Sacubitril-valsartan adalah kombinasi obat yang digunakan untuk mengatasi gagal jantung yang sudah berlangsung dalam jangka panjang (kronis). Obat ini bisa diperoleh setelah berkonsultasi dengan dokter.

Valsartan adalah obat hipertensi yang dapat menurunkan tekanan darah, sedangkan sacubitril merupakan obat yang dapat membantu mengontrol volume darah dalam tubuh. Dengan kombinasi cara kerja obat ini, beban kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh akan menjadi lebih ringan. 

Sacubitril-Valsartan

Sacubitril-valsartan tersedia dalam tiga varian. Masing-masing varian ini memiliki kandungan sacubitril dan valsartan yang berbeda-beda pada tiap tabletnya, yaitu:

  • 24 mg sacubitril dan 26 mg valsartan
  • 49 mg sacubitril dan 51 mg valsartan
  • 97 mg sacubitril dan 103 mg valsartan

Merek dagang sacubitril-valsartan: Uperio 

Apa Itu Sacubitril-Valsartan

Golongan Obat resep
Kategori Angiotensin receptor neprilysin inhibitor (ARNI)
Manfaat Mengobati gagal jantung kronis
Dikonsumsi oleh Dewasa
Sacubitril-valsartan untuk ibu hamil Kategori D: Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia. 
Namun, obat dalam kategori ini masih mungkin digunakan ketika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa.
Sacubitril-valsartan untuk ibu menyusui Sacubitril-valsartan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui. Konsultasikan dengan dokter mengenai alternatif obat yang bisa dikonsumsi selama masa menyusui.
Bentuk obat Tablet

Peringatan sebelum Mengonsumsi Sacubitril-Valsartan

Sebelum menggunakan sacubitril-valsartan, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Sacubitril-valsartan tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap obat ini atau obat golongan ACE inhibitor, seperti quinapril dan ramipril, atau obat golongan angiotensin receptor blocker (ARB), seperti candesartan dan losartan.
  • Jangan minum sacubitril-valsartan jika Anda baru mengonsumsi obat golongan ACE inhibitor dalam kurun waktu 36 jam.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, penyakit ginjal, angioedema, kadar kalium tinggi (hiperkalemia), diabetes, atau gangguan kelenjar adrenal.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang menjalani diet rendah garam dan menggunakan pengganti garam yang mengandung kalium.
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang minum sacubitril-valsartan jika direncanakan menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah menggunakan sacubitril-valsartan. Obat ini dapat menyebabkan pusing.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan sacubitril-valsartan. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, mungkin hamil, atau berencana untuk hamil. Sacubitril-valsartan dapat membahayakan janin, terutama jika diminum selama kehamilan trimester kedua atau ketiga.
  • Jika Anda aktif secara seksual, gunakan alat kontrasepsi yang paling efektif bagi Anda selama menjalani terapi dengan sacubitril-valsartan. 
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan sacubitril-valsartan.

Dosis dan Aturan Pakai Sacubitril-Valsartan

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan sacubitril-valsartan untuk mengatasi gagal jantung kronis:

  • Dosis awal: 49 mg sacubitril/51 mg valsartan (100 mg), 2 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap setelah 2–4 minggu hingga mencapai dosis pemeliharaan 97 mg/103 mg (200 mg), 2 kali sehari.

Cara Mengonsumsi Sacubitril-Valsartan dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum mengonsumsi sacubitril-valsartan. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.

Berikut ini adalah cara menggunakan sacubitril-valsartan dengan benar:

  • Minumlah sacubitril-valsartan sebelum atau sesudah makan.
  • Telan tablet sacubitril-valsartan secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan membelah, menggerus, atau mengunyah tablet.
  • Konsumsilah sacubitril-valsartan secara teratur pada waktu yang sama setiap harinya. 
  • Jika Anda lupa minum sacubitril-valsartan, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Lakukan pemeriksaan tekanan darah dan tes fungsi ginjal sesuai jadwal kontrol yang dianjurkan dokter selama menggunakan sacubitril-valsartan. Hal ini untuk memantau kondisi dan respons tubuh terhadap pengobatan.
  • Jika memungkinkan, gunakan tensimeter digital untuk memeriksa tekanan darah secara mandiri di rumah, terutama jika muncul gejala yang berbeda dari biasanya.
  • Hindari makanan tinggi kalium, seperti pisang, kacang merah, atau bayam, selama mengonsumsi sacubitril-valsartan.
  • Simpan sacubitril-valsartan di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Sacubitril-Valsartan dengan Obat Lain

Berikut ini adalah interaksi antarobat yang dapat terjadi jika sacubitril-valsartan digunakan bersama obat lain:

  • Peningkatan risiko terjadinya angioedema jika digunakan dengan obat golongan ACE inhibitor, seperti captopril atau lisinopril, atau obat golongan ARB, seperti candesartan dan irbesartan
  • Peningkatan risiko terjadinya tekanan darah rendah (hipotensi), hiperkalemia, atau gagal ginjal akut jika digunakan oleh penderita diabetes yang sedang mengonsumsi aliskiren
  • Peningkatan risiko terjadinya hipotensi jika digunakan dengan obat penghambat phosphodiesterase-5 (PDE-5), seperti sildenafil
  • Penurunan efektivitas sacubitril-valsartan dalam menurunkan tekanan darah jika digunakan bersama obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping sacubitril-valsartan jika digunakan dengan rifampicin atau ciclosporin
  • Penurunan efektivitas metformin dalam mengontrol kadar gula darah
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat penurun kolesterol golongan statin, seperti atorvastatin
  • Peningkatan risiko terjadinya overdosis lithium
  • Peningkatan risiko terjadinya hiperkalemia jika digunakan bersama obat diuretik hemat kalium, suplemen kalium, atau heparin

Untuk menghindari efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan sacubitril-valsartan bersama obat lain.

Efek Samping dan Bahaya Sacubitril-Valsartan

Beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi sacubitril-valsartan adalah:

  • Batuk
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Sakit perut
  • Mual
  • Mudah lelah
  • Vertigo

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika keluhan di atas tidak segera mereda atau makin berat. Segera cari pertolongan medis bila mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Sesak napas
  • Tekanan darah rendah, yang ditandai dengan pusing, sakit kepala, pandangan kabur, dan sulit berkonsentrasi
  • Hiperkalemia, yang gejalanya bisa berupa detak jantung lambat atau tidak teratur, denyut nadi lemah, linglung, lemah otot, mati rasa, atau kesemutan
  • Gangguan pada ginjal, seperti sulit atau tidak bisa buang air kecil, berat badan naik drastis, nyeri saat buang air kecil, atau bengkak pada tangan, kaki, atau pergelangan kaki
  • Pusing berat seperti akan pingsan
  • Lelah yang tidak biasa