Meski pun banyak kasus vertigo dapat sembuh dengan sendirinya, akan lebih baik jika kondisi ini diperiksakan ke dokter, terutama jika vertigo terjadi secara berulang.

Contoh obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi vertigo adalah:

  • Antihistamin, seperti betahistine.
  • Benzodiazepine, seperti diazepam dan lorazepam.
  • Anti muntah, misalnya metoclopramide.

Untuk membantu meredakan gejala vertigo, Anda dapat melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Berbaring sejenak di ruangan yang tenang dan gelap untuk meredakan sensasi pusing berputar.
  • Hindari gerakan yang tiba-tiba.
  • Duduk selama vertigo kambuh.
  • Hindari menggunakan komputer, menonton televisi, atau menyalakan lampu yang terlalu terang.
  • Jika vertigo kambuh ketika berbaring, cobalah untuk duduk dan jangan menggerakkan tubuh.

Pada dasarnya, pengobatan vertigo harus disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut ini adalah metode pengobatan yang disesuaikan dengan penyebab vertigo:

BPPV 

Tindakan dalam menangani BPPV dapat berupa reposisi kanalit, yang bertujuan untuk memindahkan kristal di saluran semisirkular ke organ lain. Tindakan ini dikerjakan dengan meminta pasien untuk melakukan gerakan atau manuver khusus. Dokter juga akan mengajarkan gerakan reposisi kanalit pada pasien agar dapat dipraktikkan di rumah.

Dalam mengatasi BPPV, dokter juga dapat melakukan operasi jika prosedur reposisi kanalit tidak berhasil. Operasi ini bertujuan untuk menyumbat tulang yang ada di telinga bagian dalam. Alat penyumbat yang digunakan berfungsi menghambat saluran semisirkular dalam merespons gerakan kepala, sehingga dapat mencegah gejala pusing yang dapat memicu vertigo.

Labirinitis

Labirinitis akan ditangani dengan obat-obatan seperti desloratadine, diazepam, atau prednison. Dokter juga dapat menganjurkan tindakan lanjutan berupa terapi rehabilitasi vestibular atau vestibular rehabilitation therapy (VRT).

Terapi rehabilitasi vestibular bertujuan untuk melatih otak dalam menyeimbangkan sinyal yang datang dari saraf vestibular. Beberapa metode yang digunakan meliputi:

  • Mengkoordinasikan gerakan tangan dan mata.
  • Merangsang rasa pusing agar otak terbiasa.
  • Melatih keseimbangan tubuh.
  • Melatih kebugaran dan kekuatan tubuh.

Penyakit Meniere

Untuk mengatasi vertigo pada penyakit Meniere, dokter akan memberikan obat-obatan untuk meredakan gejala. Contohnya:

  • Diazepam, untuk meredakan rasa pusing berputar.
  • Promethazine, untuk meredakan mual dan muntah.
  • Pemberian gentamicin atau kortikosteroid langsung ke dalam telinga.

Jika vertigo yang disebabkan penyakit Meniere tergolong berat, dokter dapat merekomendasikan pasien untuk menjalani prosedur pembedahan. Di antaranya adalah:

  • Pembedahan kantung endolimfe. Dalam prosedur ini, beberapa bagian tulang yang ada di kantung endolimfe akan diangkat. Pada kasus tertentu, dokter juga meletakkan tabung khusus pada telinga. Prosedur ini bertujuan untuk mengurangi produksi cairan yang terjadi di telinga.
  • Pembedahan saraf vestibular. Prosedur ini bekerja dengan memotong saraf (vestibular) yang menghubungkan sensor keseimbangan dan pergerakan yang ada pada telinga bagian dalam dan otak.
  • Labyrinthectomy. Prosedur ini bekerja dengan menghilangkan organ yang berfungsi mengatur keseimbangan dan pendengaran. Labyrinthectomy hanya dilakukan pada penderita Meniere yang sudah kehilangan pendengaran sepenuhnya.