Om3Heart adalah suplemen yang bermanfaat untuk membantu memelihara kesehatan tubuh. Suplemen ini mengandung minyak ikan yang kaya asam lemak omega-3 berupa eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Om3Heart bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.
Kandungan minyak ikan dalam Om3Heart merupakan sumber EPA dan DHA yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan kadar trigliserida, serta mendukung fungsi otak dan penglihatan secara optimal.
Selain itu, Omega-3 dari minyak ikan juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, mendukung kesehatan pembuluh darah, serta berpotensi menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, terutama bila dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran.
Perlu diketahui, tubuh tidak dapat memproduksi omega-3 dalam jumlah yang cukup, sehingga asupannya perlu diperoleh dari makanan atau suplemen guna membantu memenuhi kebutuhan harian.
Apa Itu Om3Heart
| Bahan aktif | Tiap kapsul mengandung minyak ikan alami 600 mg setara dengan EPA 180 mg dan DHA 120 mg |
| Golongan | Suplemen |
| Kategori | Suplemen kesehatan |
| Manfaat | Memelihara kesehatan tubuh |
| Menjaga kesehatan jantung | |
| Menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida tinggi | |
| Memelihara fungsi normal mata dan otak | |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Om3Heart untuk ibu hamil | Suplemen minyak ikan, seperti Om3Heart umumnya masih aman digunakan oleh ibu hamil. |
| Agar aman dalam menggunakannya, konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan suplemen ini jika Anda sedang hamil. | |
| Om3Heart untuk ibu menyusui | Konsumsi Om3Heart untuk ibu menyusui umumnya aman dan direkomendasikan. Karena kandungan DHA yang terdapat pada minyak ikan berperan penting untuk perkembangan otak dan mata bayi. |
| Meski begitu, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen ini. | |
| Bentuk obat | Kapsul lunak |
Peringatan sebelum Menggunakan Om3Heart
Meski bisa dibeli tanpa resep dokter, penggunaan Om3Heart tetap tidak boleh sembarangan. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
- Jangan menggunakan Om3Heart bila Anda alergi terhadap ikan, seafood, atau kacang kedelai. Bila ragu, konsultasikan dengan dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki sebelum mengonsumsi suplemen ini.
- Sampaikan kepada dokter perihal penggunaan Om3Heart jika Anda menderita diabetes, penyakit liver, penyakit pankreas, hipotiroidisme, gangguan bipolar, familial adenomatous polyposis (polip usus), atau kondisi yang menurunkan daya tahan tubuh, seperti HIV/AIDS.
- Informasikan kepada dokter mengenai konsumsi Om3Heart jika Anda sedang menggunakan obat secara rutin, termasuk suplemen lain dan produk herbal apa apun. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan alat tertentu yang ditanam dalam tubuh, seperti alat pacu jantung atau defibrilator.
- Bicarakan dengan dokter bahwa Anda sedang menggunakan Om3Heart bila direncanakan untuk menjalani prosedur medis apa pun, termasuk operasi gigi.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan, sebelum menggunakan Om3Heart.
- Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Om3Heart.
Dosis dan Aturan Pakai Om3Heart
Dosis Om3Heart dapat berbeda untuk setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaan. Umumnya, Om3Heart dapat dikonsumsi 2 kapsul per hari.
Cara Menggunakan Om3Heart dengan Benar
Konsumsilah Om3Heart sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Guna mendapatkan hasil yang optimal, ikutilah cara mengonsumsi Om3Heart:
- Om3Heart bisa dikonsumsi setelah makan atau sesuai petunjuk dokter. Telan kapsul secara utuh dengan bantuan air putih.
- Apabila hendak memberikannya kepada anak usia 2–12 tahun, kapsul bisa digunting terlebih dahulu, kemudian campurkan isi kapsul dengan jus, susu, maupun sereal.
- Jika Anda lupa menggunakan Om3Heart, segera minum suplemen ini bila masih pada hari yang sama. Bila sudah beda hari, abaikan dosis yang terlewatkan dan lanjutkan konsumsi suplemen ini tanpa menggandakan dosis.
- Penggunaan Om3Heart perlu diimbangi dengan konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari. Suplemen ini berguna untuk melengkapi asupan omega 3 yang kurang dari makanan, bukan sebagai pengganti nutrisi dari makanan.
- Simpan Om3Heart di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Om3Heart yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Om3Heart dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika Om3Heart digunakan bersama obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya tekanan darah rendah (hipotensi) jika digunakan bersama obat antihipertensi
- Penurunan efektivitas Om3Heart dalam menurunkan trigliserida darah jika digunakan bersama pil KB
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama obat antikoagulan atau antiplatelet, seperti warfarin
Guna menghindari interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan dengan dokter jika hendak menggunakan Om3Heart bersama suplemen lain, obat, maupun produk herbal tertentu.
Anda bisa memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER, untuk mendapatkan saran penggunaan yang tepat sesuai kondisi kesehatan Anda sekaligus memastikan keamanan kombinasi produk yang dikonsumsi.
Efek Samping dan Bahaya Om3Heart
Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, Om3Heart jarang menimbulkan efek samping. Namun, pada sebagian orang, penggunaan suplemen ini mungkin dapat menyebabkan efek samping berupa:
- Mual
- Diare
- Sakit perut
- Bersendawa
- Rasa amis pada mulut
- Bau mulut
Sampaikan kepada dokter bila efek samping di atas tidak kunjung reda atau justru memburuk. Segera ke dokter atau IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti perdarahan yang sulit berhenti.
Untuk mempermudah, Anda juga bisa melakukan booking dokter di aplikasi ALODOKTER agar mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan cepat dan sesuai kebutuhan.
