Cefadroxil adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri di tenggorokan, saluran kencing, kulit, atau jantung. Antibiotik ini tersedia dalam bentuk tablet berisi cefadroxil monohydrate 500 mg.

Cefadroxil merupakan antibiotik yang akan menghambat perkembangan bakteri. Seperti antibiotik pada umumnya, cefadroxil hanya boleh dikonsumsi sesuai resep dokter. Untuk mencegah bakteri menjadi kebal dengan cefadroxil di kemudian hari, cefadroxil perlu dihabiskan sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter walaupun gejala sudah mereda.

CEFADROXIL-Alodokter

Merek dagang cefadroxil: Cefat, Droxal, Droxefa, Lapicef, Lostacef, Netfad 500, Renasistin, Roksicap, Staforin, Vocefa, Vocefa Forte, Yaricef.

Apa Itu Cefadroxil

Golongan Antibiotik golongan sefalosporin
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi infeksi bakteri pada bagian tubuh, seperti kulit, tenggorokan, saluran kencing, dan jantung.
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak berusia di atas 6 tahun
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Belum diketahui apakah cefadroxil dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Agar aman, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu jika sedang menyusui.

Bentuk obat Kapsul dan sirup

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Cefadroxil:

  • Beri tahu dokter jika pernah mengalami reaksi alergi terhadap cefadroxil.
  • Harap berhati-hati dalam menggunakan cefadroxil jika menderita gangguan ginjal, gangguan pencernaan, serta asma.
  • Sebelum mengonsumsi cefadroxil, beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herba.
  • Apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi cefadroxil, segera hubungi dokter.

Dosis dan Aturan Pakai Cefadroxil

Berikut ini adalah sejumlah infeksi bakteri yang dapat diatasi dengan cefadroxil:

Dosis ccefadroxil untuk dewasa: 1-2 gram per hari dibagi menjadi 2 kali sehari.

Dosis cefadroxil untuk anak-anak lebih dari 6 tahun: 30-50 mg/kgBB per hari, dengan dosis maksimum 100 mg/kgBB per hari.

Cara Mengonsumsi Cefadroxil dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi cefadroxil. Jangan mengubah dosis cefadroxil, kecuali disarankan oleh dokter. Anda perlu menghabiskan semua obat yang sudah diberikan oleh dokter, walau Anda sudah merasa sehat. Hal ini dilakukan untuk mencegah kambuhnya infeksi dan bakteri menjadi kebal terhadap cefadroxil.

Minumlah cefadroxil dengan air putih dan jangan mengunyah atau membuka kapsulnya terlebih dahulu. Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Agar pengobatan efektif, konsumsilah cefadroxil pada jam yang sama setiap harinya. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Ketika tidak sengaja melewatkan dosis cefadroxil, segera minum jika jadwal dosis berikutnya belum terlalu dekat. Namun jika sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis berikutnya.

Jangan berbagi antibiotik dengan orang lain. Obat yang Anda konsumsi belum tentu cocok dengan orang lain dan bahkan bisa membahayakan kesehatan mereka.

Simpan cefdroxil di tempat sejuk dan kering serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan cefadroxil dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Cefadroxil dengan Obat Lain

Cefadroxil dapat menimbulkan interaksi dengan obat lain jika dikonsumsi bersamaan. Interaksi itu berupa:

  • Penurunan efektivitas masing-masing obat, jika dikonsumsi dengan antibiotik lain.
  • Penurunan efektivitas vaksin BCG dan vaksin tifoid.
  • Melemahkan efek dari pil KB.
  • Berisiko menimbulkan efek samping dari cefadroxil, bila dikonsumsi dengan probenecid.
  • Menurunkan efektivitas cefadroxil, jika dikonsumsi dengan cholestyramine.

Efek Samping dan Bahaya Cefadroxil

Terlepas dari manfaatnya, cefadroxil juga dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa efek samping yang dapat terjadi adalah:

Segera hentikan konsumsi cefadroxil dan segera kunjungi dokter bila muncul reaksi alergi obat, seperti ruam kulit yang terasa gatal, wajah menjadi bengkak, hingga sesak napas.