Neo Rheumacyl bermanfaat untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, sakit pinggang, encok, pegal, kram, kesemutan, dan pegal linu. Neo Rheumacyl dijual bebas di apotek atau supermarket.

Neo Rheumacyl mengandung bahan aktif berupa obat maupun tumbuhan herbal yang dikemas menjadi berbagai macam produk untuk mengatasi nyeri. Produk Neo Rheumacyl bisa didapatkan dalam bentuk tablet, cair, krim, dan koyo.

Neo rheumacyl - Alodokter

Produk Neo Rheumacyl

Berikut adalah deskripsi masing-masing produk Neo Rheumacyl:

1. Neo Rheumacyl Tablet

Neo Rheumacyl Tablet mengandung ibuprofen 200 mg dan paracetamol 500 mg sebagai pereda nyeri. Keduanya bekerja dengan cara menghambat senyawa yang menyebabkan kita merasakan nyeri. Obat ini dapat digunakan untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal linu.

2. Neo Rheumacyl Neuro

Neo Rheumacyl Neuro mengandung ibuprofen 200 mg, vitamin B1 100 mg, vitamin B6 100 mg, dan vitamin B12 1000 mcg yang bermanfaat untuk meredakan nyeri saraf otot, pegal, kram, dan kesemutan, serta menjaga kesehatan saraf. Obat ini tersedia dalam bentuk kaplet.

3. Neo Rheumacyl Aktif

Neo Rheumacyl Aktif mengandung paracetamol 650 mg yang dapat meringankan nyeri otot. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet.

4. Neo Rheumacyl Oralinu

Neo Rheumacyl Oralinu mengandung bahan herbal, seperti Bupleurum falcatum, daun mint, kunyit, lempuyang, jahe, pala, cabe jawa, ginseng, peppermint oil, ginger oil, dan madu. Kombinasi bahan herbal tersebut diklaim mampu meredakan nyeri sendi, sakit pinggang, dan pegal linu.

Obat ini tersedia dalam bentuk cair yang dikemas dalam sachet.

5. Neo Rheumacyl Hot Otot dan Sendi

Neo Rheumacyl Hot Otot dan Sendi mengandung menthol, methyl salicylate, camphor, dan eugenol. Obat ini ini berguna untuk memberikan rasa hangat serta meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, dan pegal-pegal. Obat ini tersedia dalam bentuk krim.

6. Neo Rheumacyl Hangat Otot dan Sendi

Neo Rheumacyl Hangat Otot dan Sendi mengandung menthol, camphor, dan eucalyptus yang memberikan efek aroma terapi dan relaksasi. Obat ini berguna untuk memberikan rasa hangat serta meredakan nyeri otot pada tengkuk dan pundak. Obat ini tersedia dalam bentuk krim.

7. Neo Rheumacyl Hot Cream

Neo Rheumacyl Hot Cream mengandung methyl salicylate, menthol crystal, eucalyptus oil, dan pine oil. Obat ini berguna untuk memberikan rasa hangat serta meredakan pegal-pegal, nyeri otot, dan nyeri sendi. Selain itu, Neo Rheumacyl Hot Cream juga dapat digunakan untuk pijat dan kerokan.

8. Neo Rheumacyl Joint Care

Neo Rheumacyl Joint Care mengandung glucosamine sulphate, methyl sulfonyl methane, dan methyl salicylate. Obat ini berguna untuk meredakan nyeri sendi dan memelihara kesehatan persendian. Obat ini tersedia dalam bentuk krim.

9. Neo Rheumacyl Muscle & Joint Koyo Hangat

Neo Rheumacyl Muscle & Joint Koyo Hangat mengandung methyl salicylate, menthol, dan camphor. Obat ini berguna untuk memberikan rasa hangat serta meredakan nyeri otot, nyeri sendi, pegal linu, atau nyeri karena terkilir dan keseleo. Obat ini tersedia dalam bentuk koyo.

Apa Itu Neo Rheumacyl?

Bahan Aktif
  • Neo Rheumacyl bentuk tablet: ibuprofen dan paracetamol
  • Neo Rheumacyl bentuk krim dan koyo: menthol, camphor, methyl salicylate
  • Neo Rheumacyl bentuk cair atau herbal: Bupleurum falcatum, daun mint, kunyit, jahe, lempuyang, pala, cabe jawa, ginseng, peppermint oil, ginger oil, dan madu
Golongan Obat bebas
Kategori Obat pereda nyeri
Manfaat Meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan pegal linu
Digunakan oleh Dewasa
Neo Rheumacyl untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping ibuprofen terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Pada trimester 3 dan menjelang persalinanKategori D: Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa.Neo Rheumacyl Aktif (mengandung paracetamol)Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Kandungan ibuprofen dan paracetamol dalam Neo Rheumacyl Aktif dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, lebih baik berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini.Neo Rheumacyl sediaan krim dan koyo (mengandung methyl salicylate): Kategori N: Belum dikategorikan.

Hindari penggunaan methyl salicylate selama kehamilan, terutama di trimester ketiga. Konsultasikan kepada dokter mengenai manfaat dan risikonya bagi Anda.

Belum diketahui apakah kandungan bahan-bahan di dalam Neo Rheumacyl cair, krim, dan koyo bisa terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Neo Rheumacyl Oralinu

Kategori N: Belum dikategorikan

Produk ini mengandung berbagai macam bahan herbal. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, jangan menggunakan produk ini sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Bentuk obat Tablet, cair, krim, dan koyo.

Peringatan Sebelum Menggunakan Neo Rheumacyl

Meskipun Neo Rheumacyl merupakan obat bebas, jangan menggunakan obat ini sembarangan. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Neo Rheumacyl:

  • Jangan menggunakan Neo Rheumacyl jika Anda alergi terhadap bahan yang terkandung dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan sebelum menggunakan Neo Rheumacyl.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Neo Rheumacyl jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Jangan langsung melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengendarai kendaraan, karena Neo Rheumacyl tablet dapat menyebabkan kantuk dan pusing pada beberapa orang.
  • Sebelum mengonsumsi Neo Rheumacyl tablet, konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asma, anemia, gangguan perdarahan, tukak lambung, sakit maag, polip hidung, penyakit jantung, hipertensi, stroke, hepatitis atau penyakit liver lain, penyakit ginjal, atau kecanduan alkohol.
  • Jangan pakai Neo Rheumacyl krim atau koyo dari luka terbuka, kulit yang terbakar matahari, kulit pecah-pecah, atau iritasi. Jangan menutupi area yang telah diberikan obat dengan perban, kecuali atas saran dokter.
  • Hindari krim pada mata atau lapisan kulit bagian dalam (mukosa). Segera bilas dengan air jika terkena bagian tersebut.
  • Jangan mengoleskan Neo Rheumacyl krim pada area payudara, terlebih jika Anda sedang menyusui.
  • Sebelum mengonsumsi Neo Rheumacyl Oralinu, konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit diabetes, gangguan perdarahan, atau penyakit autoimun, seperti lupus, multiple sclerosis, dan rheumatoid arthritis.
  • Jangan menggunakan Neo Rheumacyl pada anak berusia di bawah 2 tahun tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menjalani pengobatan rutin dengan Neo Rheumacyl jenis apa pun sebelum menjalani operasi atau tindakan medis, termasuk operasi gigi.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat, efek samping yang serius, atau overdosis setelah menggunakan Neo Rheumacyl.

Dosis dan Aturan Pakai Neo Rheumacyl

Dosis dan aturan pakai Neo Rheumacyl berbeda-beda tergantung jenisnya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Neo Rheumacyl Tablet, Neo Rheumacyl Neuro, dan Neo Rheumacyl Aktif
    1 tablet, 3–4 kali sehari, sesudah makan.
  • Neo Rheumacyl Oralinu
    1–2 sachet per hari.
  • Neo Rheumacyl Hot Otot dan Sendi, Neo Rheumacyl Hangat Otot dan Sendi, Neo Rheumacyl Hot Cream, dan Neo Rheumacyl Join Care
    Oleskan dan gosokkan 1–4 kali sehari pada area yang terasa nyeri. Krim bisa dioleskan beberapa kali jika otot masih terasa sakit. Gunakan secara rutin untuk mendapatkan hasil maksimal.
  • Neo Rheumacyl Muscle & Joint Koyo Hangat
    Tempelkan koyo pada bagian tubuh yang sakit. Jika masih terasa sakit, ganti dengan koyo yang baru. Pemakaian koyo dapat diulang hingga 3–4 kali sehari.

