Gejala asam urat adalah nyeri hebat mendadak pada sendi, pembengkakan di sendi, serta kulit tampak kemerahan dan hangat. Keluhan-keluhan ini paling sering terjadi pada jempol kaki, tetapi bisa juga menyerang sendi lain, seperti jari kaki lain, lutut, pergelangan kaki, siku, pergelangan tangan, dan jari tangan.
Saat penyakit asam urat kambuh, gejalanya bisa menetap hingga beberapa hari atau minggu. Setelah itu, gejala dapat mereda dengan sendirinya. Namun, jika serangan terjadi berulang dan tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sendi secara bertahap.
Berbagai Gejala Asam Urat
Gejala asam urat bisa terjadi ketika kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas normal. Berikut adalah keluhan-keluhan asam urat:
1. Nyeri sendi
Gejala utama asam urat adalah nyeri tajam yang berdenyut dan tidak tertahankan. Rasa sakit akibat penyakit ini bisa timbul mendadak, biasanya pada malam atau dini hari.
Nyeri akibat asam urat terasa parah dalam 4–12 jam pertama. Nyeri berat ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan membuat penderita sulit berjalan atau beristirahat dengan nyaman. Setelah itu, nyeri akan berkurang dengan sendirinya, tetapi masih bisa berlangsung hingga 10 hari atau lebih.
2. Sendi bengkak
Keluhan asam urat lainnya adalah pembengkakan pada sendi akibat peradangan, yang dapat membuat kulit di sekitarnya tampak tegang dan mengilap. Selain itu, pembengkakan ini juga akan membuat sendi susah digerakkan.
3. Sendi kemerahan, panas, dan sensitif
Sendi yang terkena serangan asam urat juga akan berwarna kemerahan atau kadang tampak lebih gelap. Sendi juga akan terasa panas seperti sedang terbakar dan teraba hangat bila disentuh.
Selain itu, sendi juga akan lebih sensitif terhadap sentuhan lembut. Sebagai contoh, gesekan kain selimut saja dapat membuat sendi terasa makin sakit.
4. Sendi kaku dan terbatas geraknya
Kaku pada sendi bisa muncul bila asam urat sudah berlangsung lama, terutama jika tidak diobati dengan baik. Hal ini dapat terjadi jika struktur sendi yang terkena gout menjadi rusak akibat peradangan yang terjadi berulang-ulang.
Kaku pada sendi dapat menyebabkan penderita asam urat sulit untuk beraktivitas. Misalnya, kaku pada jari tangan dapat menyebabkan kesulitan saat menggenggam barang. Selain itu, sendi yang kaku juga akan terasa nyeri ketika dipaksa untuk bergerak.
5. Tofus
Asam urat juga dapat menumpuk pada kulit di sekitar sendi dan menimbulkan benjolan yang disebut tofus. Benjolan ini terbentuk karena kadar asam urat terus-menerus tinggi tanpa diobati.
Benjolan tofus berwarna seperti kulit dan terasa padat. Meski tidak menimbulkan sakit, benjolan ini bisa mengganggu gerakan sendi di sekitarnya. Ketika serangan gout sedang kambuh, tofus akan terasa nyeri dan panas. Pada kasus tertentu, tofus bisa pecah dan mengeluarkan kristal asam urat.
Itulah beberapa gejala asam urat yang umum terjadi. Keluhan-keluhan ini dapat kambuh secara berkala, dengan frekuensi yang bervariasi pada setiap penderita. Jika tidak diobati, penyakit asam urat akan sering kambuh dan sendi yang terkena asam urat juga bisa lebih dari satu.
Gejala yang terjadi akibat penyakit asam urat mirip dengan gejala pada penyakit radang sendi lain, seperti pseudogout dan rheumatoid arthritis. Oleh sebab itu, untuk memastikan diagnosisnya, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Jika Anda mengalami keluhan nyeri sendi yang mendadak, bengkak, atau sering kambuh, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Anda juga bisa chat langsung dengan dokter melalui aplikasi Alodokter, untuk mendapatkan saran medis yang tepat.