Provelyn adalah obat yang bermanfaat untuk mengatasi kejang, gangguan kecemasan, serta nyeri saraf akibat fibromyalgia atau cedera tulang belakang. Obat ini mengandung bahan aktif pregabalin. 

Kandungan pregabalin di dalam Provelyn termasuk dalam jenis obat antikonvulsan. Obat ini bekerja dengan menghambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Provelyn juga dapat menghambat senyawa kimia di otak yang terlibat dalam proses terjadinya rasa cemas dan nyeri akibat kerusakan saraf. 

Provelyn

Provelyn tersedia dalam bentuk sediaan kapsul 50 mg, 75 mg, dan 150 mg.

Apa Itu Provelyn

Bahan aktif Pregabalin
Golongan Obat resep
Kategori Antikonvulsan
Manfaat Mengatasi kejang
Menangani gangguan kecemasan
Mengatasi nyeri saraf
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak usia di atas 8 tahun
Dohixat untuk ibu hamil Kategori D: Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia. Namun, obat dalam kategori ini masih mungkin digunakan ketika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa.
Dohixat untuk ibu menyusui Dohixat dapat dikonsumsi ibu menyusui, tetapi hanya jika disarankan oleh dokter. Penggunaan obat ini juga tidak boleh lebih dari 3 minggu.
Bentuk obat Kapsul

Beli Provelyn 50 mg 14 Kapsul di Aloshop
Beli Provelyn 150 mg 14 Kapsul di Aloshop

Peringatan sebelum Mengonsumsi Provelyn

Konsumsi obat apa pun tidak boleh dilakukan secara sembarangan, begitu juga Provelyn. Sebelum minum obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Provelyn tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap kandungan di dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan Provelyn jika Anda pernah atau sedang menderita PPOK, penyakit jantung, gangguan pembekuan darah, angioedema, penyakit ginjal, trombositopenia, atau diabetes.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami depresi, pikiran untuk bunuh diri, penyalahgunaan NAPZA, atau kecanduan alkohol.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini jika Anda sedang menyusui, hamil, atau sedang merencanakan kehamilan. 
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah minum Provelyn. Obat ini dapat menyebabkan pusing dan kantuk.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Provelyn.

Dosis dan Aturan Pakai Provelyn

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Provelyn berdasarkan kondisi pasien:

Kondisi: Kejang parsial atau epilepsi

Dewasa: 150 mg per hari, dibagi dalam 2–3 jadwal konsumsi. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan hingga 300 mg per hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 600 mg per hari.

Kondisi: Nyeri neuropatik 

  • Dewasa: 150 mg per hari, dibagi dalam 2–3 jadwal konsumsi. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 3–7 hari. Dosis maksimal 600 mg per hari.

Kondisi: Gangguan kecemasan 

  • Dewasa: 150 mg, dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 150 mg tiap minggu. Dosis maksimal 600 mg per hari.

Kondisi: Fibromyalgia

  • Dewasa: 150 mg per hari, dibagi dalam 2 jadwal konsumsi. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 600 mg per hari.

Cara Mengonsumsi Provelyn dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan petunjuk penggunaan di kemasan obat untuk mengonsumsi Provelyn. Jangan mengurangi atau menambah dosis yang sudah ditentukan tanpa persetujuan dokter.

Berikut ini adalah cara menggunakan Provelyn dengan benar:

  • Konsumsilah Provelyn sebelum atau setelah makan. Telan kapsul dengan air putih tanpa membuka dan mengeluarkan isi kapsul.
  • Konsumsi Provelyn pada waktu yang sama setiap harinya.
  • Jika Anda lupa meminum Provelyn, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Jangan menghentikan penggunaan Provelyn tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter karena berisiko memperburuk kondisi. 
  • Lakukan kontrol berkala sesuai jadwal yang diberikan dokter agar kondisi dan respons pasien terhadap obat dapat terpantau.
  • Simpan Provelyn di tempat kering dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Provelyn dengan Obat Lain

Kandungan pregabalin dalam Provelyn dapat menyebabkan interaksi obat jika digunakan bersama obat-obat tertentu. Efek interaksi yang dapat terjadi bisa berupa:

  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping yang fatal, seperti koma atau gangguan pernapasan, jika digunakan bersama obat golongan opioid, seperti codein, tramadol, atau oxycodone
  • Peningkatan risiko terjadinya angioedema jika digunakan bersama obat golongan ACE inhibitor, seperti enalapril
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan lorazepam

Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, diskusikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Provelyn bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Provelyn

Mengingat Provelyn mengandung pregabalin, ada efek samping yang mungkin terjadi setelah minum obat ini, antara lain:

  • Kantuk
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Pandangan kabur
  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Diare 
  • Mual atau muntah
  • Berat badan bertambah
  • Penurunan libido

Periksakan diri Anda ke dokter jika efek samping di atas tidak segera mereda atau makin parah. Segera cari pertolongan medis jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Warna kulit, bibir, jari tangan dan kaki membiru
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Bengkak di tangan, lengan, atau kaki
  • Nyeri dada
  • Mengi atau sesak napas
  • Nyeri otot atau kelemahan otot
  • Depresi
  • Muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri