Dokter penyakit dalam, atau internis, adalah pekerja medis yang menangani berbagai keluhan kesehatan orang dewasa. Dokter penyakit dalam terbagi menjadi beberapa subspesialisasi terkait penyakit dalam, seperti penyakit  gangguan hormon, kesehatan jantung, kelainan darah, sistem pencernaan, alergi dan imunitas, hingga penyakit kanker.

Dokter penyakit dalam dapat menangani berbagai keluhan dan masalah kesehatan terkait organ tubuh bagian dalam yang diderita pasien dewasa. Berbagai macam isu pemeliharaan kesehatan terkait organ tubuh lebih dikuasai oleh dokter penyakit dalam dibandingkan dokter umum biasanya.

Penanganan yang Bisa Dilakukan oleh Dokter Penyakit Dalam - Alodokter

Terkait subspesialisasi dari tiap penyakit dalam, seorang internis akan menjalani suatu pendidikan lanjutan setelah menyelesaikan pendidikan spesialisasi penyakit dalam.

  • Alergi dan imunologi

Mencakup berbagai penyakit akibat alergi dan gangguan imunitas, antara lain asma, rinitis alergi, sinusitis, urtikaria atau biduran, angioedema, dan beberapa penyakit lainnya lainnya. Terkait masalah alergi dan imunitas tubuh, dapat dikonsultasikan kepada dokter alergi dan imunologi. Dokter alergi dan imunologi akan memberikan terapi dan pengobatan terkait jenis-jenis penyakit secara khusus.

  • Kardiologi

Spesialis kardiologi atau kardiolog bertugas menangani penyakit jantung, mulai dari gagal jantung, jantung koroner, gangguan katup jantung, aritmia, lemah jantung, dan segala penyakit terkait dengan gangguan jantung lainnya.

  • Endrokrinologi

Bagi yang memiliki penyakit diabetes, memeriksakan diri kepada seorang endorokinolog sangat dianjurkan untuk mengontrol dan mengatasi penyakit gula darah.

  • Hematologi

Khususnya mengenai kelainan darah, dianjurkan berkonsultasi kepada seorang hematolog. Hematolog akan melakukan pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan terkait masalah kelainan darah, seperti anemia (defisiensi sel darah merah), leukopenia (defisiensi sel darah putih), trombositopenia (defisiensi trombosit), polisitemia (kelebihan sel darah merah), leukositosis (kelebihan sel darah putih), dan trombositosis (kelebihan trombosit).

  • Gastroenterologi

Seorang gastroenterolog akan membantu mengatasi keluhan dan gangguan sistem pencernaan termasuk lambung, usus hati, kantung empedu, dan pancreas.

  • Nephrologi

Bagi yang mengalami masalah kesehatan terkait ginjal, dapat berkonsultasi kepada dokter spesialis penyakit dalam subspesialisasi nephrolog. Adapun penyakit ginjal yang dapat ditangani, di antaranya gagal ginjal, gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis, nefropati diabetik, penyakit glomerulus, hiperoksaluria (tingginya kadar oksalat pada urine), gangguan ginjal pediatrik, penyakit ginjal polikistik, dan batu ginjal.

  • Onkologi

Onkolog adalah dokter penyakit dalam dengan subspesialisasi pada penanganan penyakit kanker. Seorang onkolog akan menjelaskan diagnosis kanker, memberikan pilihan pengobatan, merekomendasikan perawatan terbaik dan optimal untuk pasien penderita kanker.

  • Pulmonologi

Subspesialisasi kedokteran penyakit dalam ini menangani keluhan dan pengobatan terkait penyakit sistem pernapasan. Penyakit gangguan pernapasan, seperti asma, bronkiektasis, bronkitis, emfisema, apnea obstruktif, penyakit paru-paru interstitial, dan efusi pleura adalah jenis-jenis penyakit yang dapat ditangani oleh seorang pulmonolog.

  • Reumatologi

Bagi yang mengalami masalah terkait nyeri sendi dan otot, seperti rematik atau arthritis dapat berkonsultasi kepada spesialis rheumatologi. Setidaknya ada lebih dari 100 jenis penyakit arthritis yang bisa ditangani oleh dokter ahli reumatologi, seperti sakit punggung, rheumatoid arthritis, rematik, arthritis psoriotik, lupus, sarkoidosis, hingga osteoporosis.

Anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter spesialis penyakit dalam mengenai gangguan kesehatan khusus orang dewasa. Dengan memeriksakan diri kepada dokter penyakit dalam atau dokter penyakit dalam subspesialisasi, maka penanganan penyakit yang dikeluhkan akan dapat ditangani secara lebih akurat.