Perbedaan pilates dan gym bukan hanya dari segi gerakan, manfaat dan pendekatannya pun berbeda. Pilates dikenal dengan latihan yang menitikberatkan pada penguatan otot inti, kelenturan, serta keseimbangan tubuh. Sementara itu, gym lebih identik dengan latihan kekuatan, angkat beban, atau kardio yang membantu membentuk otot. 

Pilihan olahraga yang beragam sering kali memunculkan pertanyaan tentang perbedaan pilates dan gym. Pilates umumnya dilakukan dengan gerakan terkontrol dan perlahan, baik di atas matras maupun menggunakan alat seperti reformer. Di sisi lain, gym menawarkan ragam alat, mulai dari treadmill, sepeda statis, hingga berbagai mesin pembentuk otot.

Perbedaan Pilates dan Gym, Ini yang Perlu Diketahui - Alodokter

Selain alat yang digunakan, masih banyak perbedaan mendasar di antara kedua olahraga ini yang penting untuk diketahui sebelum Anda mulai melakukan salah satu atau keduanya.

Perbedaan Pilates dan Gym Secara Umum

Agar Anda bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan tujuan dan kondisi tubuh, penting untuk memahami lebih mendalam perbedaan pilates dan gym berdasarkan beberapa aspek utama berikut ini:

1. Fokus latihan

Pilates mengutamakan penguatan otot inti yang meliputi perut, pinggul, punggung bawah, dan otot panggul. Fokus latihan ini bertujuan untuk menopang postur tubuh agar tetap stabil, meningkatkan koordinasi, serta mencegah cedera. 

Gerakan pilates dirancang untuk memperbaiki keseimbangan, kelenturan, dan kontrol tubuh secara keseluruhan.

Sebaliknya, latihan di gym menargetkan penguatan berbagai kelompok otot tubuh secara lebih luas, seperti dada, punggung, lengan, bahu, kaki, dan pinggul. Tujuannya adalah membentuk otot, meningkatkan ukuran dan kekuatan otot, serta memperbaiki daya tahan fisik dan kesehatan kardiovaskular. 

Latihan gym sering kali dipilih oleh mereka yang ingin membangun otot, menurunkan berat badan, atau meningkatkan stamina.

2. Teknik dan gerakan

Gerakan dalam pilates bersifat terkontrol, mengalir, dan fokus pada ketepatan teknik serta sinkronisasi dengan pola pernapasan. Setiap gerakan dilakukan perlahan dan berulang dengan posisi tubuh yang benar, agar otot inti aktif sepanjang latihan. 

Pengulangan yang tidak terlalu banyak membuat pilates cocok untuk pemula, orang yang dalam masa rehabilitasi, atau mereka yang ingin menghindari tekanan berlebih pada sendi.

Sebaliknya, teknik latihan di gym sangat bervariasi, meliputi latihan beban, kardio, atau gabungan keduanya. Gerakan di gym dapat dilakukan secara cepat pada latihan kardio, seperti lari di treadmill atau bersepeda, ataupun lambat saat angkat beban dengan repetisi tinggi. 

Pengaturan beban dan intensitas sangat penting dalam gym, karena gerakan yang salah atau beban berlebih bisa meningkatkan risiko cedera. Inilah perbedaan pilates dan gym yang paling nyata saat menjalani tiap sesi latihan.

3. Alat yang digunakan

Pilates umumnya cukup dilakukan di atas matras khusus (mat pilates) tanpa alat tambahan. Namun, untuk variasi gerakan dan intensitas, sering digunakan bola pilates, resistance band, magic circle, ataupun reformer. Alat pilates didesain agar latihan tetap lembut pada sendi dan memaksimalkan kontraksi otot inti.

