Anacetine Plus adalah obat untuk meredakan gejala flu, seperti demam, hidung tersumbat, batuk berdahak, dan bersin-bersin. Obat ini tersedia dalam bentuk sirop dan bisa didapatkan secara bebas di apotek.
Anacetine Plus merupakan bagian dari obat Anacetine yang memiliki tambahan kandungan. Obat ini mengandung empat bahan aktif, yaitu paracetamol 120 mg, guaifenesin 25 mg, phenylpropanolamine 3,5 mg, chlorpheniramine maleate 0,5 mg.

Kandungan paracetamol dalam Anacetine Plus bekerja dengan meredakan demam dan nyeri, sedangkan guaifenesin mengencerkan dahak. Tidak hanya itu, phenylpropanolamine dalam obat ini juga dapat melegakan hidung tersumbat, serta chlorpheniramine yang dapat mengurangi bersin dan hidung berair.
Apa Itu Anacetine Plus
| Bahan aktif | Paracetamol, guaifenesin, phenylepropanolamine, chlorpheniramine maleate |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Obat batuk dan flu kombinasi dekongestan (phenylpropanolamine), antihistamin (chlorpheniramine), ekspektoran (guaifenesin), dan analgetik-antipiretik (paracetamol) |
| Manfaat | Meringankan gejala flu, seperti demam, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan batuk |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia 6 tahun ke atas |
| Anacetine Plus untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada hewan memperlihatkan adanya efek samping dari kandungan obat ini terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika manfaat yang diharapkan lebih besar daripada risikonya terhadap janin. | |
| Anacetine Plus untuk ibu menyusui | Kandungan paracetamol, guaifenesin, phenylpropanolamine, dan chlorpheniramine dalam Anacetine Plus dapat terserap ke dalam ASI. |
| Jika Anda sedang menyusui, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini. | |
| Bentuk obat | Sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Anacetine Plus
Meski bisa didapatkan tanpa resep dokter, Anacetine Plus tidak boleh digunakan sembarangan. Perhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakan atau memberikan obat ini kepada anak:
- Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Obat ini tidak boleh digunakan jika Anda memiliki alergi terhadap paracetamol, guaifenesin, phenylpropanolamine dan chlorpheniramine.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita pembesaran prostat, kesulitan buang air kecil, obstruksi usus, glaukoma sudut tertutup atau hipertensi okular.
- Konsultasikan dengan dokter mengenai konsumsi obat ini jika Anda memiliki riwayat penyakit epilepsi, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), penyakit tiroid, penyakit jantung, hipertensi, hipertiroidisme, penyakit liver, penyakit ginjal, pheochromocytoma, defisiensi G6PD, atau gangguan berkemih.
- Hindari penggunaan bersama MAOI, seperti isocarboxazid atau phenelzine dalam 14 hari terakhir.
- Jangan konsumsi alkohol selama menjalani pengobatan, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan hati, terutama saat menggunakan paracetamol.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda mengonsumsi alkohol secara rutin atau memiliki gangguan kecanduan alkohol.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter semua obat yang sedang Anda konsumsi, termasuk suplemen, maupun produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang berbahaya.
- Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang serius setelah menggunakan Anacetine Plus.
Dosis dan Aturan Pakai Anacetine Plus
Anda dapat mengonsumsi atau memberikan Anacetine Plus kepada anak sesuai dengan dosis umum penggunaan berikut:
- Anak-anak 6–12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
- Dewasa: 4 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
Untuk anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun, dosis penggunaan harus berdasarkan resep dari dokter.
Cara Menggunakan Anacetine Plus dengan Benar
Gunakan Anacetine Plus sesuai dengan petunjuk pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa sepengetahuan dokter, supaya obat bekerja dengan aman dan efektif.
Untuk mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal, ikuti cara menggunakan obat ini dengan benar berikut:
- Anacetine Plus bisa diberikan kepada anak sebelum atau sesudah makan.
- Kocoklah botol kemasan sebelum obat diberikan kepada anak. Gunakanlah alat takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Apabila lupa menggunakan Anacetine Plus, berikanlah obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal konsumsi obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis berikutnya.
- Hentikan penggunaan Anacetine Plus jika keluhan flu dan batuk anak sudah membaik.
- Tingkatkan daya tahan tubuh anak dengan memberikan makanan bergizi, minum air sesering mungkin, dan memastikan anak untuk istirahat yang cukup. Dengan begitu, tubuh anak dapat melawan virus secara lebih baik dan gejala flu pun dapat mereda lebih cepat.
- Segera periksakan diri ke dokter jika demam tidak membaik dalam 3 hari atau nyeri menetap lebih dari 7 hari. Pada anak-anak, konsultasi dokter diperlukan jika gejala serupa tidak membaik setelah 3–5 hari tergantung jenis keluhan.
- Simpan Anacetine Plus di tempat yang kering dan sejuk. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan mengonsumsi Anacetine Plus yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Anacetine Plus tidak boleh digunakan jika sudah lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Interaksi Anacetine Plus dengan Obat Lain
Kandungan dalam Anacetine Plus dapat menimbulkan efek Interaksi jika digunakan bersama obat-obat lain, seperti:
- Peningkatan kadar phenytoin di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya overdosis phenytoin
- Peningkatan efek kantuk dan risiko terjadinya efek samping yang berbahaya jika digunakan dengan obat antinyeri golongan opioid, obat tidur, obat penenang, atau obat antipsikotik
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan bersama antidepresan jenis monoamine oxidase inhibitors (MAOIs)
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan bersama obat antikoagulan, seperti warfarin
- Peningkatan toksisitas paracetamol jika digunakan bersama obat metoclopramide atau domperidone
- Penurunan efektivitas penyerapan paracetamol jika digunakan bersama obat kolestiramin
Agar interaksi yang tidak diinginkan dapat dihindari, berkonsultasilah dengan dokter jika hendak menggunakan Anacetine Plus bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Anacetine Plus
Anacetine Plus dapat menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa efek samping ini umumnya yang ringan, yaitu:
- Pusing atau mengantuk
- Mulut, hidung, atau tenggorokan kering
- Sembelit atau konstipasi
- Penglihatan kabur
- Merasa gelisah atau cemas
Konsultasikan ke dokter jika keluhan atau efek samping di atas tidak juga mereda atau justru makin parah. Anda dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter atau membuat janji konsultasi langsung melalui aplikasi Alodokter.
Periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi atau efek samping yang lebih serius, seperti:
- Detak jantung cepat atau tidak teratur
- Perubahan suasana hati
- Tremor atau kejang
- Mudah memar atau berdarah, atau merasa lemah secara tidak biasa
- Urine keluar sedikit atau tidak ada sama sekali