Cara Menggunakan Neo Rheumacyl dengan Benar

Gunakan Neo Rheumacyl sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan obat. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis, serta jangan menggunakan obat melebihi jangka waktu yang dianjurkan.

Neo Rheumacyl bentuk tablet dapat diminum sesudah makan. Minumlah tablet dengan segelas air putih. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk menggunakan Neo Rheumacyl pada jam yang sama tiap harinya agar pengobatan maksimal.

Neo Rheumacyl cair dapat dikonsumsi secara langsung atau dicampurkan dengan 50 ml air. Dianjurkan untuk meminum obat ini sebelum tidur atau setelah melakukan aktivitas.

Jika Anda menggunakan Neo Rheumacyl bentuk topikal, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan obat ini. Pastikan bagian yang akan diolesi obat sudah bersih dan kering. Oleskan atau gosokan obat secara tipis dan merata pada bagian tubuh yang sakit atau nyeri.

Untuk memakai Neo Rheumacyl koyo, bersihkan dan keringkan bagian tubuh yang sakit terlebih dahulu. Lepaskan kertas dan tempelkan koyo pada bagian tubuh yang sakit atau nyeri. Lepaskan koyo setelah 8 jam pemakaian.

Simpan Neo Rheumacyl dalam suhu ruangan serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan produk herbal ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Neo Rheumacyl dengan Obat Lain

Neo Rheumacyl memiliki bahan aktif yang berbeda-beda sesuai dengan jenis produknya. Ada beberapa efek interaksi yang dapat terjadi jika ibuprofen, paracetamol, metil salisilat, madu, dan Bupleurum falcatum ekstrak digunakan bersama obat-obatan tertentu, di antaranya:

  • Ibuprofen dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan jika digunakan bersama obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), antiplatelet, antikoagulan, kortikosteroid, atau antidepresan jenis selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs)
  • Ibuprofen dapat meningkatkan risiko terjadinya hiperkalemia dan kerusakan ginjal jika digunakan bersama ciclosporin atau tacrolimus
  • Ibuprofen dapat meningkatkan kadar dan efek samping dari lithium atau metotreksat
  • Ibuprofen dapat menurunkan efektivitas obat golongan ACE inhibitor, ARB, dan diuretik
  • Paracetamol, Bupleurum, dan metil salisilat dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama warfarin
  • Paracetamol dapat menurunkan penyerapan cholestyramine
  • Paracetamol dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping jika digunakan bersama probenecid
  • Paracetamol dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati, jika digunakan bersama isoniazid
  • Madu dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping dari phenytoin
  • Bupleurum dapat menurunkan efektivitas obat imunosupresan, seperti azathioprine dan basiliximab
  • Bupleurum dapat menyebabkan hiperglikemia dan mengganggu kerja obat antidiabetes, seperti glimepiride, insulin, atau pioglitazone

Efek Samping dan Bahaya Neo Rheumacyl

Neo Rheumacyl umumnya aman jika digunakan secukupnya sesuai anjuran yang terdapat pada kemasan. Meski demikian, kandungan ibuprofen dalam Neo Rheumacyl tablet bisa saja menimbulkan efek samping berupa:

Untuk penggunaan Neo Rheumacyl krim dan koyo, beberapa kemungkinan efek samping yang bisa terjadi adalah:

  • Kemerahan, rasa terbakar, atau iritasi pada kulit
  • Kulit melepuh atau bengkak
  • Sakit dan nyeri kulit

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau semakin parah. Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, seperti muncul ruam yang gatal dan bengkak, mata dan bibir yang membengkak, atau kesulitan bernapas, setelah menggunakan Neo Rheumacyl.