Gliformin SR adalah obat yang mengandung metformin dalam bentuk kaplet lepas lambat. Gliformin SR bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini digunakan secara rutin guna menekan risiko komplikasi akibat diabetes, termasuk penyakit jantung dan stroke.

Gliformin SR mengandung 750 mg metformin per kaplet lepas lambat. Obat ini bekerja dengan cara menekan produksi glukosa oleh hati dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Alhasil, kadar gula darah lebih terkontrol.

Gliformin SR

Formulasi SR (sustained release) pada Gliformin SR membuat obat ini bekerja secara bertahap sehingga kadar gula darah tetap terkontrol sepanjang hari. Selain itu, risiko efek samping saluran cerna juga lebih rendah dibandingkan sediaan metformin biasa.

Gliformin SR digunakan dalam terapi diabetes tipe 2, baik sebagai obat tunggal maupun dikombinasikan dengan obat antidiabetes lain. Kombinasi ini dapat mencakup penggunaan insulin suntik atau obat sulfonilurea.

Apa Itu Gliformin SR

Bahan aktif Metformin
Golongan Obat resep
Kategori Antidiabetes golongan biguanide
Manfaat Mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2
Digunakan oleh Dewasa usia ≥17 tahun
Gliformin SR untuk ibu hamil Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko metformin terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini.
Gliformin SR untuk ibu menyusui Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Gliformin SR jika Anda sedang menyusui bayi baru lahir atau bayi prematur.
Bentuk obat Kaplet pelepasan lambat

Peringatan sebelum Menggunakan Gliformin SR

Penggunaan Gliformin SR harus mengikuti saran atau resep dari dokter. Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini antara lain:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi Anda. Gliformin SR tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap metformin.
  • Jangan menggunakan Gliformin SR untuk mengobati diabetes tipe 1 atau ketoasidosis diabetik
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang menderita penyakit liver atau penyakit ginjal yang tergolong berat. Sebab, Gliformin SR tidak boleh digunakan pada kondisi gagal ginjal atau gagal hati.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menderita anemia, kekurangan vitamin B12, emboli paru, dehidrasi berat, gangrene, sepsis, hipopituitarisme, atau gangguan hormon kelenjar adrenal, seperti penyakit Addison.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki penyakit jantung, termasuk gagal jantung. Beri tahu juga jika Anda baru-baru ini mengalami serangan jantung.
  • Mintalah saran dokter mengenai penggunaan Gliformin SR jika Anda sedang mengalami kecanduan alkohol, atau sering mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit menghentikan kebiasaan tersebut.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen, produk herbal, dan obat lain dari golongan antidiabetes. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang dalam masa menyusui.
  • Gunakan alat kontrasepsi selama mengonsumsi Gliformin SR jika Anda sedang menunda kehamilan. Sebab, metformin dalam obat ini dapat memicu terjadinya ovulasi pada wanita usia subur, sehingga meningkatkan peluang hamil.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Gliformin SR jika direncanakan untuk menjalani operasi atau prosedur medis apa pun, terutama pemeriksaan radiologi dengan cairan kontras. Penggunaan Gliformin SR mungkin perlu dihentikan sementara waktu pada kondisi tersebut.
  • Jangan mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan jika muncul tanda gula darah rendah setelah minum Gliformin SR. Pastikan kondisi Anda sudah benar-benar prima sebelum beraktivitas.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Gliformin SR. Kombinasi keduanya dapat menyebabkan hipoglikemia dan asidosis laktat.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah minum Gliformin SR.

Dosis dan Aturan Pakai Gliformin SR

Dosis Gliformin SR akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan respons tubuh pasien terhadap pengobatan. Dosis awal dimulai dari 750 mg (1 kaplet lepas lambat), 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah dan petunjuk dokter. Dosis maksimal 1.500 mg per hari.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar dosis Gliformin SR, konsultasikan dengan dokter. Anda dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk memperoleh jawaban yang cepat dan sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Menggunakan Gliformin SR dengan Benar

Gunakan Gliformin SR sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan. Jangan mengubah dosis yang dianjurkan atau menghentikan pengobatan tanpa persetujuan dokter. Obat diabetes, termasuk Diafac XR, biasanya diminum dalam jangka panjang.

