Manfaat Ubi Ungu, Enak Dimakan Hingga Antikanker

Selain nikmat, beragam manfaat ubi ungu juga bisa Anda rasakan. Mulai dari menjaga berat badan hingga menurunkan tekanan darah tinggi.

Karbohidrat tidak hanya bisa didapat dari beras atau nasi, tetapi juga berasal dari ubi. Ubi mentah kaya akan karbohidrat kompleks, serat makanan dan beta-karoten (karotenoid provitamin A), serta mengandung kadar mikronutrien yang seimbang. Dengan banyaknya kandungan yang ada di dalam ubi (termasuk ubi ungu), tidak mengherankan jika umbi-umbian yang satu ini pun kaya akan manfaat yang berguna untuk tubuh.

Manfaat Ubi Ungu Enak Dimakan Hingga Antikanker - alodokter

Menurunkan tekanan darah tinggi

Menurut para peneliti, mengonsumsi ubi ungu efektif mengurangi tekanan darah serta menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada penderita hipertensi. Sayuran, buah-buahan, atau umbi-umbian berwarna ungu kaya akan antioksidan seperti antosianin, karotenoid, dan asam fenolik. Fungsi antioksidan tersebut ialah mengurangi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit jantung dan stroke.

Umbi ungu juga memiliki kadar asam klorogenik yang tinggi. Dalam percobaan yang dilakukan terhadap hewan, zat ini dinilai mampu mengurangi tekanan darah tinggi. Dan tahukah Anda jika ubi ungu lebih baik dimakan beserta dengan kulitnya? Cara ini dirasa paling baik untuk mendapatkan khasiat maksimal antioksidan dari ubi ungu.

Menjaga berat badan

Ubi ungu baik dikonsumsi oleh penderita obesitas. Dalam sebuah penelitian kecil terhadap pasien obesitas disimpulkan bahwa menambahkan dua porsi ubi ungu selama satu bulan dalam asupan makanan tidak akan membuat berat bedan naik. Sekaligus, tekanan darah mereka pun berkurang.

Antikanker

Ubi berwarna seperti ubi ungu memiliki jumlah komponen antikanker yang tinggi. Sekali lagi, ini berkat antosianin yang kerap kali dikaitkan dapat mengurangi risiko kanker. Peneliti juga menemukan jika sianidin dan peonidin (turunan dari antosianin) diduga mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Dan yang tak kalah penting, ubi ungu juga memiliki tingkat senyawa kimia fenol antipenuaan yang tinggi. Namun perlu diingat bahwa sifat antikanker tersebut hanya berlaku jika ubi ungu dalam keadaaan segar. Jika sudah disimpan selama beberapa bulan, sifat antikanker ubi ungu akan berkurang.

Antiradang (antiinflamasi)

Studi terhadap pria dewasa sehat menunjukkan jika mengonsumsi ubi ungu diduga mampu mengurangi risiko peradangan atau inflamasi dan kerusakan DNA.

Berbagai manfaat ubi ungu seperti yang disebutkan di atas bisa Anda dapatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan dibuat penganan berikut:

Keik Ubi Ungu

Bahan:

3 buah ubi ungu manis, kupas dan potong dadu

250 ml santan

120 ml blueberry segar

2 sdm air perasan lemon

2 sdm mentega tawar

1 sdm madu

1 sdt kayu manis

Kacang untuk hiasan

Cara membuat:

  1. Rebus ubi ungu hingga empuk dan matang, kurang lebih 15 menit. Angkat dan tiriskan.
  2. Taruh ubi ungu di dalam mangkuk besar dan hancurkan hingga halus.
  3. Panaskan oven hingga bersuhu 204°Celcius.
  4. Campur santan, air perasan lemon, mentega, madu, dan kayu manis. Aduk hingga rata.
  5. Masukkan campuran nomor4 ke dalam adonan ubi ungu. Uleni hingga rata.
  6. Kemudian tambahkan buah blueberry segar. Hancurkan dengan tangan dan uleni hingga rata kembali.
  7. Tempatkan adonan ubi ungu dalam cetakan mangkuk kecil, taburi kacang di atasnya, dan panggang dalam oven selama 10-15 menit atau sampai kacang matang.

Jika ingin membeli dan mendapatkan manfaat ubi ungu, hindari yang berkeriput atau berkecambah karena rasanya kurang manis. Selain itu, simpan ubi ungu di tempat yang sejuk dan kering.