Salah satu manfaat daun pegagan yang paling populer adalah menjaga kesehatan kulit. Tak hanya sekadar menjaga, ekstrak daun pegagan juga banyak digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit, seperti luka atau keloid.

Hampir semua orang ingin memiliki kulit yang sehat, cerah, dan bersih. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkannya, mulai dari rajin membersihkan kulit, rutin melakukan perawatan kulit, hingga menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun pegagan (Centella asiatica).

Beragam Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan Kulit - Alodokter

Daun pegagan merupakan tanaman herba liar yang banyak ditemukan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini sudah lama dikenal dengan manfaatnya untuk menyehatkan kulit dan mengobati masalah pada kulit.

Berbagai Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan Kulit

Berikut ini adalah beberapa manfaat daun pegagan untuk kesehatan kulit:

1. Mengurangi stretch mark

Ada berbagai riset yang menunjukkan bahwa ekstrak daun pegagan dapat menyamarkan atau mengurangi stretch mark, terutama pada wanita hamil. Ekstrak daun ini biasanya digunakan dalam bentuk gel, losion, atau krim.

Efektivitas daun pegagan bahkan dinilai bisa menyamakan minyak zaitun dan minyak almond dalam memperbaiki bentuk dan tekstur kulit. Meski demikian, manfaat daun pegagan yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Lagi pula, stretch mark pada ibu hamil biasanya akan hilang atau memudar dengan sendirinya setelah melahirkan.  

2. Menyamarkan luka parut atau keloid

Kandungan asiaticoside di dalam daun pegagan diketahui dapat merangsang produksi kolagen yang baik untuk memperbaiki dan merangsang pertumbuhan jaringan kulit.

Berkat manfaatnya tersebut, daun pegagan kerap digunakan untuk mencegah dan menyamarkan bekas luka atau jaringan parut yang muncul setelah proses pemulihan luka.

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa obat oles yang mengandung ekstrak daun pegagan terlihat dapat mencegah terbentuknya keloid setelah luka.

3. Menyembuhkan luka pada kulit

Daun pegagan memiliki sifat antiradang, antibakteri, dan antioksidan yang penting dalam proses penyembuhan luka. Selain itu, berbagai riset pun menyatakan bahwa daun pegagan dapat meningkatkan produksi kolagen yang juga baik untuk menyembuhkan luka pada kulit.

4. Melembapkan kulit

 Daun pegagan juga dapat dimanfaatkan sebagai pelembap alami kulit. Sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan krim atau losion yang mengandung ekstrak tumbuhan ini dapat menjaga kelembapan kulit dan mengatasi kulit kering.

Berkat kandungan zat antibakteri dan antiradang di dalamnya, daun pegagan juga baik untuk mencegah dan meredakan iritasi kulit serta menghambat pertumbuhan bakteri di kulit.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Daun Pegagan

Layaknya obat-obatan herba pada umumnya, daun pegagan juga bisa menimbulkan efek samping meski jarang terjadi. Efek samping tersebut meliputi:

  • Sakit kepala
  • Nyeri perut
  • Mual
  • Pusing
  • Rasa kantuk
  • Perih atau iritasi di kulit
  • Reaksi alergi

Selain itu, hingga saat ini belum ada cukup riset yang dapat memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan daun pegagan pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Oleh karena itu, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu jika hendak menggunakan daun pegagan, baik dalam bentuk obat oles atau suplemen yang diminum.

Daun pegagan juga sebaiknya tidak digunakan oleh penderita kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti gangguan fungsi hati dan hepatitis, karena berisiko memperparah kondisi yang diderita.

Meski manfaat daun pegagan telah dikenal baik untuk kesehatan kulit, Anda tetap disarankan berkonsultasi dulu dengan dokter saat hendak menggunakan daun pegagan untuk mengatasi masalah kulit atau mengobati penyakit tertentu.