Insulin adalah hormon penting yang berperan mengatur kadar gula darah dalam tubuh agar tetap seimbang. Dengan kerja insulin yang optimal, organ dan sel-sel tubuh bisa mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi vital sehari-hari.

Insulin diproduksi secara alami oleh organ pankreas. Fungsi insulin tidak hanya sekadar mengelola kadar gula darah, tetapi juga berpengaruh pada proses penyimpanan energi dan metabolisme lemak serta protein. 

Insulin, Ini Fungsi, Cara Kerja, dan Perannya bagi Tubuh - Alodokter

Jika produksi atau kerja insulin terganggu, tubuh bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, mulai dari gula darah tinggi hingga komplikasi pada organ-organ penting. 

Fungsi dan Cara Kerja Insulin dalam Tubuh 

Insulin memiliki peran sentral dalam proses metabolisme. Berikut adalah fungsi utama insulin dan cara kerjanya:

1. Mengatur kadar gula darah 

Insulin membantu memindahkan gula dari darah ke dalam sel sehingga kadar gula darah tetap stabil.

2. Menyimpan energi dalam bentuk glikogen 

Kelebihan gula darah diubah oleh insulin menjadi glikogen yang disimpan di hati dan otot untuk digunakan saat tubuh membutuhkan tambahan energi.

3. Mengatur metabolisme lemak dan protein 

Insulin mempengaruhi cara tubuh menyimpan lemak dan membangun protein, sehingga berperan penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan jaringan tubuh.

4. Mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel 

Insulin mendukung pertumbuhan dan perbaikan sel. Caranya dengan membantu sel menyerap glukosa sebagai energi, merangsang sintesis protein, serta mendukung pembelahan dan regenerasi jaringan.

Gangguan pada Insulin dan Dampaknya terhadap Tubuh 

Ketidakseimbangan insulin dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Berikut beberapa kondisi yang berkaitan dengan produksi atau kerja insulin:

Kekurangan insulin

Kondisi ini terjadi ketika pankreas tidak mampu memproduksi cukup insulin, sehingga kadar gula darah naik. Efeknya, risiko untuk terkena diabetes tipe 1 meningkat.

Insulin tidak bekerja optimal atau resistensi insulin 

Kondisi ini umum terjadi pada penderita diabetes tipe 2, ketika tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga glukosa sulit masuk ke dalam sel. Akibatnya, tubuh memproduksi lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Produksi insulin berlebihan 

Kondisi ini jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan hipoglikemia, yaitu saat kadar gula darah turun terlalu rendah. Jika tidak segera ditangani, tubuh bisa mengalami gangguan fungsi organ vital, terutama otak, yang sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama.

Tidak ditemukan risiko serius terkait insulin alami selama tubuh sehat dan hormon bekerja sesuai fungsinya. Namun, gangguan pada insulin dapat meningkatkan risiko terkena gangguan metabolik.

Cara Menjaga Fungsi Insulin Tetap Normal

Menjaga kesehatan insulin sangat penting untuk memastikan tubuh mampu mengelola kadar gula darah dan metabolisme secara optimal. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung fungsi insulin tetap sehat:

Konsumsi makanan tinggi serat

Perbanyak konsumsi makanan kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan segar, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Serat membantu tubuh mengatur penyerapan gula sehingga kadar gula darah lebih stabil dan kerja insulin tidak terlalu berat.

Batasi makanan manis dan karbohidrat olahan

Kurangi konsumsi gula, permen, kue, minuman manis, serta nasi putih atau roti putih. Asupan gula dan karbohidrat sederhana yang berlebihan bisa memicu lonjakan gula darah dan membuat tubuh membutuhkan lebih banyak insulin.

Jaga berat badan ideal

Berat badan berlebih, terutama di area perut, dapat menyebabkan tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin (resistensi insulin). Menurunkan berat badan dapat meningkatkan efektivitas kerja insulin.

Rutin berolahraga

Lakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau jenis olahraga lain secara rutin minimal 30 menit sehari. Olahraga membantu sel tubuh lebih mudah merespons insulin dan menyerap gula darah.

Istirahat cukup dan berkualitas

Tidur malam yang cukup, sekitar 7–8 jam, dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan hormon, termasuk hormon insulin.

Kelola stres dengan baik

Stres yang berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh. Coba lakukan relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menyenangkan untuk menurunkan tingkat stres.

Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol

Merokok dan alkohol berlebihan bisa merusak pankreas dan mengganggu produksi maupun kerja insulin.

Cara-cara di atas tidak hanya menjaga fungsi insulin tetap normal, tetapi juga membantu menurunkan risiko terkena gangguan metabolisme dan penyakit kronis lainnya. Jika Anda memiliki faktor risiko atau ingin tahu lebih lanjut soal kesehatan hormon insulin, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasi bisa dilakukan melalui layanan Chat Bersama Dokter kapan pun dan dimana pun.