Jangan Mengabaikan Sakit Kepala Sebelah Kiri

Sakit kepala sebelah kiri bisa terjadi karena beberapa hal. Biasanya sakit kepala sebelah kiri dapat pulih dalam beberapa jam dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika rasa sakit yang dirasakan intens atau tidak segera hilang, sebaiknya kunjungi dokter untuk penanganan yang tepat.

Ketika sakit kepala sebelah kiri menyerang, aktivitas sehari-hari Anda pastinya akan terganggu. Agar rasa sakit kepala Anda teratasi dengan tepat, maka Anda harus mengetahui penyebab yang mendasarinya dan bagaimana cara tepat mengatasinya.

jangan mengabaikan sakit kepala sebelah kiri - alodokter

Mengenali Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri

Penyebab sakit kepala sebelah kiri dapat disebabkan berbagai factor. Salah satunya adalah faktor gaya hidup, yang meliputi:

Selain itu, meski tidak semua orang merasakannya, akan tetapi makanan tertentu juga dapat memicu sakit kepala sebelah kiri, seperti makanan yang mengandung bahan pengawet, kacang-kacangan, dan daging olahan.

Ada pula beberapa kondisi lain yang dapat memicu sakit kepala sebelah kiri, di antaranya adalah:

  • Infeksi dan alergi
    Infeksi saluran pernapasan seperti flu, kerap disertai dengan demam yang diikuti keluhan sakit kepala. Sementara pada reaksi alergi, dapat terjadi penyempitan pada saluran napas dan rongga sinus, sehingga sering menyebabkan sakit kepala.
  • Trigeminal neuralgia
    Gangguan saraf ini terjadi pada saraf trigeminus yang berfungsi menghantarkan sensasi atau rangsang dari area wajah menuju otak. Trigeminal neuralgia umumnya ditandai dengan rasa sakit pada satu sisi wajah, sehingga bisa memicu sakit kepala kiri.
  • Tekanan darah tinggi
    Meski tidak memiliki gejala fisik yang khas, namun tekanan darah tinggi bisa memicu timbulnya sensasi tegang pada leher, hingga sakit kepala, termasuk sakit kepala sebelah kiri.
  • Stroke
    Sakit kepala secara mendadak dan parah bisa menjadi pertanda adanya serangan stroke. Oleh karena itu, Anda perlu waspada bila mengalami sakit kepala hebat mendadak dan sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, terutama jika diiringi dengan kelemahan pada satu sisi tubuh.
  • Gegar otak
    Gegar otak biasanya disebabkan karena benturan atau pukulan keras sehingga mengakibatkan cedera pada otak. Gegar otak dapat menjadi penyebab seseorang mengalami sakit kepala sebelah kiri.
  • Tumor otak
    Tumor otak merupakan kodisi adanya pertumbuhan sel abnormal di otak. Tumor dapat menyebabkan sakit kepala yang intens, muncul mendadak dan berulang, disertai gejala lain seperti kehilangan penglihatan, kesulitan berjalan, dan kejang.

Kondisi-kondisi di atas dapat menyebabkan beberapa jenis sakit kepala, di antaranya adalah migrain yang terasa seperti berdenyut pada satu sisi kepala, meski mungkin juga terasa pada seluruh bagian kepala, dan sakit kepala cluster, ditandai dengan nyeri hebat pada satu sisi kepala, nyeri yang dirasakan seringkali terasa hingga mata pada sisi kepala yang sakit.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Sebelah Kiri

Dalam mengatasi sakit kepala sebelah kiri, Anda bisa mencoba melakukan pengobatan di rumah, yaitu dengan kompres hangat atau dingin di kepala yang terasa sakit, berendam dalam bak mandi air hangat, serta beristirahat. Bila diperlukan, Anda bisa mengonsumsi obat bebas seperti ibuprofen, paracetamol, atau aspirin.

Namun, akan lebih baik jika Anda tetap memeriksakan diri ke dokter, karena perawatan di rumah umumnya hanya meringankan rasa sakit dan bukan menangani penyebab sakit kepala yang Anda alami.

Biasanya sebelum menangani kondisi ini, dokter akan bertanya seputar ciri-ciri sakit kepala Anda, misalnya seperti apa sakit kepala sebelah kiri yang Anda rasakan dan berapa lama Anda mengalaminya. Bila dirasa perlu, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani pemeriksaan penunjang, seperti CT scan atau MRI kepala, untuk mengetahui penyebabnya.

Setelah mengetahui penyebab yang mendasari, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai dengan penyebab tersebut, di samping juga obat-obatan yang ditujukan untuk meringankan keluhan sakit kepala sebelah kiri yang Anda alami. Di antara obat-obatan tersebut, termasuk:

  • Obat beta blocker
    Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, juga menjadi andalan untuk mencegah migrain episodik. Jenis obat golongan beta blocker antara lain adalah atenolol, metoprolol, dan propranolol.
  • Obat antikejang
    Beberapa obat anti-kejang yang dapat mencegah migrain dan biasa digunakan untuk mencegah sakit kepala kronis, yaitu topiramate, sodium divalproex, dan gabapentin.
  • Obat antidepresan
    Beberapa obat antidepresan seperti amitriptyline dapat membantu dalam mengobati depresi, kegelisahan, serta gangguan tidur yang menyertai sakit kepala kronis.
  • Botulinum toxin
    Suntikan onabotulinumtoxin A (Botox) dapat meredakan ketegangan otot-otot kepala, dan mungkin ini pilihan yang tepat bagi mereka yang tidak bisa mentolerir obat-obatan lainnya dengan baik.

Informasi penting yang perlu Anda ketahui dari beragam macam obat-obatan tersebut adalah Anda hanya boleh mengonsumsinya dengan resep dokter. Hal itu dikarenakan dokter yang mengetahui obat apa yang tepat untuk menangani rasa sakit pada kepala Anda, sesuai dengan penyebabnya.

Maka dari itu, lebih baik konsultasikan dengan dokter apabila Anda mengalami gejala sakit kepala sebelah kiri, terutama yang terjadi secara mendadak, menetap atau berulang, agar dapat ditangani yang tepat.

 

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi