Alaxan FR adalah obat untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, atau nyeri saat menstruasi. Selain itu, obat yang mengandung kombinasi ibuprofen dan paracetamol ini juga bermanfaat untuk menurunkan demam.

Paracetamol dalam Alaxan FR bekerja pada pusat pengaturan nyeri dan suhu tubuh di otak. Sementara itu, ibuprofen berperan dalam menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang memicu terjadinya peradangan. 

Alaxan FR

Berbekal cara kerja bahan di dalamnya, Alaxan FR mampu menghasilkan efek pereda nyeri sekaligus penurun demam yang optimal. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan termasuk obat bebas terbatas yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Namun, obat ini tetap harus digunakan sesuai petunjuk pada kemasan.

Apa Itu Alaxan FR

Bahan aktif Ibuprofen 200 mg dan paracetamol 325 mg
Golongan Obat bebas terbatas
Kategori Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), analgesik dan antipiretik
Manfaat Meredakan nyeri ringan hingga sedang, serta menurunkan demam
Digunakan oleh Dewasa
Alaxan FR untuk ibu hamil  Usia kehamilan ≤20 minggu
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Usia kehamilan ≥20 minggu
Kategori D: Ada bukti bahwa kandungan ibuprofen berisiko terhadap janin manusia. Namun, obat dalam kategori ini masih mungkin digunakan ketika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa.
Alaxan FR untuk ibu menyusui Bila digunakan sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan aturan pakainya, Alaxan FR aman bagi ibu menyusui dan bayi yang menyusu.
Bentuk obat  Kapsul 

Peringatan sebelum Menggunakan Alaxan FR

Meski mudah didapat, Alaxan FR tidak boleh digunakan sembarangan. Sebelum mengonsumsi obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan mengonsumsi Alaxan FR jika Anda alergi terhadap kandungan obat ini atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lain, terutama aspirin. Diskusikan dengan dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki.
  • Hindari penggunaan Alaxan FR jika Anda sedang menderita tukak lambung, ulkus duodenum, polip hidung, atau gangguan fungsi hati.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda baru saja menjalani operasi bypass jantung. Alaxan FR tidak boleh digunakan oleh individu dengan kondisi tersebut.
  • Konsultasikan ke dokter mengenai penggunaan Alaxan FR jika Anda sedang atau pernah menderita asma, penyakit jantung, penyakit ginjal, hipertensi, lupus, kolitis ulseratif, diabetes, defisiensi G6PD, gangguan pembekuan darah, porfiria, atau cacar air.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Alaxan FR jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter mengenai penggunaan Alaxan FR jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok selama menggunakan Alaxan FR. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya perdarahan saluran cerna.
  • Hindari langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Alaxan FR. Obat ini dapat menyebabkan pusing atau kantuk. 
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Alaxan FR.

Dosis dan Aturan Pakai Alaxan FR

Dosis umum penggunaan Alaxan FR untuk mengatasi nyeri dan demam adalah:

  • 1 kapsul, yang diminum 3–4 kali sehari.

Cara Menggunakan Alaxan FR dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan obat sebelum menggunakan Alaxan FR. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa seizin dokter.

Agar efek pengobatan maksimal, ikutilah cara menggunakan Alaxan FR dengan benar berikut ini:

  • Konsumsilah Alaxan FR bersama makanan atau segera setelah makan.
  • Telan kapsul obat secara utuh dengan bantuan air putih.
  • Bila Anda lupa mengonsumsi Alaxan FR, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu konsumsi obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Anda bisa menghentikan konsumsi Alaxan FR begitu keluhan mereda. Jangan gunakan obat yang mengandung ibuprofen lebih dari 10 hari berturut, kecuali atas saran dokter.
  • Periksakan diri ke dokter jika demam tidak kunjung mereda lebih dari 3 hari atau nyeri tidak membaik dalam waktu 10 hari meski telah menggunakan Alaxan FR.
  • Simpan Alaxan FR di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Alaxan FR dengan Obat Lain

Mengingat Alaxan FR mengandung ibuprofen dan paracetamol, interaksi yang bisa terjadi jika produk ini digunakan secara bersamaan dengan obat lain adalah:

  • Peningkatan risiko terjadinya kerusakan ginjal jika digunakan dengan tacrolimus
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan saluran cerna jika digunakan bersama warfarin, kortikosteroid, antidepresan jenis selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs), atau obat lain dari golongan OAINS, seperti aspirin
  • Peningkatan risiko terjadinya kejang jika digunakan dengan antibiotik quinolone
  • Penurunan efektivitas obat antihipertensi dan diuretik
  • Penurunan efektivitas Alaxan FR jika digunakan dengan cholestyramine
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika dikonsumsi bersama metoclopramide atau domperidone
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan warfarin

Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, diskusikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi Alaxan FR bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Alaxan FR

Karena Alaxan FR mengandung kombinasi ibuprofen dan paracetamol, ada efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi obat ini antara lain:

  • Kantuk 
  • Pusing
  • Mual atau muntah
  • Perut kembung
  • Nyeri perut
  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Diare

Segera konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping di atas terjadi dan tidak kunjung membaik. Dokter dapat memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut. 

Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti: 

  • Nyeri dada
  • Lemah pada salah satu sisi tubuh secara mendadak
  • Gangguan penglihatan
  • Bengkak di tungkai atau kaki
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Muntah darah atau BAB berdarah
  • Urine berwarna gelap
  • Penyakit kuning