Urogetix adalah obat berbahan aktif phenazopyridine. Obat ini bermanfaat untuk meredakan nyeri, rasa terbakar, dan tidak nyaman saat buang air kecil akibat iritasi saluran kemih. Urogetix tersedia dalam bentuk kaplet.
Tiap kaplet Urogetix mengandung 100 mg phenazopyridine. Bahan aktif ini bekerja sebagai pereda nyeri langsung pada saluran kemih. Cara ini dapat membantu mengurangi keluhan nyeri, perih, atau tidak nyaman di saluran kemih akibat infeksi, cedera, operasi, atau penggunaan kateter urine.

Meski demikian, Urogetix tidak mengatasi penyebab utama infeksi, melainkan hanya meredakan gejala yang muncul. Oleh karena itu, Urogetix umumnya digunakan bersamaan dengan pengobatan utama, seperti antibiotik jika keluhan disebabkan oleh infeksi bakteri.
Apa Itu Urogetix
| Bahan aktif | Phenazopyridine |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Analgesik atau pereda nyeri saluran kemih |
| Manfaat | Meredakan gejala akibat iritasi saluran kemih |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥12 tahun |
| Urogetix untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko phenazopyridine terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Jika Anda sedang hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini. | |
| Urogetix untuk ibu menyusui | Produk phenazopyridine, seperti Urogetix, diduga bisa menyebabkan kelainan darah, seperti anemia hemolitik. Oleh sebab itu, obat ini tidak boleh digunakan oleh ibu menyusui, terutama jika bayinya belum genap 1 bulan atau menderita defisiensi G6PD. |
| Bentuk obat | Kaplet |
Peringatan sebelum Menggunakan Urogetix
Sama seperti obat resep lainnya, Urogetix perlu digunakan sesuai dengan arahan dokter. Sebelum mulai pengobatan, penting untuk memahami beberapa hal berikut ini:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi Anda. Urogetix tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap phenazopyridine.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menderita defisiensi G6PD, diabetes, penyakit ginjal, atau penyakit liver.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda baru-baru ini menjalani operasi pada perut.
- Pastikan dokter mengetahui jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
- Mintalah saran dokter perihal penggunaan Urogetix jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Urogetix bila direncanakan untuk menjalani tindakan medis apa pun, termasuk tes urine untuk memeriksa kadar gula dan keton.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan bila pusing setelah minum Urogetix. Pastikan Anda benar-benar prima sebelum beraktivitas kembali.
- Jangan menggunakan lensa kontak saat menjalani pengobatan dengan Urogetix. Sebab, kandungan obat ini dapat membuat urine dan air mata menjadi berwarna jingga atau merah dan menodai lensa kontak.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Urogetix. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
- Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Urogetix.
Dosis dan Aturan Pakai Urogetix
Dosis Urogetix untuk meredakan gejala iritasi saluran kemih adalah 2 kaplet, 3 kali sehari.
Cara Menggunakan Urogetix dengan Benar
Gunakan Urogetix sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar manfaat Urogetix maksimal, ikuti cara penggunaan berikut:
- Konsumsilah Urogetix pada waktu makan atau sesudah makan.
- Telan kaplet Urogetix dengan air putih secukupnya.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Urogetix, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila sudah mendekati jadwal konsumsi berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
- Simpan Urogetix di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Urogetix yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Urogetix dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika produk phenazopyridine, seperti Urogetix digunakan bersama obat-obat tertentu adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan ginjal jika digunakan bersamaan dengan obat-obat nefrotoksik (obat yang dapat merusak ginjal)
- Peningkatan risiko terjadinya methemoglobinemia jika digunakan dengan obat bius lokal, seperti prilocaine, levobupivacaine, bupivacaine, procaine, lidocaine, mepivacaine, ropivacaine, atau tetracaine
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan atau kerusakan hati jika digunakan dengan leflunomide atau bedaquiline
Supaya terhindari dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah ke dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama Urogetix.
Efek Samping dan Bahaya Urogetix
Efek samping yang bisa terjadi akibat penggunaan produk ondansetron, termasuk Urogetix, meliputi:
- Sakit kepala
- Pusing
- Kram perut
Bila efek samping tidak kunjung membaik atau justru makin mengganggu, Anda bisa berkonsultasi melalui layanan Chat Bersama Dokter. Dokter akan membantu mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan saran penanganan yang sesuai.
Segera ke dokter jika terjadi keluhan yang lebih serius, termasuk:
- Urine makin sedikit atau tidak keluar sama sekali
- Tubuh bengkak dan berat badan naik drastis
- Linglung, hilang selera makan, nyeri pada punggung bagian bawah
- Demam, menggigil, kulit pucat atau tampak kekuningan
- Kulit berwarna kebiruan atau keunguan
- Reaksi alergi berat, yang gejalanya berupa ruam, gatal, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas
Dengan fitur Booking Dokter di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa langsung membuat janji temu berdasarkan lokasi, jadwal, dan ulasan dari pengguna lain. Praktis dan efisien!