Untuk mendukung hasil pengobatan yang optimal, Gliformin SR perlu digunakan secara benar. Ikuti panduannya berikut:

  • Minumlah Gliformin SR pada waktu makan malam.
  • Telan kaplet Gliformin SR secara utuh dengan air putih.
  • Jangan membelah, mengunyah, atau menggerus kaplet Gliformin SR.
  • Konsumsilah Gliformin SR pada jam yang sama setiap harinya. Bila perlu, pasang alarm di ponsel untuk mengingatkan jadwal minum obat. 
  • Jika Anda lupa menggunakan Gliformin SR, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Iringi penggunaan Gliformin SR dengan pola hidup sehat untuk mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Konsumsilah makanan yang rendah lemak, garam, dan gula, serta cukupi asupan air putih setiap harinya. Bila perlu, tanyakan kepada dokter gizi perihal pola makan dan makanan untuk penderita diabetes.
  • Lakukan olahraga intensitas ringan-sedang setidaknya 20–30 menit setiap harinya. Namun, jangan lakukan olahraga berat tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Lakukan kontrol sesuai jadwal agar dokter dapat memantau hasil pengobatan dan kondisi Anda. Selama menggunakan Gliformin SR, Anda perlu menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, seperti tes gula darah, tes fungsi ginjal, maupun tes fungsi hati.
  • Jika dokter meresepkan suplemen vitamin B12, minumlah suplemen tersebut. Sebab, konsumsi metformin dalam waktu yang lama bisa menyebabkan kekurangan vitamin B12. Hubungi dokter jika timbul gejala anemia defisiensi vitamin B12 selama Anda menjalani pengobatan dengan Gliformin SR. 
  • Simpan Gliformin SR di tempat kering dan sejuk. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembap atau panas, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan konsumsi Gliformin SR yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Gliformin SR dengan Obat Lain

Gliformin SR, yang mengandung metformin, dapat berinteraksi dengan obat lain dan menimbulkan sejumlah efek, seperti:

  • Peningkatan risiko terjadinya asidosis asam laktat jika digunakan bersama topiramate,  acetazolamide, OAINS, atau obat antihipertensi golongan ARB, diuretik loop, atau ACE inhibitor
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping metformin jika digunakan bersama rifampicin, crizotinib, olaparib, cimetidine, dolutegravir, ranolazine, atau trimethoprim
  • Peningkatan risiko terjadinya kadar gula darah rendah (hipoglikemia) jika digunakan bersama obat antidiabetes sulfonilurea atau insulin suntik tanpa pengaturan dosis dari dokter
  • Peningkatan risiko terjadinya gangguan ginjal dan asidosis laktat jika digunakan dengan zat kontras pada pemeriksaan radiologi tertentu
  • Penurunan efektivitas dari obat antikoagulan, seperti warfarin
  • Penurunan efektivitas metformin dalam menurunkan kadar gula darah jika digunakan bersama estrogen, pil KB, phenytoin, isoniazid, kortikosteroid, diuretik thiazide, phenothiazine, atau obat golongan antagonis kalsium, termasuk verapamil

Agar aman dari risiko interaksi obat, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi Gliformin SR bersamaan dengan obat lain.

Efek Samping dan Bahaya Gliformin SR

Efek samping ringan yang dapat muncul karena penggunaan Gliformin SR antara lain:

  • Gangguan saluran cerna, seperti mual, muntah, diare, atau nyeri perut
  • Penurunan nafsu makan atau munculnya rasa logam di mulut

Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping yang timbul tidak membaik atau makin berat. Dokter siap membantu memberikan solusi terbaik sesuai kondisi Anda.

Segera ke dokter jika penggunaan Gliformin SR menimbulkan keluhan serius, seperti:

  • Asidosis laktat, yang gejalanya antara lain napas cepat, nyeri otot yang berat, denyut jantung terlalu cepat atau tidak beraturan, tubuh terasa sangat lelah
  • Gejala alergi obat, yang mencakup ruam dan gatal-gatal yang parah, bengkak di wajah atau lidah, mengi, dan sesak napas

Lewat fitur Buat Janji di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa membuat janji temu dengan dokter tanpa harus datang langsung ke tempat praktik. 

Bila mengalami gejala berat, seperti sesak napas, kejang, atau penurunan kesadaran setelah mengonsumsi Gliformin SR, segera ke instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit terdekat.