Zoltin ovula adalah obat yang mengandung dua zat aktif, yaitu metronidazole dan nystatin. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi vagina yang disebabkan oleh gabungan parasit Trichomonas vaginalis dan jamur Candida albicans. Sediaan ovula memudahkan obat ini langsung bekerja di sumber infeksi.

Metronidazole yang terkandung dalam Zoltin ovula bekerja dengan cara membunuh parasit pemicu infeksi vagina, sedangkan nystatin menghentikan pertumbuhan jamur di vagina. Kombinasi ini membantu mengatasi infeksi campuran di vagina secara tuntas tanpa perlu menggunakan dua obat terpisah.

Zoltin Ovula

Trichomonas vaginalis merupakan parasit penyebab trikomoniasis yang dapat menimbulkan keputihan berbusa, bau tidak sedap, serta rasa gatal atau nyeri di vagina. Sementara itu, Candida albicans merupakan jamur penyebab kandidiasis vagina yang menyebabkan keputihan kental, gatal, dan iritasi.

Apa Itu Zoltin Ovula

Bahan aktif Metronidazole 500 mg dan nystatin 100.000 IU
Golongan Obat resep
Kategori Antimikroba dan antijamur
Manfaat Mengobati infeksi vagina atau vaginitis yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan jamur Candida albicans.
Digunakan oleh Dewasa
Zoltin ovula untuk ibu hamil Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko metronidazole ovula terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Kategori A: Studi terkontrol pada ibu hamil tidak menunjukkan adanya risiko nystatin ovula terhadap janin dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin.
Zoltin tidak boleh digunakan pada trimester pertama kehamilan. Pada trimester kedua dan ketiga, obat hanya boleh digunakan untuk meredakan gejala saja, bukan sebagai pengobatan utama.
Zoltin ovula untuk ibu menyusui Jangan menyusui selama menjalani pengobatan dengan ovula berbahan aktif metronidazole dan nystatin.
Bentuk obat Ovula

Peringatan sebelum Menggunakan Zoltin Ovula

Sebelum menjalani pengobatan dengan Zoltin ovula, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar penggunaan obat ini aman dan sesuai dengan kondisi Anda, yaitu:

  • Informasikan kepada dokter perihal riwayat alergi Anda. Zoltin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap metronidazole, tinidazole, atau nystatin.
  • Mintalah saran dokter perihal penggunaan Zoltin ovula jika Anda memiliki penyakit liver, ensefalopati hepatik, atau kelainan darah.
  • Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Zoltin ovula jika Anda sedang menderita penyakit arteri perifersindrom Raynaud, atau penyakit sistem saraf, termasuk neuropati perifer.
  • Pastikan dokter mengetahui jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Beri tahu dokter jika Anda dan pasangan sedang menunda kehamilan dengan penggunaan kondom atau diaphragm. Penggunaan ovula yang terbuat dari metronidazole dan nystatin dapat menurunkan efektivitas alat kontrasepsi tersebut.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mencegah interaksi antarobat.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol atau makanan maupun obat yang mengandung propylene glycol, 3 hari sebelum sampai 3 hari sesudah menggunakan Zoltin ovula.
  • Jangan menggunakan obat lain yang dimasukkan ke dalam vagina saat menjalani pengobatan dengan Zoltin ovula tanpa petunjuk dokter.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang berat setelah menggunakan Zoltin ovula.

Dosis dan Aturan Pakai Zoltin Ovula

Berdasarkan kandungannya, rekomendasi dosis Zoltin ovula adalah 1 ovula per hari, selama 710 hari hari berturut-turut, atau menurut petunjuk dokter. Jika Anda ragu tentang dosis atau cara pakai, konsultasikan melalui layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.

Cara Menggunakan Zoltin Ovula dengan Benar

Gunakan Zoltin ovula sesuai dengan petunjuk pada kemasannya atau ikuti anjuran dokter. Jangan menggunakan obat ini lebih banyak atau lebih sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai.