Sementara itu, gym memiliki fasilitas alat yang jauh lebih lengkap dan beragam. Anda akan menemukan mesin latihan seperti leg press, chest press, lat pulldown, smith machine, hingga alat kardio seperti treadmill, elliptical machine, dan sepeda statis

Selain itu, ada juga alat bebas, seperti dumbbell dan barbel dengan berbagai berat. Beragamnya alat menjadikan gym tempat yang ideal bagi mereka yang ingin menyesuaikan program latihan sesuai kebutuhan spesifik, baik untuk kekuatan, daya tahan, maupun kebugaran kardio.

4. Risiko cedera

Risiko cedera saat melakukan pilates terbilang rendah asalkan mengikuti instruksi dengan benar. Gerakannya minim hentakan dan tekanan pada sendi, sehingga lebih aman untuk pemula, lansia, hingga orang dalam masa rehabilitasi. 

Namun, penting untuk tetap memperhatikan teknik dan menggunakan instruktur berpengalaman, agar manfaatnya optimal dan cedera bisa dihindari.

Sebaliknya, latihan di gym umumnya memiliki risiko cedera yang lebih tinggi, terutama jika Anda menggunakan beban terlalu berat, gerakan yang tidak tepat, atau tanpa pengawasan instruktur. Cedera di gym biasanya berupa keseleo, otot ketarik, cedera punggung, atau masalah pada sendi. 

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk meningkatkan beban latihan secara bertahap dan selalu memperhatikan teknik yang benar. Inilah perbedaan pilates dan gym yang harus diperhatikan, terutama jika Anda memiliki riwayat cedera atau masalah sendi.

5. Tujuan latihan

Pilates ideal untuk mereka yang ingin memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, meredakan nyeri punggung, serta membantu pemulihan cedera atau rehabilitasi setelah operasi. Pilates juga sering digunakan untuk menurunkan stres lewat teknik pernapasan dan fokus mental, sehingga cocok mendukung kesehatan mental sekaligus fisik.

Sementara itu, gym lebih difokuskan untuk pembentukan otot, membakar kalori dan lemak tubuh, memperkuat tulang, meningkatkan metabolisme, dan melatih daya tahan fisik. Latihan di gym juga efektif bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan secara signifikan atau meningkatkan performa olahraga tertentu.

Manfaat Pilates dan Gym untuk Tubuh

Walaupun keduanya sama-sama menyehatkan, manfaat dari pilates dan gym bisa berbeda, tergantung pada tujuan latihan dan kondisi fisik Anda. Berikut ini adalah beberapa manfaat pilates yang perlu Anda cermati:

  • Menguatkan otot inti dan memperbaiki postur
  • Meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan
  • Membantu pemulihan cedera atau nyeri punggung
  • Mengurangi stres melalui latihan pernapasan yang terfokus
  • Meredakan keluhan saat menstruasi pada wanita

Sementara itu, gym juga memiliki manfaat yang sama baiknya untuk kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Membentuk dan membesarkan otot tubuh
  • Membakar kalori lebih banyak lewat latihan kardio
  • Meningkatkan massa tulang dan metabolisme
  • Melatih kekuatan serta daya tahan otot
  • Membantu menurunkan berat badan secara efektif

Setiap olahraga memiliki keunggulan serta tantangan tersendiri. Pemahaman tentang perbedaan pilates dan gym dapat membantu Anda menentukan pilihan latihan yang paling sesuai dengan kondisi pribadi. 

Jika tujuan Anda adalah pemulihan cedera, perbaikan postur, atau peningkatan fleksibilitas, pilates mungkin lebih cocok. Sebaliknya, untuk membangun otot, membakar lemak, dan meningkatkan daya tahan, gym bisa menjadi pilihan utama.

Namun, Anda juga bisa mencoba mengombinasikan pilates dan gym, karena keduanya dapat saling melengkapi untuk kesehatan tubuh yang maksimal. Jangan lupa, selalu pahami perbedaan pilates dan gym sebelum merancang program latihan.

Jika Anda memiliki keluhan khusus, seperti nyeri otot dan cedera, atau kondisi medis tertentu, Chat Bersama Dokter terlebih dahulu melalui aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan rekomendasi latihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.