Terdapat sejumlah penelitian ilmiah mengulas manfaat meditasi yang dipercaya memberi dampak positif untuk kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan. Meditasi dapat membantu mengurangi stres dan cemas, serta membuat Anda merasa lebih sehat dan santai.

Meditasi adalah salah satu praktik relaksasi yang dilakukan dengan cara melatih, mengarahkan, dan memusatkan pikiran sehingga menciptakan rasa tenang dan damai, pikiran yang jernih, serta meningkatkan konsentrasi.

Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Fisik dan Mental - Alodokter

Lebih Memahami Meditasi

Salah satu teknik meditasi yang banyak dikembangkan saat ini adalah meditasi mindfulness. Mindfulness meditation merupakan teknik meditasi yang menekankan pada perhatian dan kesadaran diri penuh. Teknik ini mengajak Anda untuk fokus dan merasakan hal-hal pada diri Anda, seperti detak jantung dan pernapasan, sensasi udara yang mengalir masuk ke lubang hidung dan dikeluarkan saat menghembuskan napas.

Lalu, teknik meditasi ini juga akan membimbing Anda untuk mengatur pemikiran, ide-ide, atau perasaan secara alami tanpa menilai atau menghakimi pemikiran tersebut. Teknik mindfulness meditation bisa dilakukan siapa saja dan kapan saja tanpa memerlukan bimbingan seorang guru atau ahli meditasi.

Manfaat meditasi sangat erat kaitannya dengan kesehatan emosional. Meditasi membantu Anda membangun keterampilan diri untuk mengelola stres dan kecemasan, bahkan rasa kesepian. Meditasi juga mampu melawan emosi negatif, membentuk pola pikir yang positif dan optimis, serta meningkatkan kreativitas, daya ingat, dan kesadaran diri, serta fokus pada tujuan hidup. Meditasi juga dapat melawan penurunan daya ingat dan demensia yang disebabkan oleh faktor usia.

Sedangkan bagi kesehatan fisik, meditasi bermanfaat untuk membantu kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu mengatasi kecanduan, mengontrol nafsu makan, dan menurunkan berat badan. Meditasi juga membantu seseorang untuk mengatasi insomnia. Dengan melakukan meditasi, Anda bisa mengurangi persepsi rasa sakit di otak, hal ini berguna untuk mengelola berbagai gejala penyakit, seperti asma, depresi, irritable bowel syndrome, sakit kepala tegang, tekanan darah tinggi, hingga penyakit kanker.

Manfaat Meditasi untuk Fisik dan Mental Seseorang

Berikut ini beberapa penjelasan terkait manfaat meditasi untuk kesehatan berdasarkan sejumlah penelitian, yaitu:

  • Mengelola stres dan penyakit yang diakibatkan
    Salah satu manfaat meditasi yakni untuk mengatasi stres dan penyakit. Otak memiliki banyak saraf yang terkoneksi ke seluruh tubuh. Itu sebabnya ketika stres sudah memengaruhi otak, maka seluruh tubuh akan merasakan dampaknya juga. Aktivitas fisik seperti berolahraga dan meditasi mempunyai peranan penting untuk mengelola stres melalui hormon endorfin yang dihasilkan. Hormon endorfin adalah zat kimia di otak yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami, membuat tidur lebih nyenyak, yang kemudian dapat membantu mengurangi stres.

Ketika stres, kadar kortisol dalam darah meningkat. Hormon kortisol adalah hormon yang muncul sebagai reaksi tubuh ketika mengalami tekanan, baik secara fisik maupun mental. Hasil penelitian menunjukkan, teknik meditasi mindfulness yang dilakukan dengan benar dapat menurunkan kadar kortisol dalam darah. Akan tetapi, efek meditasi pada kualitas hidup dan berkurangnya stres secara umum masih belum menunjukkan hasil yang konsisten dan masih perlu diteliti lebih lanjut.

