Alco Flu dan Batuk adalah obat untuk meredakan gejala flu, seperti hidung tersumbat, bersin, dan batuk kering tidak berdahak. Alco Flu dan Batuk tersedia dalam bentu sirup, dan termasuk obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter sesuai aturan pakai.
Alco Flu dan Batuk mengandung pseudoephedrine, brompheniramine, dan dextromethorphan. Pseudoephedrine merupakan obat dekongestan yang bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah di rongga hidung sehingga dapat meredakan hidung tersumbat.

Kandungan brompheniramine pada Alco Flu dan Batuk adalah antihistamin yang membantu mengurangi gejala alergi, seperti bersin dan hidung berair. Sementara itu, dextromethorphan merupakan obat antitusif yang mampu mengurangi sinyal batuk dari otak sehingga keinginan untuk batuk berkurang.
Apa Itu Alco Flu dan Batuk
| Bahan aktif | Pseudoephedrine 30 mg, Brompheniramine maleate 2 mg, dan dextromethorphan HBr 10 mg |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Obat batuk pilek kombinasi dekongestan, antihistamin, dan antitusif |
| Manfaat | Meredakan batuk kering dan melegakan hidung tersumbat karena pilek |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Alco Flu dan Batuk untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pseudoephedrine dan dextromethorphan terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Alco Flu dan Batuk untuk ibu menyusui | Pseudoephedrine, dan brompheniramine dalam Alco Flu dan Batuk bisa mengurangi produksi ASI. Oleh karena itu, obat ini tidak dianjurkan untuk ibu yang baru mulai menyusui atau ibu menyusui yang mengalami ASI sedikit atau tidak lancar. |
| Konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan obat yang lebih aman untuk ibu menyusui. | |
| Bentuk obat | Sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Alco Flu dan Batuk
Meski tergolong obat bebas terbatas, Alco Flu dan Batuk tidak boleh digunakan sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
- Jangan memberikan Alco Flu dan Batuk jika Anda alergi terhadap kandungan obat ini. Bila ragu, beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki sebelum memberikan obat batuk pilek ini.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan irama jantung, hipertiroidisme, diabetes, glaukoma sudut tertutup, pembesaran prostat, sulit buang air kecil, atau gangguan fungsi hati maupun ginjal.
- Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter sebelum memberikan Alco Flu dan Batuk jika Anda sedang mengalami batuk dengan dahak yang banyak atau batuk kronis.
- Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Alco Flu dan Batuk jika Anda sedang atau pernah menderita gangguan pernapasan, seperti asma.
- Konsultasikan mengenai penggunaan Alco Flu dan Batuk jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat.
- Beri tahu dokter bahwa Anda baru saja atau sedang mengonsumsi obat ini jika direncanakan untuk menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu.
- Jangan langsung mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin apabila merasa mengantuk atau pusing setelah menggunakan obat ini karena brompheniramine dapat menurunkan kewaspadaan.
- Segera hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Alco Flu dan Batuk.
Dosis dan Aturan Pakai Alco Flu dan Batuk
Berikut ini adalah dosis Alco Flu dan Batuk berdasarkan usia pasien:
- Dewasa dan anak usia >12 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari
- Anak usia 6–12 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3 kali sehari.
- Anak usia 2-5 tahun: Sesuai petunjuk dokter.
Cara Menggunakan Alco Flu dan Batuk dengan Benar
Gunakan Alco Flu dan Batuk sesuai dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan atau sesuai anjuran dokter. Jangan menambah, mengurangi, atau menggandakan dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Berikut ini adalah cara menggunakan Alco Flu dan Batuk dengan benar yang bisa Anda ikuti:
- Alco Flu dan Batuk dapat dikonsumsi pada saat makan atau segera sesudah makan. Obat ini juga bisa diminum bersama susu. Tujuannya adalah untuk mencegah timbulnya sakit perut.
- Kocoklah botol sebelum obat digunakan. Pakailah alat takar yang disertakan dalam kemasan Alco Flu dan Batuk agar dosisnya tepat.
- Hindari konsumsi minuman berkafein, seperti teh atau cokelat, selama ia menggunakan Alco Flu dan Batuk. Kafein bisa menambah berat efek samping dari obat ini.
- Hentikan pemberian Alco Flu dan Batuk jika keluhan batuk pilek yang Anda alami sudah membaik. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika ada gejala.
- Jangan menggunakan Alco Flu dan Batuk lebih dari 3 hari karena justru dapat menyebabkan efek samping dan memperburuk gejala.
- Hentikan pengobatan dan hubungi dokter jika keluhan batuk pilek yang Anda alami belum membaik. Anda bisa melakukan konsultasi online dengan dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut yang cepat.
- Simpan Alco Flu dan Batuk di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Alco Flu dan Batuk dengan Obat Lain
Ada sejumlah interaksi obat yang bisa terjadi jika Alco Flu dan Batuk digunakan bersama dengan obat lain, antara lain:
- Penurunan efek antihipertensi dari metildopa, penghambat alfa, atau penghambat beta, seperti bisoprolol
- Peningkatan risiko terjadinya hipertensi jika digunakan dengan antidepresan trisiklik, atau stimulan, seperti methylphenidate
- Peningkatan risiko terjadinya aritmia jika digunakan bersama digoxin atau obat antikolinergik
- Peningkatan risiko terjadinya serotonin syndrome jika digunakan bersama antidepresan golongan SSRI atau trisiklik
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dextromethorphan jika digunakan dengan haloperidol atau amiodarone
- Peningkatan efek kantuk apabila digunakan bersama obat tidur, obat penenang, opioid, obat antipsikotik, antihistamin lain, atau minuman beralkohol.
Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter jika Anda akan menggunakan Alco Flu dan Batuk bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Alco Flu dan Batuk
Berdasarkan kandungannya, efek samping yang timbul akibat konsumsi Alco Flu dan Batuk bisa berupa:
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Pusing
- Kantuk
- Mulut kering
- Insomnia
Hentikan penggunaan Alco Flu dan Batuk jika muncul efek samping di atas, apalagi bila tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi efek samping tersebut.
Meski jarang terjadi, penggunaan obat batuk pilek berisi pseudoephedrine dan dextromethorphan juga bisa menimbulkan efek samping yang serius, seperti:
- Gemetar atau tremor
- Susah buang air kecil
- Perubahan mental, seperti halusinasi, linglung, gelisah yang parah
- Jantung berdebar hebat, nyeri dada, atau detak jantung tidak teratur.
- Kejang
Segera hubungi dokter jika anak mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang mengganggu setelah ia mengonsumsi Alco Flu dan Batuk. Guna mendapatkan penanganan awal yang cepat, Anda bisa berkonsultasi lewat Chat Bersama Dokter.
Melalui chat, dokter dapat memberikan pengobatan untuk mengatasi efek samping. Jika memang diperlukan pertolongan medis secepatnya, dokter akan menyarankan Anda untuk membawa anak ke IGD terdekat.