Makanan yang menjadi pantangan asam lambung mungkin berbeda-beda bagi tiap orang. Makanan yang menyebabkan sakit maag pada seseorang, belum tentu menyebabkan sakit maag juga pada orang lain. Namun sebagai gambaran umum, sebaiknya Anda pahami makanan dan minuman apa saja yang bisa membuat asam lambung naik.

Nyeri ulu hati akibat naiknya asam lambung dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain makanan dan aktivitas. Untuk menghindari kondisi ini, Anda bisa mulai memerhatikan hal-hal yang menjadi pantangan asam lambung, termasuk beberapa jenis makanan dan minuman tertentu.

Temukan Pantangan Asam Lambung di Sini Supaya Tidak Kembung Lagi - Alodokter

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa memicu naiknya asam lambung, sehingga perlu dihindari atau setidaknya dibatasi. Di antaranya adalah:

  • Makanan pedas
    Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada lapisan dalam kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati. Anda dapat mengganti cabai dengan bahan yang tidak terlalu pedas, seperti merica. Anda juga bisa mengganti saus cabai yang terlalu pedas dengan saus tomat.
  • Makanan berlemak
    Mengonsumi makanan berlemak juga bisa menjadi memicu peningkatan tekanan asam lambung. Makanan berlemak yang sebaiknya dihindari antara lain adalah daging sapi, kentang goreng, keripik kentang, es krim, susu, keju, serta makanan-makanan yang berminyak.
  • Buah dan sayur yang bersifat asam
    Jeruk, lemon, ataupun anggur adalah contoh buah-buahan yang bersifat asam, sehingga dapat menyebabkan asam lambung naik. Begitu juga dengan tomat dan salad yang ditambahi cuka. Buah-buahan dan sayur-sayuran asam ini menjadi pantangan asam lambung, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong.
  • Peppermint dan cokelat
    Peppermint dan cokelat memang baik bagi kesehatan. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, keduanya berisiko memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, karena efeknya dapat melemaskan otot sfingter esofagus yang terletak di antara lambung dan kerongkongan.
  • Bawang putih
    Meskipun memiliki berbagai manfaat, bawang putih juga dapat meningkatkan risiko terjadinya asam lambung dan menyebabkan kondisi ini lebih sering terjadi. Namun, efek bawang putih tersebut bisa berbeda pada tiap orang.
  • Makanan yang mengandung banyak gas
    Brokoli, kubis, kecambah, susu, dan kacang-kacangan termasuk makanan yang menimbulkan banyak gas sehingga memicu perut kembung. Bahan-bahan makanan ini juga bisa meningkatkan risiko naiknya asam lambung jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
  • Minuman beralkohol
    Minuman beralkohol berisiko melemaskan otot stingfer esofagus sehingga asam lambung dapat naik. Minuman beralkohol, apalagi yang sering menjadi penutup makanan utama, seperti wine, bir, koktail, berisiko memicu naiknya asam lambung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi alkohol.
  • Kafein dan minuman bersoda
    Sebagian orang merasakan asam lambungnya naik setelah mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Soda dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga menimbulkan keluhan nyeri ulu hati dan perut kembung.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Selain memerhatikan daftar makanan dan minuman di atas, jika Anda sering mengalami peningkatan asam lambung, disarankan mulai menerapkan pola hidup sehat. Di bawah ini adalah beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk mencegah naiknya asam lambung.

  • Jauhi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
  • Hindari kebiasaan berolahraga setelah makan.
  • Jangan makan terlalu banyak dalam satu waktu.
  • Usahakan untuk selalu menjaga berat badan ideal.
  • Jangan makan 3-4 jam sebelum tidur.
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan.

Penting memerhatikan beragam pantangan asam lambung, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit asam lambung. Pola makan dan kebiasaan hidup yang tidak teratur bisa memperparah kondisi yang dialami sekaligus menyebabkan komplikasi serius, mulai dari kerusakan gigi, hingga kerusakan atau kanker esofagus (kerongkongan). Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk memastikan makanan atau minuman yang perlu dihindari, sesuai kondisi Anda.