Paratusin Tablet adalah obat yang bermanfaat untuk meredakan gejala flu seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala, nyeri otot, atau bronkitis. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter atau aturan pakai.

Paratusin Tablet mengandung 5 bahan aktif, yaitu, paracetamol, guaifenesin, noscapine, phenylpropanolamine HCl, dan chlorphenamine maleate. Berbagai kandungannya ini memiliki kegunaan masing-masing dalam mengatasi gejala flu.

Paratusin Tablet

Adapun penjelasan mengenai kandungan dan kegunaan Paratusin Tablet adalah sebagai berikut:

  • Paracetamol, untuk menurunkan demam dengan bekerja pada pusat pengatur suhu yang ada di otak serta meredakan nyeri, seperti sakit kepala atau nyeri otot
  • Guaifenesin, untuk mengencerkan dahak dengan membasahi saluran pernapasan
  • Noscapine, untuk menekan refleks batuk dengan menghambat respon dan penumpukan bradikinin, yaitu senyawa yang berperan dalam merangsang timbulnya batuk
  • Phenylpropanolamine, untuk meredakan hidung tersumbat dengan menyempitkan pembuluh darah di rongga hidung yang melebar atau bengkak
  • Chlorphenamine maleate, untuk menghambat kerja histamin, yaitu senyawa yang bisa menyebabkan munculnya gejala alergi 

Dengan berbagai kandungan di atas, Paratusin Tablet dapat mengurangi hidung tersumbat, mengurangi produksi dahak dan mengencerkannya, serta mengurangi dorongan untuk batuk.

Beli Paratusin Tablet di Aloshop

Apa Itu Paratusin Tablet

Bahan aktif 500 mg paracetamol, 50 mg guaifenesin, 10 mg noscapine, 15 mg phenylpropanolamine HCl, dan 2 mg chlorphenamine maleate
Golongan  Obat bebas terbatas
Kategori  Kombinasi obat golongan analgesik-antipiretik (paracetamol), ekspektoran (guaifenesin), antitusif (noscapine), dekongestan (phenylpropanolamine), dan antihistamin (chlorphenamine maleate) 
Manfaat Meringankan gejala flu dan bronkitis, seperti demam, sakit kepala, batuk, bersin, dan hidung tersumbat
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Paratusin Tablet untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Paratusin Tablet untuk ibu menyusui Kandungan phenylpropanolamine HCl di dalam obat ini tidak aman digunakan oleh ibu yang sedang menyusui. Gunakan obat lain yang lebih aman atau hentikan pemberian ASI.
Jika Anda sedang menyusui, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
Bentuk obat Tablet

Peringatan sebelum Menggunakan Paratusin Tablet

Paratusin Tablet tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Jangan minum Paratusin Tablet jika Anda memiliki alergi terhadap kandungan yang ada di dalam obat ini.
  • Jangan mengonsumsi Paratusin Tablet jika Anda alergi dengan obat simpatomimetik lain, seperti efedrin, fenilpropanolamin, dan fenilefrin.
  • Hindari konsumsi Paratusin Tablet jika Anda menderita hipertiroidisme, tekanan darah tinggi yang tidak diobati, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal.
  • Jangan minum Paratusin Tablet jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat antidepresan tipe penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Sampaikan kepada dokter sebelum menggunakan Paratusin Tablet jika Anda memiliki penyakit jantung, pembesaran prostat jinak, diabetes, glaukoma, dan gangguan pada fungsi ginjal maupun hati.
  • Diskusikan penggunaan Paratusin Tablet dengan dokter jika Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita berat badan berlebih atau obesitas.
  • Konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan Paratusin Tablet jika Anda sedang hamil atau menyusui.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Paratusin Tablet. Obat ini dapat menyebabkan kantuk.
  • Bicarakan dengan dokter sebelum memberikan Paratusin Tablet untuk orang usia lanjut.
  • Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah minum Paratusin Tablet.

Dosis dan Aturan Pakai Paratusin Tablet

Untuk mengatasi gejala flu, Anda dapat mengonsumsi Paratusin Tablet dengan dosis umum penggunaannya berikut ini:

  • Dewasa: 1 tablet, 3 kali sehari
  • Anak usia 6–12 tahun: ½ tablet, 3 kali sehari

Cara Menggunakan Paratusin Tablet dengan Benar

Gunakan Paratusin Tablet sesuai dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Agar hasil pengobatan dengan Paratusin Tablet maksimal dan terhindar dari efek samping, terapkan cara penggunaannya yang benar berikut ini:

  • Paratusin Tablet dapat diminum sebelum maupun sesudah makan. Telan Paratusin Tablet secara utuh dengan air putih, tanpa membelah, mengunyah, atau menghancurkannya.
  • Konsumsilah Paratusin Tablet pada waktu yang sama setiap hari agar hasil pengobatan lebih efektif.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Paratusin Tablet, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, jika sudah dekat dengan jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
  • Paratusin Tablet tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang. Konsumsi bisa dihentikan setelah keluhan membaik.
  • Paratusin Tablet tidak dapat menyembuhkan penyebab utama flu, yaitu infeksi virus. Obat ini hanya membantu meringankan gejala flu, seperti hidung tersumbat, bersin, atau sakit kepala. Agar proses pemulihan lebih cepat, perkuat daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup, serta istirahat yang memadai.
  • Segera periksakan diri ke dokter jika demam tidak membaik dalam 7 hari. Pada anak-anak, konsultasi dokter diperlukan jika gejala serupa tidak membaik setelah 3–5 hari tergantung jenis keluhan.
  • Simpan Paratusin Tablet di tempat sejuk dan kering, terlindung dari paparan sinar matahari langsung, dan pastikan jau dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Paratusin Tablet dengan Obat Lain

Berdasarkan kandungannya, Paratusin Tablet dapat menimbulkan efek interaksi jika digunakan bersamaan dengan obat lain, seperti:

  • Peningkatan risiko terjadinya kantuk, pusing, dan sulit konsentrasi jika digunakan dengan obat tidur, obat penenang (antiansietas), antipsikotik, atau obat antihistamin
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping yang berbahaya jika digunakan bersama obat antidepresan tipe penghambat monoamine oksidase (MAOI).
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika dikonsumsi dengan warfarin

Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah dengan dokter jika hendak menggunakan Paratusin Tablet bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Paratusin Tablet

Penggunaan Paratusin Tablet bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa efek samping yang ringan dan umum, antara lain:

Konsultasikan ke dokter jika keluhan atau efek samping di atas tidak juga mereda atau justru makin parah. Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter atau membuat janji konsultasi langsung melalui aplikasi Alodokter.

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Susah tidur (insomnia)
  • Jantung berdebar
  • Pusing berat seperti akan pingsan
  • Kejang
  • Gangguan berkemih
  • Gangguan penglihatan