebelum menggunakan Nasonex. Jangan menambah dosis obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Agar manfaat pengobatan maksimal, Anda dapat mengikuti panduaan penggunaan obat yang benar berikut ini: 

  • Sebelum menggunakan Nasonex, bersihkan hidung dari ingus atau kotoran, kemudian kocok obat sebelum digunakan.
  • Dongakkan kepala dan masukkan ujung semprotan ke salah satu hidung. Tutup lubang hidung yang lain saat Anda menyemprotkan obat, kemudian bernapaslah secara perlahan. Ulangi langkah yang sama di lubang hidung yang satunya jika perlu.
  • Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk menggunakan Nasonex pada waktu yang sama setiap harinya agar pengobatan efektif.
  • Jika Anda lupa menyemprotkan Nasonex, segera lakukan begitu teringat. Namun, bila jadwal penggunaan berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Simpan Nasonex di dalam kemasannya. Letakkan obat di ruangan yang sejuk dan kering. Hindarkan obat dari paparan sinar matahari langsung dan dari jangkauan anak-anak.
  • Segera ke dokter jika gejala memburuk atau tidak kunjung membaik setelah 7 hari penggunaan Nasonex. 

Interaksi Nasonex dengan Obat Lain 

Penggunaan Nasonex bersama ritonavir, itraconazole, clarithromycin, atau obat kortikosteroid lain, seperti dexamethasone atau methylprednisolone, dapat menyebabkan interaksi obat berupa peningkatan kadar kandungan mometasone furoate dalam darah. 

Agar aman, selalu beri tahu dokter jika Anda ingin mengonsumsi obat-obatan lain bersamaan dengan Nasonex. Anda juga dapat Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER untuk berkonsultasi mengenai penggunaan Nasonex dan potensi interaksi dengan obat lain.

Efek Samping dan Bahaya Nasonex

Efek samping yang mungkin timbul setelah menggunakan Nasonex adalah:

Lakukan pemeriksaan ke dokter bila efek samping di atas tidak kunjung mereda atau malah memburuk. Segera cari pertolongan medis bila muncul reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti: 

  • Luka di dalam hidung
  • Mimisan 
  • Nyeri mata mendadak
  • Perubahan penglihatan, seperti penglihatan kabur, melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu, atau kehilangan penglihatan
  • Bercak putih di hidung atau mulut 
  • Mengi
  • Kesulitan bernapas atau menelan