Mylanta adalah obat yang bermanfaat untuk meredakan gejala sakit maag, seperti mual atau sakit dan sakit atau perih di perut. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk menangani asam lambung berlebih pada penderita gastritis, tukak lambung, atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Mylanta mengandung antasida, seperti aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida yang bekerja dengan cara menetralkan asam lambung berlebih. Varian Mylanta Cair dan Mylanta tablet juga mengandung tambahan simethicone.

Mylanta - Alodokter

Kombinasi obat di dalam produk Mylanta ini akan meredakan gejala akibat kelebihan asam lambung, seperti mual atau perut terasa perih.

Apa Itu Mylanta

Golongan Obat bebas
Kategori Antasida
Manfaat Meredakan gejala sakit maag, seperti mual atau perut kembung
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak usia di atas 6 tahun
Antasida di dalam Mylanta untuk ibu hamil dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan

Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan produk yang mengandung antasida jika Anda sedang hamil.

Kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida di dalam Mylanta dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Tablet dan sirop

Produk Mylanta

Mylanta tersedia dalam beberapa varian yang dijual bebas di pasaran. Berikut ini adalah varian produk Mylanta beserta bentuk dan kandungan di dalamnya:

  • Mylanta Tablet
    Tiap 1 tablet Mylanta mengandung 200 mg aluminium hidroksida, 200 mg magnesium hidroksida, dan 20 mg simethicone.
  • Mylanta Chew & Melts
    Produk ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah. Tiap 1 tablet Mylanta Chew & Melts mengandung 550 mg kalsium karbonat dan 110 mg magnesium hidroksida.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Mylanta

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi Mylanta, di antaranya:

  • Jangan mengonsumsi Mylanta jika Anda alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal.
  • Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda ingin mengonsumsi Mylanta bersama obat, suplemen, atau produk herbal.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Mylanta jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menjalani diet rendah magnesium.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Mylanta.

Dosis dan Aturan Pakai Mylanta

Dosis pemakaian Mylanta tergantung pada usia pasien dan varian obatnya. Berikut adalah dosis Mylanta untuk meredakan gejala sakit maag:

Mylanta Cair

  • Dewasa: 1–2 sendok takar (5–10 ml), 3–4 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½1 sendok takar (2,55 ml), 34 kali sehari.

Mylanta Tablet

  • Dewasa: 1–2 tablet, 3–4 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½–1 tablet, 3–4 kali sehari.

Mylanta Chew & Melts

  • Dewasa: 1–2 tablet, 3–4 kali sehari.

Cara Mengonsumsi Mylanta dengan Benar

Baca petunjuk yang tertera di kemasan obat sebelum mengonsumsi Mylanta. Jika Anda ragu, diskusikan dan tanyakan kepada dokter untuk mendapatkan dosis dan durasi pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Mylanta dapat diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan dan menjelang tidur. Jika Anda mengonsumsi Mylanta tablet, pastikan Anda mengunyahnya hingga hancur sebelum menelannya.

Jika Anda mengonsumsi Mylanta sirop, kocok obat terlebih dahulu hingga merata, kemudian ambil obat sesuai dosis menggunakan sendok takar.

Konsumsi Mylanta pada waktu yang sama tiap harinya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Jika lupa mengonsumsi Mylanta, segera konsumsi apabila jeda dengan dosis berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Simpan Mylanta di dalam wadah tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, simpan pada suhu ruangan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Mylanta dengan Obat Lain

Berikut ini adalah sejumlah efek interaksi yang dapat terjadi jika Mylanta dikonsumsi bersama obat lain:

  • Penurunan penyerapan obat cabotegravir, dolutegravir, infigratinib, rosuvastatin, ketoconazole, atau beberapa jenis antibiotik, seperti doxycycline, tetracyline, atau gatifloxacin
  • Peningkatan risiko terjadinya kerusakan ginjal jika dikonsumsi dengan doxercalciferol atau cholecalciferol
  • Peningkatan risiko terjadinya dehidrasi dan hipokalemia jika digunakan dengan dexamethasone atau hydrocortisone

Efek Samping dan Bahaya Mylanta

Jika dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, obat ini jarang menimbulkan efek samping. Namun, pada beberapa orang, Mylanta dapat menimbulkan efek samping, seperti:

  • Mual atau muntah
  • Rasa terbakar di mulut atau tenggorokan
  • Konstipasi atau justru diare
  • Perubahan persepsi rasa (dysgeusia)

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung membaik atau makin memburuk. Anda juga harus segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Mylanta.