Agar pengobatan dengan Zoltin bisa optimal dan aman, ikuti langkah berikut:

  • Zoltin ovula hanya digunakan di vagina. Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini, serta pastikan area vagina bersih sebelum memasukkan obat.
  • Masukkan 1 Zoltin ovula ke dalam vagina setiap malam menjelang tidur, usahakan dalam posisi berbaring untuk memaksimalkan penyerapan obat. Untuk mempercepat larutnya obat, basahi ovula dengan sedikit air sebelum digunakan.
  • Gunakan Zoltin ovula setiap malam sesuai anjuran dokter. Obat ini tetap boleh digunakan meski sedang menstruasi.
  • Jika Anda lupa menggunakan Zoltin ovula, segera gunakan begitu teringat di hari yang sama. Bila sudah beda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan penggunaan obat ini seperti biasa. Jangan menggunakan dua ovula sekaligus untuk mengganti dosis yang terlewat.
  • Jangan melewatkan dosis atau menghentikan pengobatan sebelum waktunya, meski gejala sudah membaik. Hal ini penting agar infeksi benar-benar sembuh dan tidak kambuh.
  • Hati-hati saat menggunakan Zoltin ovula. Jangan sampai obat ini mengenai mata karena dapat menimbulkan perih dan iritasi. Apabila area tersebut terkena obat, segera bilas dengan air sampai bersih.
  • Hindari douching vagina atau gurah vagina selama penggunaan Zoltin ovula untuk menjaga efektivitas pengobatan.
  • Tunda berhubungan seksual sampai infeksi vagina benar-benar sembuh.
  • Lakukan kontrol sesuai jadwal yang diberikan dokter agar hasil terapi dapat terpantau. Selama menggunakan Zoltin ovula, Anda mungkin perlu menjalani pemeriksaan darah dan tes fungsi liver secara berkala.
  • Berkonsultasilah ke dokter jika gejala infeksi vagina belum membaik setelah penggunaan Zoltin ovula selesai. Namun, bila keluhan memburuk atau sangat mengganggu, periksakan ke dokter meski pengobatan belum rampung.
  • Simpan Zoltin ovula di tempat yang sejuk dan terhindar dari suhu panas dan lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan gunakan Zoltin ovula yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Zoltin Ovula dengan Obat Lain

Mengingat Zoltin ovula mengandung metronidazole dan nystatin, efek interaksi yang bisa terjadi akibat menggunakan produk ini dengan obat lain adalah:

  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama warfarin
  • Peningkatan risiko timbulnya gejala psikosis, seperti linglung, delusi, atau halusinasi, jika digunakan dengan disulfiram
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping berupa mual, muntah, wajah merah dan panas, serta kram perut hebat jika dibarengi dengan konsumsi makanan atau minuman beralkohol
  • Peningkatan risiko terjadinya keracunan busulfan atau fluorouracil
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat lithium atau ciclosporin
  • Penurunan efektivitas obat phenobarbital, obat yang mengandung progesteron, atau phenytoin

Agar aman, berkonsultasilah ke dokter jika hendak menggunakan obat lain bersamaan dengan Zoltin ovula.

Efek Samping dan Bahaya Zoltin Ovula

Penggunaan Zoltin ovula bisa menimbulkan sejumlah efek samping ringan maupun berat. Efek samping ringan yang bisa timbul antara lain: 

  • Iritasi, panas, atau gatal di area vagina
  • Keputihan
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual

Anda bisa berkonsultasi melalui layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping tersebut tidak membaik atau makin mengganggu. Melalui chat, dokter akan membantu mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan saran penanganan yang sesuai.

Sementara itu, efek samping serius yang bisa terjadi akibat penggunaan Zoltin ovula yaitu:

  • Gangguan saraf, termasuk kebas, kesemutan, lemah otot, dan gangguan keseimbangan
  • Gejala gangguan liver, seperti mual dan muntah yang tidak kunjung berhenti, nyeri perut, tinja pucat seperti dempul, kulit dan mata menguning (penyakit kuning)
  • Nyeri perut hebat dan urine mengandung darah

Segera temui dokter jika timbul keluhan berat setelah menggunakan Zoltin. Dengan fitur Booking Dokter di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa langsung membuat janji temu berdasarkan lokasi, jadwal, dan ulasan dari pengguna lain.

Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi berat setelah memakai Zoltin ovula. Gejala alergi obat antara lain biduran, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas.