MaxDvit3 400 adalah suplemen vitamin yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Selain itu, suplemen vitamin ini juga bisa digunakan untuk memelihara kesehatan tulang dan sistem imun. 

Kandungan vitamin D3 atau cholecalciferol dalam MaxDvit3 400 merupakan bentuk vitamin D yang mudah diserap tubuh. Vitamin D3 memiliki peranan penting dalam membantu penyerapan kalsium dan fosfor di usus, menjaga kepadatan dan kekuatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi sistem imun. 

MaxDvit3

Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin D harian, risiko terjadinya gangguan pertumbuhan tulang, seperti rakitis dan osteoporosis dapat diminimalkan. 

Perlu diketahui, MaxDvit3 400 juga mengandung beberapa bahan tambahan, seperti tartrazine, sodium saccharin, dan titanium dioxide. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. 

Apa Itu MaxDvit3 400

Bahan aktif  Vitamin D3 atau kolekalsiferol
Golongan Suplemen kesehatan
Kategori Suplemen vitamin 
Manfaat Membantu memenuhi kebutuhan vitamin D
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak usia ≥12 tahun
MaxDvit3 400 untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
MaxDvit3 400 untuk ibu menyusui Vitamin D3 dalam MaxDvit3 400 dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan suplemen ini.
Bentuk obat Tablet

Peringatan sebelum Mengonsumsi MaxDvit3 400

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi MaxDvit3 400: 

  • Informasikan pada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap vitamin D3 atau bahan lain dalam suplemen ini.
  • Jangan mengonsumsi MaxDvit3 400 jika Anda menderita penumpukan vitamin D dalam tubuh (hipervitaminosis), kadar kalsium dalam darah yang tinggi (hiperkalsemia), hiperkalsiuria, atau malabsorbsi.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit jantung, hiperparatiroidisme, penyakit ginjal, batu ginjal, sarkoidosis, atau ketidakseimbangan elektrolit.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi  bersama obat, suplemen lain, atau produk herbal, untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi MaxDvit3 400. 

Dosis dan Aturan Pakai MaxDvit3 400

Dosis MaxDvit3 400 akan disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing orang. Secara umum, dosis MaxDvit3 400 yang bisa dikonsumsi adalah 1 tablet, 1 kali sehari. Konsumsi suplemen vitamin ini setelah makan.. 

Cara Menggunakan MaxDvit3 400 yang Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca aturan yang tertera pada kemasan sebelum MaxDvit3 400 dikonsumsi. Ingat, jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter. 

Agar manfaat suplemen ini bekerja dengan optimal, berikut cara menggunakan MaxDvit3 400 yang benar:

  • MaxDvit3 400 sebaiknya dikonsumsi setelah makan karena dapat meningkatkan penyerapan vitamin D oleh tubuh.
  • Telan tablet dengan bantuan air putih. 
  • Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, beri jarak setidaknya 2 jam sebelum atau sesudah minum suplemen ini.
  • Usahakan untuk mengonsumsi MaxDvit3 400 pada jam yang sama setiap harinya agar Anda tidak lupa. 
  • Jika Anda lupa minum MaxDvit3 400 sesuai jadwal, segera minum suplemen ini bila masih pada hari yang sama. Jika sudah berbeda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan minum suplemen ini seperti biasa. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewat.
  • Simpan MaxDvit3 400 di tempat sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Penting untuk diingat, MaxDvit3 400 berfungsi sebagai pelengkap untuk mencukupi kebutuhan vitamin D harian, khususnya bila asupan dari makanan dan paparan sinar matahari tidak mencukupi.

Jika Anda masih bingung terkait penggunaan MaxDvit3 400, jangan ragu untuk bertanya ke dokter. Untuk mendapatkan jawaban yang cepat dan tepat, Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. 

Interaksi MaxDvit3 dengan Obat Lain

Suplemen yang mengandung vitamin D3 mungkin dapat menyebabkan interaksi obat ketika digunakan bersama dengan suplemen lain, termasuk obat atau pun produk herbal. Berikut adalah efek interaksi yang bisa terjadi: 

  • Peningkatan risiko terjadi hiperkalsemia, ketika digunakan bersama obat diuretik thiazide, kalsium, atau fosfat
  • Penurunan penyerapan vitamin D3, saat dikonsumsi bersama orlistat, colestipol, atau ketoconazole
  • Peningkatan kadar vitamin D3 dalam darah, bila dipakai dengan vitamin D jenis lain, misalnya calcitriol atau calcifediol
  • Penurunan efektivitas vitamin D3, saat digunakan bersama kortikosteroid, rifampicin, atau isoniazid
  • Penurunan efek vitamin D jika digunakan dengan antikonvulsan, seperti carbamazepine, phenytoin, atau primidone

Untuk menghindari terjadinya interaksi obat, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter ketika ingin mengonsumsi suplemen ini bersama dengan suplemen lain, termasuk obat maupun produk herbal. 

Efek Samping dan Bahaya MaxDvit3 400

MaxDvit3 400 jarang menimbulkan efek samping jika digunakan sesuai aturan pakai dan tidak melebihi dosis yang dianjurkan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, suplemen vitamin ini bisa menyebabkan efek samping, di antaranya: 

Hentikan konsumsi MaxDvit3 400 dan konsultasikan kepada dokter jika efek samping tersebut tidak juga membaik atau makin berat. 

Anda juga dapat segera melakukan booking dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, terutama jika mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi suplemen ini.