Fycompa adalah obat untuk mengatasi dan mencegah kejang pada pasien epilepsi. Obat ini mengandung bahan aktif perampanel. Fycompa dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan obat lain.
Kandungan perampanel dalam Fycompa bekerja dengan cara menghambat glutamat, yaitu senyawa kimia alami yang berperan dalam merangsang impuls listrik di otak. Mekanisme tersebut akan menurunkan aktivitas listrik yang berlebihan di otak sehingga membantu mencegah dan mengatasi kejang.

Perlu diketahui bahwa Fycompa tidak dapat menyembuhkan epilepsi, tetapi hanya mencegah dan mengontrol terjadinya kejang. Oleh karena itu, obat ini harus diminum secara rutin dalam jangka panjang.
Produk Fycompa
Fycompa tersedia dalam 3 varian, yaitu:
- Fycompa 2 mg tablet, yang mengandung 2 mg perampanel per tablet.
- Fycompa 4 mg tablet, dengan kandungan 4 mg perampanel tiap tablet.
- Fycompa 8 mg tablet, dengan kandungan 8 mg perampanel tiap tablet.
Apa Itu Fycompa
| Bahan aktif | Perampanel |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antikonvulsan |
| Manfaat | Mengobati dan mencegah kejang pada epilepsi |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Fycompa untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya risiko obat terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Fycompa untuk ibu menyusui | Fycompa umumnya dapat digunakan oleh ibu menyusui. Namun, ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. |
| Bentuk obat | Tablet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Fycompa
Fycompa tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:
- Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. Fycompa tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap perampanel.
- Informasikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita penyakit liver, penyakit ginjal, gangguan keseimbangan, kesulitan berjalan, intoleransi galaktosa, atau sedang menjalani prosedur cuci darah secara rutin.
- Sampaikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita gangguan mental, seperti depresi, atau berpikiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
- Beri tahu dokter jika pernah atau sedang menderita kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Konsultasikan dengan dokter mengenai alat kontrasepsi yang paling efektif untuk mencegah kehamilan selama Anda menjalani pengobatan dengan Fycompa. Jika Anda sedang menggunakan pil KB, konsultasikan dengan dokter mengenai alat kontrasepsi tambahan atau alternatif.
- Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu, untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Fycompa karena dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
- Jangan mengemudi atau melakukan kegiatan yang memerlukan kesiagaan jika obat ini menyebabkan pusing, kantuk, atau penglihatan buram.
- Segera temui dokter jika mengalami efek samping serius atau reaksi alergi obat setelah menggunakan Fycompa.
Dosis dan Aturan Pakai Fycompa
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Fycompa untuk mengobati kejang dan epilepsi pada orang dewasa dan anak-anak usia di atas 4 tahun:
- Dosis awal: 2–4 mg 1 kali sehari, sebelum tidur. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 2 mg per hari setiap 1 atau 2 minggu, tergantung pada kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan.
- Dosis perawatan: 4–8 mg per hari.
- Dosis maksimal: 12 mg per hari.
Cara Menggunakan Fycompa dengan Benar
Gunakan Fycompa sesuai anjuran dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dikonsumsi tanpa sepengetahuan dokter.
Berikut adalah cara menggunakan Fycompa dengan benar:
- Konsumsilah Fycompa sebelum atau setelah makan. Telan tablet secara utuh dengan bantuan segelas air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan obat.
- Minumlah Fycompa pada waktu yang sama setiap harinya. Jika Anda lupa mengonsumsi obat ini, segera konsumsi obat ini bila belum mendekati jadwal berikutnya. Jika sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Fycompa dapat menyebabkan ketergantungan obat. Jangan menambah dosis obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena berisiko menyebabkan overdosis dan kematian.
- Jangan menghentikan Fycompa tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu meskipun Anda sudah tidak merasakan keluhan atau sudah lama tidak mengalami kejang. Penghentian obat yang tiba-tiba dapat menyebabkan kejang memburuk atau kambuh kembali.
- Lakukan pemeriksaan ke dokter secara rutin selama menjalani pengobatan dengan Fycompa untuk memantau kondisi dan respons Anda terhadap pengobatan.
- Simpan Fycompa di tempat bersuhu ruangan, terhindar dari sinar matahari langsung, suhu panas, dan kondisi yang lembap. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Fycompa dengan Obat Lain
Penggunaan Fycompa bersamaan dengan obat-obatan lainnya dapat menyebabkan beberapa efek interaksi, antara lain:
- Penurunan efektivitas Fycompa jika digunakan dengan obat antikonvulsan tertentu, seperti carbamazepine, oxcarbazepine, atau phenytoin
- Penurunan efektivitas pil KB
- Penurunan efektivitas Fycompa jika digunakan dengan rifampicin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat-obatan yang menekan sistem saraf pusat, seperti benzodiazepine, analgesik opioid, barbiturat, atau antihistamin
Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, selalu beri tahu dokter jika hendak menggunakan obat apa pun bersama Fycompa.
Efek Samping dan Bahaya Fycompa
Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi Fycompa adalah:
- Pusing
- Kantuk
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Mudah tersinggung
- Sakit perut
- Mual
- Muntah
- Memar
- Berat badan meningkat
Periksakan diri ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau justru makin parah. Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Pusing berat seperti akan pingsan
- Vertigo
- Sulit berjalan atau hilang keseimbangan
- Kehilangan koordinasi tubuh
- Penglihatan ganda atau buram
- Sering jatuh, biasanya dialami lansia
- Sulit mengingat, linglung, atau halusinasi
Meskipun jarang terjadi, kandungan perampanel dalam Fycompa juga dapat menyebabkan efek samping serius berupa gejala gangguan mental pada beberapa orang. Segera temui dokter jika Anda mengalami:
- Perubahan perilaku atau suasana hati yang drastis
- Gangguan kecemasan
- Serangan panik
- Gangguan tidur atau insomnia
- Bersikap lebih agresif, mudah marah, atau kasar
- Depresi
- Berpikiran atau mencoba untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri