Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Kondisi tersebut bisa menimbulkan rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn) dengan atau tanpa disertai dengan sesak napas.

Kedua gejala tersebut terutama terjadi setelah makan dan dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga mengalami gejala berikut:

  • Bau mulut
  • Sensasi mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan
  • Mudah kenyang
  • Sering bersendawa dan suara menjadi serak
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan
  • Mual dan muntah
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari

Gejala asam lambung naik lebih sering terjadi di malam hari sehingga menyebabkan sulit tidur. GERD juga dapat menimbulkan gejala asma dan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Kapan Harus ke Dokter

GERD atau penyakit asam lambung berisiko dialami penderita obesitas. Oleh sebab itu, diskusikan dengan dokter gizi terkait pola makan yang sehat untuk menurunkan berat badan. Ibu hamil juga sering mengalami GERD. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda mengalami gejala di atas.

Setiap orang bisa mengalami gejala asam lambung naik, terutama setelah makan dalam jumlah banyak, serta mengonsumsi makanan yang sulit dicerna, atau makanan yang meningkatkan produksi asam lambung, seperti makanan berlemak, pedas, dan asam.

Namun, kondisi tersebut tidak selalu menandakan seseorang menderita GERD atau penyakit asam lambung. Asam lambung naik baru dianggap sebagai sebuah penyakit bila gejala tersebut timbul paling tidak dua kali dalam seminggu.

Gejala penyakit asam lambung yang hanya terjadi 1–2 kali dalam sebulan juga belum memerlukan pengobatan dari dokter. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengubah pola makan dan mengonsumsi obat maag yang dijual bebas untuk meredakan gejala.

Anda dianjurkan untuk periksa ke dokter jika gejala asam lambung naik terjadi secara terus-menerus dan tidak kunjung membaik. Pemeriksaan juga diperlukan jika mengalami muntah dalam jumlah banyak, terlebih bila muntah mengandung darah.

Bila Anda mengalami nyeri dada yang menjalar ke rahang dan lengan disertai sesak napas dan keringat dingin, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat. Gejala tersebut bisa menandakan terjadinya serangan jantung, jadi jangan menganggapnya sebagai sakit maag biasa.