Quetiapine adalah obat antipsikotik yang bermanfaat untuk mengobati gangguan mental, seperti skizofrenia, gangguan bipolar, atau depresi. Obat ini tersedia dalam 2 bentuk, yaitu tablet immediate-release and extended-release. Quetiapine hanya boleh digunakan atas resep dokter.

Quetiapine tablet immediate-release akan melepaskan zat aktifnya ke aliran darah secara langsung, sedangkan tablet extended-release melepaskan zat aktifnya ke aliran darah secara bertahap. Quetiapine tablet extended-release bisa dikombinasikan dengan obat antidepresan lain, untuk mengobati depresi berat.

Quetiapine - Alodokter

Merek dagang quetiapine: Quetvell, Seroquel, Seroquel XR, dan Soroquin XR

Apa Itu Quetiapine

Golongan Obat antipsikotik
Kategori Obat resep
Manfaat Mengobati skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak di atas 10 tahun
Quetiapine untuk ibu hamil dan menyusui

 

Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Quetiapine dapat terserap ke dalam ASI. Bila sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk Tablet

Peringatan Sebelum Menggunakan Quetiapine

Quetiapine tidak boleh digunakan sembarangan. Ikuti anjuran dokter saat menjalani pengobatan dengan obat ini. Sebelum mengonsumsi quetiapine, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap quetiapine atau alergi obat lainnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita demensia. Quetiapine tidak boleh digunakan pada psikosis akibat demensia.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi quetiapine sebelum menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan, selama menjalani pengobatan dengan quetiapine, karena obat ini dapat membuat Anda pusing atau mengantuk.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan quetiapine, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang fatal.
  • Jangan menggunakan quetiapine untuk anak yang berusia kurang dari 10 tahun.
  • Hindari olahraga berlebihan atau melakukan aktivitas di luar ruangan selama mengkonsumsi quentiapine, karena obat ini dapat membuat Anda lebih berisiko mengalami heatstroke.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati, penyakit jantung, hipertensi, hipotensi, jumlah sel darah putih rendah, diabetes, kesulitan menelan, hiperkolesterolemia, pembesaran prostat (BPH), glaukoma, konstipasi, dan kejang.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi quetiapine.

Dosis dan Aturan Pakai Quetiapine

Quetiapine hanya boleh digunakan sesuai resep dokter. Dosis quetiapine berbeda-beda, tergantung pada jenis sediaan, kondisi yang ingin diatasi, dan usia pasien.

Untuk sediaan extended-release pemberiannya akan dilakukan sekali sehari dengan dosis yang sama dengan sediaan immediate-release. Berikut adalah pembagian dosis quetiapine berdasarkan kondisi pasien:

Kondisi: Skizofrenia

Tablet immediate-release untuk dewasa:

  • Hari ke-1: 25 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-2 dan 3: dosis ditingkatkan menjadi 25–50 mg, yang dibagi 2–3 kali sehari
  • Hari ke-4: 150 mg 2 kali sehari. Setelah hari ke 4 dosis bisa disesuaikan dengan respon pasien.
  • Dosis maksimum: 750 mg per hari

Tablet immediate-release untuk anak usia >12 tahun:

  • Hari ke-1: 50 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-2: 100 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-3: 200 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-4: 300 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-5: 400 mg, 2 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 400–800 mg per hari, terbagi dalam 2 atau 3 dosis
  • Dosis maksimum: 800 mg per hari

Kondisi: Episode mania gangguan Bipolar

Tablet immediate-release untuk dewasa:

  • Hari ke-1: 100 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-2: 200 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-3: 300 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-4: 400 mg, 2 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 400-800 mg per hari dalam dosis terpisah
  • Dosis maksimum: 800 mg per hari

Tablet immediate-release untuk anak usia >10 tahun:

  • Hari ke-1: 50 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-2: 100 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-3: 200 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-4: 300 mg, 2 kali sehari
  • Hari ke-5: 400 mg, 2 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 400-600 mg per hari, terbagi dalam 2 atau 3 dosis
  • Dosis maksimum: 600 mg per hari

Kondisi: Episode depresi gangguan bipolar

Tablet immediate-release dan extended-release untuk dewasa:

  • Hari ke-1: 50 mg, sekali sehari
  • Hari ke-2: 100 mg, sekali sehari
  • Hari ke-3: 200 mg, sekali sehari
  • Hari ke-4: 300 mg, sekali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 300 mg, sekali sehari
  • Dosis maksimum: 300 mg per hari

Kondisi: Depresi

Tablet extended-release untuk dewasa:

  • Hari ke-1: 50 mg, sekali sehari
  • Hari ke-2: 50 mg, sekali sehari
  • Hari ke-3: 150 mg, sekali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 150-300 mg, sekali sehari
  • Dosis maksimum: 300 mg per hari

Cara Menggunakan Quetiapine dengan Benar

Ikuti anjuran dan petunjuk dokter selama mengonsumsi quetiapine. Jika Anda mengonsumsi quetiapine tablet immediate-release, Anda dapat mengonsumsinya sebelum atau sesudah makan.

Jika Anda mengonsumsi quetiapine tablet extended-release, Anda bisa mengonsumsinya dengan perut kosong tanpa makanan.

Jangan memotong, mengunyah, atau menghancurkan tablet. Telan seluruhnya dengan segelas air. Quetiapine sebaiknya diminum secara rutin pada jam yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan kinerja obat.

Jika lupa mengonsumsi quetiapine, segera minum ketika Anda mengingatnya. Jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal dosis rutin Anda. Jangan menggandakan dosis quetiapine untuk menggantikan dosis yang terlewat tanpa sepengetahuan dokter.

Tetap minum obat ini walaupun Anda merasa sehat. Jangan menghentikan konsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Lakukan kontrol sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter selama Anda menjalani pengobatan dengan quetiapine, agar kondisi penyakit dan respons terapi dapat terpantau.

Interaksi Quetiapine dengan Obat Lain

Beberapa efek interaksi yang dapat terjadi jika quetiapine digunakan dengan obat-obatan yang lain adalah:

Efek Samping dan Bahaya Quetiapine

Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah menggunakan quetiapine adalah:

  • Mulut kering
  • Konstipasi
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Penambahan berat badan

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika keluhan yang disebutkan di atas tidak kunjung reda atau semakin parah. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Demam
  • Pingsan
  • Kejang
  • Keringat berlebih
  • Otot kaku
  • Penglihatan kabur
  • Gerakan menjadi tidak terkendali
  • Sulit berkemih
  • Denyut jantung tidak teratur (aritmia)