Pengobatan disentri bertujuan untuk mengatasi infeksi, meredakan gejala, mencegah dehidrasi, serta menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Penanganan disentri dapat berbeda-beda, tergantung pada penyebab infeksi dan tingkat keparahan gejala yang dialami pasien.
Pada kasus ringan, disentri umumnya dapat membaik dengan istirahat yang cukup dan konsumsi cairan yang memadai. Namun, pada beberapa kasus, terutama jika disebabkan oleh infeksi bakteri atau ameba tertentu, dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk membantu mempercepat penyembuhan.
Berikut ini adalah metode penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi disentri:
Pengobatan disentri dengan pemberian obat-obatan
Jenis obat yang dapat diberikan dokter untuk mengatasi disentri meliputi:
- Antibiotik, seperti ciprofloxacin, trimethoprim-sulfamethoxazole, azithromycin, atau ceftriaxone, untuk mengatasi disentri akibat infeksi bakteri
- Obat antiparasit, seperti metronidazole, untuk mengatasi disentri ameba
- Obat pereda nyeri dan demam, misalnya paracetamol, untuk membantu meredakan demam atau nyeri perut
Perlu diketahui bahwa obat diare yang memperlambat gerakan usus, seperti loperamide, dapat memperparah gejala disentri. Oleh karena itu, penggunaan obat tersebut hanya boleh dilakukan sesuai anjuran dokter.
Pada pasien yang mengalami dehidrasi berat, dokter dapat menyarankan rawat inap agar pasien memperoleh cairan infus. Infus juga dapat digunakan untuk memberikan obat jika pasien tidak mampu minum obat akibat muntah terus-menerus.
Pengobatan disentri dengan perbaikan pola hidup
Selain menggunakan obat-obatan, pasien disentri juga dianjurkan menjalani perawatan mandiri di rumah agar pemulihan berlangsung lebih cepat.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan meliputi:
- Memperbanyak konsumsi cairan, seperti air putih atau oralit, untuk mencegah dehidrasi
- Mengonsumsi makanan rendah serat dan mudah dicerna, seperti nasi, telur, atau daging ayam
- Menghindari makanan berlemak, pedas, serta produk susu selama diare belum membaik
- Beristirahat yang cukup agar tubuh lebih cepat pulih
- Menjaga kebersihan tangan untuk mencegah penularan infeksi ke orang lain
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar penderita disentri dapat pulih dalam beberapa hari hingga minggu, tergantung penyebab dan kondisi tubuh masing-masing pasien. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti anjuran dokter dan tidak menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
Jika diare berdarah tidak membaik, muncul tanda dehidrasi, atau gejala semakin berat, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Anda juga dapat berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter untuk memperoleh informasi dan saran medis yang tepat sesuai kondisi yang dialami.