Pengobatan nyeri punggung yang dijalani berbeda-beda, tergantung kepada jenis, penyebab, dan tingkat keparahan nyeri punggung yang diderita. Secara umum, pengobatan nyeri punggung dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengobatan pada nyeri punggung yang baru terjadi (akut) atau nyeri punggung yang sudah menahun (kronis)

Menangani Nyeri Punggung Akut

Nyeri punggung akut dapat diatasi dengan pengobatan sederhana dan dilakukan di rumah. Namun jika dirasa perlu, penderita nyeri punggung tetap dapat berkonsultasi dengan dokter. Beberapa metode untuk menangani nyeri punggung akut, antara lain:

  • Melakukan aktivitas fisik ringan.
    Penderita nyeri punggung akan berpikir untuk beristirahat hingga sakit mereda. Namun dengan tetap melakukan aktivitas fisik, terutama pada bagian punggung, malah mempersingkat waktu penyembuhan. Olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau melakukan kegiatan sehari-hari, justru akan membantu pemulihan nyeri punggung.
    Pada masa awal pemulihan, penderita memang perlu beradaptasi dengan rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang masih terasa. Penderita dapat memulai penyembuhan dengan aktivitas yang sangat ringan dan meningkatkan intensitas olahraga dari hari ke hari. Disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat yang dapat menimbulkan nyeri bertambah parah.
  • Kompres.
    Untuk membantu meredakan ketegangan otot yang menyebabkan nyeri punggung, penderita dapat mengompres area yang sakit dengan kompres dingin atau hangat. Selain dengan kompres, dapat juga menggunakan koyo hangat atau balsam yang dapat dibeli secara bebas. Jika diperlukan, penderita juga dapat mandi dengan air hangat untuk membantu meringankan nyeri.
  • Obat pereda nyeri.
    Nyeri punggung dapat diredakan dengan obat pereda nyeri. Paracetamol merupakan obat pereda nyeri yang dijual bebas dan dapat digunakan untuk meredakan nyeri punggung. Selain itu, dapat juga menggunakan obat-obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter. Penderita nyeri punggung yang mengonsumsi obat pereda nyeri perlu mewaspadai efek samping dari obat-obatan yang digunakan, meliputi sakit maag, gangguan fungsi ginjal, atau reaksi alergi.
  • Mengubah gaya hidup.
    Kelebihan berat badan, stres, dan postur tubuh yang buruk bisa menjadi penyebab nyeri punggung. Olahraga secara teratur dapat membantu mencegah ketiga kondisi tersebut, sehingga dapat terhindar dari nyeri punggung.
  • Posisi tidur.
    Perubahan posisi tidur dapat membantu untuk meredakan nyeri dan mengurangi tekanan pada punggung. Jika penderita nyeri punggung terbiasa tidur telentang, dapat menempatkan bantal di bawah lutut. Sementara jika terbiasa tidur menyamping, penderita dapat mengangkat tungkai ke arah dada, lalu menempatkan bantal di antara kedua tungkai. Posisi-posisi ini akan membantu menjaga postur punggung tetap pada posisi normal.

Pengobatan Nyeri Punggung Kronis

Jika mengalami nyeri punggung kronis yang tidak hilang setelah lebih dari 1,5 bulan, penderita sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter. Beberapa pengobatan yang dapat direkomendasikan oleh dokter untuk dijalani, antara lain:

  • Fisioterapi.
    Fisioterapi adalah terapi untuk memperbaiki fungsi gerak motorik akibat cedera, cacat atau penyakit.
  • Olahraga.
    Olahraga bertujuan untuk memperbaiki postur tubuh dan memperkuat otot penderita. Target ini dapat dicapai dengan peregangan dan aerobik.
  • Terapi Perilaku Kognitif.
    Perasaan dan pikiran negatif yang dimiliki penderita dapat menyebabkan nyeri punggung menjadi lebih buruk. Cognitive behavioural therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif dapat membantu menghilangkan pikiran buruk terkait nyeri punggung yang diderita, sehingga dapat membantu proses penyembuhan.

Jika semua cara di atas tidak berhasil, dokter dapat menyarankan pilihan untuk melakukan pembedahan.

Pembedahan Untuk Nyeri Punggung

Jenis bedah yang akan diterapkan tergantung kepada penyebab dan tingkat keparahan nyeri yang diderita. Dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani pembedahan jika nyeri yang dialami sudah berlangsung terus-menerus dan terasa tidak tertahankan lagi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.  

Berikut ini adalah beberapa jenis operasi tulang belakang yang dapat dijalani:

  • Operasi dekompresi tulang belakang.
    Operasi dekompresi tulang belakang dilakukan untuk meredakan nyeri punggung yang muncul akibat adanya tekanan pada saraf. Operasi ini dilakukan dengan cara menghilangkan tekanan pada saraf tulang belakang. Operasi dekompresi dapat dilakukan pada ruas tulang belakang, bantalan tulang belakang, atau sendi yang menyebabkan tekanan pada saraf.
  • Operasi fusi atau penyatuan tulang belakang
    Dalam prosedur ini, dokter bedah saraf akan menyatukan sendi yang memisahkan antar tulang belakang yang menjadi penyebab nyeri, agar tulang belakang lebih stabil. Proses ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit yang timbul akibat pergerakan tulang belakang.