  • Mengatasi gangguan kecemasan dan depresi
    Rutin melakukan meditasi disebut dapat membantu mengatasi masalah pada kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, fobia, serta gangguan obsesif kompulsif (OCD). Menurut hasil penelitian, teknik meditasi mindfullness dapat mengurangi rasa cemas dan gelisah yang berlebihan. Pencitraan otak yang dilakukan menunjukkan bahwa meditasi erat kaitannya dengan berkurangnya rasa cemas, karena peningkatan aktivitas di bagian otak yang memiliki peranan penting sebagai pengatur pemikiran dan emosi, serta mengendalikan rasa khawatir.

Bahan kimia penyebab radang yang disebut sitokin, yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres, dapat memengaruhi suasana hati, yang akhirnya menyebabkan depresi. Kajian beberapa penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat mengurangi sitokin, sehingga diduga dapat berdampak baik pada depresi.

  • Menciptakan emosi yang positif dan optimis
    Meditasi juga diduga efektif dalam mengaktifkan aktivitas di otak yang berperan dalam proses belajar, konsentrasi, ingatan, dan kesadaran. Oleh sebab itu, meditasi dipercaya mampu menghasilkan emosi positif berupa kebahagiaan.

Hasil penelitian lain menunjukkan adanya peningkatan aktivitas listrik di area otak yang cenderung lebih aktif pada orang-orang yang optimis, setelah melakukan meditasi selama 8 minggu.

  • Menstabilkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung
    Tekanan darah tinggi membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, yang dapat menyebabkan fungsi jantung memburuk. Tekanan darah tinggi juga berkontribusi terhadap aterosklerosis atau penyempitan arteri, yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Terkait hal itu, meditasi bermanfaat untuk membantu mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan, meditasi yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan dan menstabilkan tekanan darah. Hal ini dapat mengurangi ketegangan pada jantung dan arteri, serta membantu mencegah penyakit jantung.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Meditasi dipercaya dapat membantu menangkal penyakit dan infeksi. Hasil penelitian terhadap sekelompok orang yang rutin bermeditasi dan tidak bermeditasi menunjukkan, adanya peningkatan antibodi yang lebih tinggi pada kelompok orang yang rutin bermeditasi dari pada yang tidak bermeditasi.
  • Mengurangi nyeri

Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan seseorang mengalami nyeri, salah satunya adalah kanker. Nyeri pada kanker bisa muncul karena pertumbuhan sel-sel kanker, efek samping pengobatan kanker (kemoterapi), hingga tingginya stres yang dialami tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa metode meditasi mindfulness dapat membantu meringankan nyeri pada penderita penyakit kanker.

Hingga kini, riset dan penelitian terkait manfaat meditasi masih terus dikembangkan. Tetapi ada pula efek meditasi lain yang terlihat, yaitu pikiran jernih dan suasana hati yang terkendali. Hal ini dapat membantu Anda untuk menjaga hubungan yang sehat, mulai dari hubungan dengan pasangan, hubungan pertemanan, dan keluarga. Meditasi juga kemungkinan dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, termasuk kualitas kehidupan seksual Anda.

Untuk mendapatkan manfaat meditasi secara maksimal, pastikan meditasi dilakukan secara rutin dan dengan cara yang benar. Karena meditasi biasanya melibatkan duduk dengan tenang untuk jangka waktu tertentu dan bernapas dalam-dalam, maka siapa pun yang tidak dapat duduk dengan nyaman atau yang memiliki masalah pernapasan, mungkin mengalami kesulitan untuk berlatih meditasi.

Meditasi umumnya tidak memiliki efek samping negatif sekalipun dikombinasikan dengan perawatan medis, namun terapi jenis ini kurang tepat untuk kondisi medis akut yang mengancam nyawa, atau masalah kesehatan mental seperti skizofrenia. Orang dengan kondisi medis tertentu dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke dokter jika ingin melakukan terapi meditasi dan mendapatkan manfaat meditasi sepenuhnya.