Tempra Drop adalah obat untuk menurunkan demam pada bayi sampai usia 2 tahun. Obat ini dapat diberikan saat anak demam karena batuk pilek maupun setelah imunisasi. Selain demam, Tempra Drop juga dapat diberikan untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri akibat tumbuh gigi.

Tempra Drop merupakan salah satu produk varian Tempra. Obat ini mengandung paracetamol 80 mg per 0,8 ml yang berperan sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Kandungan tersebut bekerja pada pusat pengaturan rasa sakit dan suhu tubuh di otak, sehingga keluhan nyeri dan demam dapat berkurang.

Tempra Drop

Tempra Drop tersedia dalam ukuran 15 ml. Obat ini juga memiliki berbagai varian rasa, yaitu jeruk, anggur, dan stroberi, sehingga terasa tidak terlalu pahit untuk anak.

Beli Tempra Drop di Aloshop

Apa Itu Tempra Drop

Bahan aktif Paracetamol 80 mg tiap 0,8 ml
Golongan  Obat bebas
Kategori  Analgetik-antipiretik
Manfaat Menurunkan demam, termasuk setelah imunisasi anak
Meredakan rasa sakit dan nyeri, seperti saat tumbuh gigi
Digunakan oleh Bayi dan anak-anak usia < 2 tahun
Tempra Drop untuk ibu hamil dan ibu menyusui Tempra Drop hanya disarankan untuk bayi dan anak-anak
Bentuk obat Cairan tetes oral (drops)

Peringatan sebelum Menggunakan Tempra Drop

Meski merupakan obat bebas, Tempra Drop tidak boleh diberikan kepada anak dengan sembarangan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikannya kepada anak:

  • Jangan memberikan Tempra Drop jika anak alergi terhadap paracetamol. Jika ragu, berkonsultasilah ke dokter sebelum memberikan obat ini kepada anak.
  • Konsultasikan ke dokter sebelum memberikan Tempra Drop kepada anak jika ia pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, malnutrisi kronis, anemia hemolitik, penyakit liver, atau defisiensi G6PD.
  • Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Tempra Drop pada anak jika ia menderita diabetes. Paracetamol cair mengandung gula sehingga penggunaannya perlu dibatasi atau dihindari oleh penderita diabetes.
  • Mintalah saran dokter perihal konsumsi Tempra Drop jika anak sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi antarobat.
  • Sampaikan kepada dokter bahwa anak sedang mengonsumsi Tempra Drop jika ia direncanakan untuk menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Segera bawa anak ke dokter jika ia mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah minum Tempra Drop.

Dosis dan Aturan Pakai Tempra Drop

Untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada anak, Anda perlu memberikan anak AndaTempra Drop dengan dosis umum penggunaannya. Berikut ini adalah dosis penggunaan Tempra Drop::

  • Anak-anak usia 10–12 bulan: 1,2 ml, maksimal 5 kali sehari.
  • Anak-anak usia 3–9 bulan: 0,8 ml, maksimal 5 kali sehari.
  • Anak-anak usia < 3 bulan: Sesuai dengan anjuran dokter.

Tempra Drop dapat diberikan kepada anak tidak lebih dari 5 kali dalam 24 jam. Jarak antara dosis pertama dan selanjutnya setidaknya 4 jam.

Cara Menggunakan Tempra Drop dengan Benar 

Bacalah petunjuk penggunaan pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Hindari memberikan Tempra Drop melebihi dosis yang dianjurkan, serta memberikannya bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol.

Agar hasil pengobatan dengan Tempra Drop maksimal, ikutilah cara-cara menggunakan Tempra Drop dengan benar di bawah ini:

  • Tempra Drop dapat diberikan kepada anak sebelum atau sesudah makan.
  • Kocok botol sebelum obat diberikan anak. Gunakanlah pipet yang tersedia pada kemasan agar dosis yang diberikan akurat.
  • Teteskan langsung ke dalam mulut anak atau teteskan terlebih dahulu ke sendok.
  • Apabila anak muntah dalam waktu kurang dari 20 menit setelah minum Tempra Drop, berikan kembali obat ini dalam dosis yang sama. Namun, bila muntah terjadi 30 menit setelah anak minum obat, Anda tidak perlu memberikannya obat ini lagi.  
  • Hentikan penggunaan Tempra Drop ketika keluhan demam pada anak sudah mereda. Obat demam anak, seperti Tempra Drop, tidak untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
  • Hentikan pemberian Tempra Drop dan bawalah anak ke dokter jika demamnya belum turun setelah 3 hari, atau nyeri belum juga membaik meski telah 5 hari minum Tempra Drop.
  • Simpan Tempra Drop di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan memberikan Tempra Drop yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat cair tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.

Interaksi Tempra Drop dengan Obat Lain 

Berdasarkan kandungannya, Tempra Drop dapat menimbulkan sejumlah efek interaksi jika digunakan bersama obat-obatan lain, seperti:

  • Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika digunakan dengan obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika dikonsumsi bersama metoclopramide, domperidone, probenecid, atau isoniazid
  • Peningkatan kadar chloramphenicol atau busulfan di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping
  • Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
  • Penurunan efektivitas obat lamotrigine dalam mencegah kejang

Untuk mencegah efek interaksi obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan Tempra Drop kepada anak dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Tempra Drop

Apabila diberikan sesuai aturan pakai atau petunjuk dokter, Tempra Drop jarang menimbulkan efek samping. Namun, penggunaan produk paracetamol secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.

Jangan tunda untuk membawa anak ke dokter jika ia mengalami gejala gangguan fungsi hati, seperti:

  • Muntah-muntah
  • Lemas, tidak mau menyusu, atau tidak berselera makan
  • Perut bagian kanan atas terasa sakit
  • Urine berwarna gelap
  • Tinja berwarna pucat atau keabu-abuan
  • Penyakit kuning

Janji temu untuk konsultasi dengan dokter sudah bisa diatur dari rumah. Melalui fitur Chat Bersama Dokter, Anda dapat melihat dokter yang tersedia, mengecek jadwal praktik, dan langsung booking.

Segera bawa anak ke IGD terdekat jika ia mengalami reaksi alergi obat setelah minum Sanmol drop. Gejala alergi obat pada anak bisa berupa ruam dan bentol-bentol yang terasa gatal, bengkak di bibir atau lidah, mengi, atau sesak napas.